[SPEAKER_01] - 00:03 Assalamualaikum [SPEAKER_01] - 00:04 Yang mau bertanya silahkan ya [SPEAKER_01] - 00:10 Dikirim permintaan [SPEAKER_01] - 00:12 Salam dari Malaysia [SPEAKER_01] - 00:13 Salam juga dari Indonesia [SPEAKER_01] - 00:14 Salam [SPEAKER_00] - 00:18 Waalaikumsalam [SPEAKER_01] - 00:21 Puji Tuhan kabar baik bang [SPEAKER_00] - 00:24 Ingat gak yang waktu itu yang saya DM di IG [SPEAKER_01] - 00:30 Yang mana [SPEAKER_01] - 00:32 Buka kamera aja dulu bang [SPEAKER_00] - 00:35 Cuman gak jelas ya [SPEAKER_00] - 00:43 Pantulan banget ini [SPEAKER_01] - 00:44 Kemana bajumu bang? Kok gak pake baju bang? Awas di giginya mu bang. [SPEAKER_00] - 00:49 Awas di wajah saya. [SPEAKER_01] - 00:53 Ya, cuman lah saudaraku. [SPEAKER_01] - 00:58 Baru aktif, girl. Baru live. [SPEAKER_01] - 01:00 Iya, ini baru live. Kamu penanya pertama. Asik. [SPEAKER_00] - 01:09 Ini, aku mau coba-coba nanya. Apa namanya? [SPEAKER_00] - 01:15 Terkait... [SPEAKER_00] - 01:17 Yohanes 1 ayat 1 [SPEAKER_01] - 01:25 Yohanes 1 ayat 1 [SPEAKER_00] - 01:27 Itu penjelasan Yunaninya secara literal [SPEAKER_00] - 01:32 Karena kalau salah terjemahan bisa salah makna [SPEAKER_01] - 01:38 Yohanes 1 ayat 1 [SPEAKER_01] - 01:40 En Arke En Hologos dalam bahasa Yunaninya [SPEAKER_01] - 01:44 En Hologos Prostonteon [SPEAKER_01] - 01:46 En Theos En Hologos [SPEAKER_01] - 01:50 Artinya pada mulanya adalah Sang Firman, dan Sang Firman itu tertuju kepada Elohim, dan Elohim itu adalah Sang Firman. [SPEAKER_01] - 02:01 Jadi Elohim itu adalah Sang Firman. [SPEAKER_01] - 02:04 Sang Firman itu artinya yang bertita, yang bersyabda. [SPEAKER_01] - 02:13 Terus, apa lagi? Artinya Yeshu Hamasyah adalah Sang Firman, yang bertita. [SPEAKER_01] - 02:22 Shalom Buddha Sariah Husein, Adonai Yeshu Hamasyah memberkati, Bundaku sayang, Kak Gris mulia, shalom. [SPEAKER_00] - 02:29 Karena ini di Yohanes 1 ayat 1 ini berkaitan dengan argumentasi yang selama ini dibangun bahwa Yesua itu bukan Tuhan tetapi manusia [SPEAKER_00] - 02:42 Atau biasa yang digunakan mereka 100% manusia, 100% Tuhan, nah disitu dia [SPEAKER_01] - 02:50 Tidak ada dalam Alkitab kejenis api wahyu bahwa Yeshua adalah 100% Tuhan, 100% manusia. [SPEAKER_01] - 02:57 Nah kalau 100% Tuhan, 100% manusia berarti dia 200%. [SPEAKER_00] - 03:03 Ya nggak bisa lah seperti itu. [SPEAKER_01] - 03:13 Dalam kitab suci itu dia adalah Tuhan yang sejati. [SPEAKER_01] - 03:17 Dialah sang pencipta. [SPEAKER_00] - 03:21 Berarti sudah jelas ya kak ya bahwa Tuhan Yesus itu adalah Sang Pencipta itu sendiri [SPEAKER_01] - 03:25 Iya, Yohanes 1 ayat 3 [SPEAKER_01] - 03:28 Segala sesuatu diciptakan oleh dia dan tanpa dia tidak ada sesuatu yang terjadi dari segala yang telah diciptakan [SPEAKER_01] - 03:36 Kemudian Yohanes 1 ayat 10 [SPEAKER_01] - 03:39 Ia telah ada dalam dunia dan dunia dijadikan olehnya [SPEAKER_01] - 03:43 Tetapi dunia tidak mengenalnya, tidak menerimanya [SPEAKER_01] - 03:49 Jadi Yesua itu adalah Bapak itu sendiri, Sang Pencipta segala sesuatu yang pernah datang berkenosis melalui Bunda Miriam. [SPEAKER_01] - 04:02 Makanya itulah kenapa saya yakin bahwa Tuhan Yesua itu Tuhan yang nyata ya. [SPEAKER_01] - 04:07 Dia itu pernah hadir ke dunia. [SPEAKER_01] - 04:11 Saya percaya Yesua itu benar-benar nyata ada. [SPEAKER_01] - 04:16 Sebab fakta-fakta sejarah tentang Yesyua itu banyak yang menuliskan para sejarawan [SPEAKER_01] - 04:23 Walaupun ada orang Yahudi yang tidak percaya kepada Yesyua [SPEAKER_01] - 04:27 Tetapi di literatur mereka itu menuliskan tentang Yesyua [SPEAKER_01] - 04:31 Sekalipun mereka tidak percaya [SPEAKER_01] - 04:33 Artinya Yesyua itu adalah tokoh yang nyata gitu [SPEAKER_01] - 04:35 Bukan tokoh fiktif ya [SPEAKER_01] - 04:37 Kalau tokoh fiktif itu maka para sejarawan gak akan pernah menuliskan tentang dia gitu [SPEAKER_01] - 04:42 Tetapi Yeshua, banyak para sejarawan yang menuliskan tentang dia ketika dia datang ke dunia. [SPEAKER_01] - 04:47 Nah, disitulah saya sangat percaya bahwa Yeshua itu adalah tokoh yang nyata, dia adalah Tuhan yang Maha Kuasa. [SPEAKER_00] - 04:57 Oke, Kak. Terima kasih ya, Kak, dengan penjelasannya. [SPEAKER_00] - 04:59 Soalnya saya mencoba merangkul berkait tentang ketuhanan Yeshua ini tadi. [SPEAKER_00] - 05:07 Karena kan ada banyak asumsi, asumsi liar yang selama ini bahkan dijadikan sebagai doktrin. [SPEAKER_00] - 05:15 Itu makanya saya tanya. [SPEAKER_01] - 05:17 Iya, doktrin-doktrin buatan manusia itu memang asumsi liar. [SPEAKER_01] - 05:20 Tetapi kalau berdasarkan kiriman Tuhan bukan asumsi, saudaraku. [SPEAKER_00] - 05:24 Tepat sekali [SPEAKER_01] - 05:25 Iya [SPEAKER_01] - 05:26 Kalau doktrin-doktrin buatan manusia itu [SPEAKER_01] - 05:29 Itu asumsi liar [SPEAKER_01] - 05:30 Tetapi kalau yang tertulis dalam kitab suci ini [SPEAKER_01] - 05:33 Bukan asumsi liar [SPEAKER_01] - 05:34 Tetapi memang itu adalah firman Tuhan [SPEAKER_01] - 05:36 Jadi kesimpulannya [SPEAKER_01] - 05:38 Di dalam kitab suci ini mengajarkan [SPEAKER_01] - 05:40 Tuhan itu Esa [SPEAKER_01] - 05:42 Bukan Tri [SPEAKER_01] - 05:44 Bukan Dwi [SPEAKER_01] - 05:45 Bukan For [SPEAKER_01] - 05:45 Dia Esa [SPEAKER_01] - 05:47 Mono [SPEAKER_01] - 05:47 Tunggal [SPEAKER_01] - 05:48 Karena di Yohanes 44 ayat 24 [SPEAKER_01] - 05:52 Dari [SPEAKER_01] - 05:53 Beginilah firman Tuhan, Raja dan Penebus Israel ya, yang membentuk manusia sejak dalam kandungan. [SPEAKER_01] - 06:01 Akulah yang menciptakan segala sesuatu, yang seorang diri membentangkan langit. [SPEAKER_01] - 06:08 Artinya dia sendiri, dia, mono, tunggal, itulah Yeshua. [SPEAKER_01] - 06:12 Yeshua lah Bapak Yahweh itu sendiri saudaraku. [SPEAKER_00] - 06:18 Ini agus topi ini apa katanya? Logika katanya lo? [SPEAKER_01] - 06:22 Bagaimana? [SPEAKER_00] - 06:24 Agus Kopi ini dia bilang gak logika, gak masuk logika katanya. [SPEAKER_01] - 06:29 Karena dia tidak pakai logika. [SPEAKER_01] - 06:33 Dia pakai asumsi dia sendiri. [SPEAKER_01] - 06:37 Nah, kalau saudara agamanya apa? [SPEAKER_00] - 06:42 Saya Kristen, saya Kristen. Saya cuma nanya itu aja sih. [SPEAKER_01] - 06:45 Kristen? [SPEAKER_01] - 06:46 Iya, Kristen saya. [SPEAKER_01] - 06:47 Apakah saudara percaya bahwa Yesyua itu sang pencipta? [SPEAKER_00] - 06:52 Sudah pasti percaya sekali saya. [SPEAKER_01] - 06:54 Bagus, bagus, bagus. [SPEAKER_01] - 06:56 Haleluya [SPEAKER_01] - 07:00 Oke saudaraku [SPEAKER_01] - 07:01 Semangat [SPEAKER_01] - 07:03 Terima kasih teman-teman [SPEAKER_01] - 07:19 Tetap layarnya [SPEAKER_01] - 07:25 Selamat malam [SPEAKER_01] - 07:27 Bang Ajo [SPEAKER_00] - 07:28 Selamat malam [SPEAKER_01] - 07:32 Silahkan abang [SPEAKER_01] - 07:34 Ya selamat malam [SPEAKER_00] - 07:36 Ya [SPEAKER_00] - 07:37 Karena baru mulai ini bisa naik nih [SPEAKER_00] - 07:41 Biasanya susah [SPEAKER_01] - 07:43 Ya gunakanlah kesempatan yang ada setelah abang naik ke sini [SPEAKER_01] - 07:48 Silahkan pertanyaannya apa bang? [SPEAKER_00] - 07:53 Pertanyaannya [SPEAKER_00] - 07:55 Yang pertama ini ada [SPEAKER_00] - 07:58 Kalau menurut Mbak Mikana [SPEAKER_00] - 08:01 Tuhan atau Allah itu jauh apa dekat atau dimana gitu [SPEAKER_01] - 08:07 Kalau Tuhan saya itu dekat [SPEAKER_01] - 08:10 Tetapi kalau Allah, aku nggak percaya sama Allah. [SPEAKER_00] - 08:14 Ya boleh, menurut keyakinan masyarakat iya lah kan. [SPEAKER_01] - 08:17 Iya. [SPEAKER_00] - 08:18 Dekatnya bisa nggak diumpamakan gitu, dekat seperti dua jari apa dekat bagaimana gitu kan. [SPEAKER_01] - 08:26 Di dalam tubuh kita ini ada, di dalam darah kita ini tersusun nama Yod Hevaveh. [SPEAKER_01] - 08:35 Karena apa? Kita berasal dari dia dan roh kita aja berasal dari dia loh bang. [SPEAKER_01] - 08:41 Roh kita saja berasal dari Yeshua. [SPEAKER_01] - 08:44 Jadi bukan lagi kamu sedekat urat nadi, tapi roh kita ini, nyawa kita ini berasal dari dia. [SPEAKER_01] - 08:52 Jadi ada bagian Tuhan dalam diri kita, itu roh kita ini milik dia. [SPEAKER_01] - 08:57 Karena ketika Bapak Yahweh menciptakan Adam... [SPEAKER_01] - 09:01 Bapak Yahweh itu [SPEAKER_01] - 09:03 Menghembuskan nafas kehidupan [SPEAKER_01] - 09:05 Ke hidung Adam [SPEAKER_01] - 09:08 Ada yang keluar dari dalam diri [SPEAKER_01] - 09:10 Elohim [SPEAKER_01] - 09:11 Ada yang keluar dari dalam diri Yesyua Hamasyah [SPEAKER_01] - 09:14 Makanya [SPEAKER_01] - 09:16 Jangankan sedekat urat nadeh [SPEAKER_01] - 09:18 Tapi roh kita ini adalah [SPEAKER_01] - 09:20 Miliknya [SPEAKER_01] - 09:21 Adalah bagian dari Tuhan Yesyua [SPEAKER_01] - 09:26 Bahkan di dalam darah kita ini, kalau kita cek ya, ada tulisan Yahweh. [SPEAKER_01] - 09:31 Bahkan ketika kita bernafas, jantung kita ini mengucapkan Yahweh, Yahweh. [SPEAKER_01] - 09:37 Ya, begitu saudaraku. [SPEAKER_00] - 09:43 Kalau bagi saya sih, kalau saya pribadi, [SPEAKER_00] - 09:51 Memang sih waktu agama itu keyakinan masing-masing, tapi dari kami muslim banyak, ada juga yang sama cara pemahaman, tapi yang berbeda yang agak jelas. [SPEAKER_00] - 10:12 Cuma konsep ritual penyimpanan atau ketuhanan itu saja yang berbeda [SPEAKER_00] - 10:20 Kalau secara pemahaman, kata Mbak Mikana tadi di tubuh kita ada ini ada itu [SPEAKER_00] - 10:26 Kalau di dalam Islam itu tubuh kita berasal dari wujud yang satu yaitu [SPEAKER_00] - 10:32 Sang Pencipta Langit dan kita itu yang ada di alam semesta ini berasal dari wujud yang satu [SPEAKER_01] - 10:38 kalau begitu saya mau tanya kenapa Abang menyampaikan bahwa tubuh kita ini berasal [SPEAKER_01] - 10:47 dari Tuhan yang satu emangnya ada dalilnya Bagaimana cara Tuhanmu menciptakan manusia [SPEAKER_01] - 10:54 kok bisa tubuh kita ini berasal dari Tuhan yang satu yaitu Allah [SPEAKER_01] - 11:00 pakai dari silakan ya ada berarti tubuh itu bagian dari Allah [SPEAKER_00] - 11:05 Kalau dalam pemahaman [SPEAKER_00] - 11:07 Berasal dari wujud yang satu [SPEAKER_00] - 11:09 Berarti berasal dari Allah [SPEAKER_01] - 11:12 Berarti tubuhmu itu [SPEAKER_01] - 11:13 Berasal dari Allah [SPEAKER_00] - 11:15 Kalau enggak [SPEAKER_01] - 11:17 Oke silahkan tunjukkan dalilnya [SPEAKER_01] - 11:20 Kalau tubuh manusia itu berasal dari Allah [SPEAKER_01] - 11:22 Dan bagaimana dia cara menciptakan manusia [SPEAKER_00] - 11:24 Kalau nggak salah ada di [SPEAKER_00] - 11:27 Saya pernah membaca [SPEAKER_00] - 11:28 Surat Al-Hadid [SPEAKER_00] - 11:30 Ayat 3 [SPEAKER_00] - 11:31 Surat Al-Hadid [SPEAKER_01] - 11:34 Ayat 1, 2, dan 3 [SPEAKER_00] - 11:37 Al-Hadid [SPEAKER_00] - 11:38 Coba lihat Al-Hadid [SPEAKER_01] - 11:41 Keren juga bang ini ya [SPEAKER_00] - 11:45 Enggak [SPEAKER_00] - 11:46 Enggak punya ilmu sih [SPEAKER_01] - 11:49 Iya bisa menunjukkan dalil [SPEAKER_01] - 11:50 Tapi kita lihat dulu bang [SPEAKER_01] - 11:52 Benar gak yang kamu sampaikan [SPEAKER_01] - 11:54 Karena kita kan harus [SPEAKER_01] - 11:57 Lihat dulu dalilnya itu [SPEAKER_01] - 12:01 Nah [SPEAKER_01] - 12:04 Emangnya tubuh manusia ini [SPEAKER_01] - 12:06 Dari mana awalnya bang [SPEAKER_01] - 12:08 Bukannya tubuh manusia ini dari tanah ya [SPEAKER_00] - 12:11 dari tanah itu proses apa namanya itu [SPEAKER_01] - 12:15 iya kok bisa jadi bagian dari Allah [SPEAKER_00] - 12:18 nah tubuh kita itu kan berasal dari apa? [SPEAKER_00] - 12:20 karena unsur lahir loh unsur lahir [SPEAKER_00] - 12:23 unsur lahir unsur batin [SPEAKER_01] - 12:28 iya manusia ini kan [SPEAKER_01] - 12:30 Manusia pertama yang diciptakan oleh Yesua kan Adam. [SPEAKER_01] - 12:34 Adam itu berasal dari tanah. [SPEAKER_01] - 12:35 Nah kalau tubuh manusia di dalam kitab kalian memang dari mana bang? [SPEAKER_01] - 12:39 Asalnya bang? [SPEAKER_00] - 12:40 Setelah Adam ya kita melalui proses. [SPEAKER_00] - 12:42 Lagi proses kelahiran lagi kan. [SPEAKER_01] - 12:46 Hmm. [SPEAKER_00] - 12:49 Al-Hadid kalau nggak salah [SPEAKER_00] - 12:51 Pernah saya baca [SPEAKER_00] - 12:53 Al-Hadid [SPEAKER_00] - 12:59 Sesungguhnya [SPEAKER_01] - 13:01 Kalau Al-Hadid 3 itu saya hafal ayatnya [SPEAKER_01] - 13:04 Dialah yang awal dan akhir [SPEAKER_01] - 13:06 Yang jauhir dan batin [SPEAKER_00] - 13:08 Oh itu [SPEAKER_00] - 13:11 Dialah yang awal [SPEAKER_00] - 13:12 Dialah yang akhir [SPEAKER_00] - 13:14 Tadi nggak ada lagi selain dia [SPEAKER_00] - 13:16 Mbak Megana [SPEAKER_01] - 13:20 Apa korelasinya dengan [SPEAKER_01] - 13:22 Tubuhmu itu berasa dari Allah [SPEAKER_00] - 13:24 kalau gak berasal dari Allah tubuh kita [SPEAKER_00] - 13:28 apakah ada pencipta yang lain? [SPEAKER_00] - 13:30 kan gak ada [SPEAKER_00] - 13:31 cuma pencipta kan cuma satu [SPEAKER_01] - 13:34 iya bagaimana cara Tuhanmu menciptakan tubuh manusia [SPEAKER_01] - 13:37 sehingga kamu simpulkan bahwa tubuh manusia itu berasal dari Allah [SPEAKER_00] - 13:43 ada juga itu ya Pak [SPEAKER_00] - 13:44 karena datanya [SPEAKER_00] - 13:47 teman ayatnya saya lupa ya [SPEAKER_00] - 13:48 entah ayat berapa [SPEAKER_00] - 13:51 Pada diri kamu itu kenapa kamu tidak memperhatikan kata ayat itu kan. [SPEAKER_00] - 13:57 Pada diri, maksudnya pada diri kita ini kenapa kita tidak memperhatikan. [SPEAKER_00] - 14:02 Itu kan suatu sindiran ayat itu kan. [SPEAKER_00] - 14:05 Jadi kalau kita perhatikan tubuh itu kita berasal dari kalau yang zahir. [SPEAKER_00] - 14:09 Tanah, air, angin, api gitu kan ya. [SPEAKER_00] - 14:12 Yang batinnya ya. [SPEAKER_01] - 14:13 Tubuh kita berasal dari apa? [SPEAKER_00] - 14:15 Tanah, air, angin, api. [SPEAKER_01] - 14:18 Angin, udara. [SPEAKER_00] - 14:19 Iya, iya. [SPEAKER_00] - 14:21 Apa yang mbak Mikana tanyakan? [SPEAKER_01] - 14:25 Tapi kalau saya tanya dalinya teman-teman pasti dia nggak bisa nunjukin [SPEAKER_01] - 14:29 Udah kayak avatar aja bang ya [SPEAKER_01] - 14:33 Tanah, air, angin, udara, api [SPEAKER_00] - 14:36 Boleh, boleh tanyakan lah [SPEAKER_01] - 14:41 Ya dimana dari yang kamu bilang itu bang? [SPEAKER_01] - 14:43 Bahwa tubuh manusia ini berasal dari tanah, api, udara, angin, api [SPEAKER_00] - 14:48 Maksudnya yang tertulis [SPEAKER_01] - 14:51 Iya dong Bang [SPEAKER_00] - 14:53 Nah kita [SPEAKER_00] - 14:55 Ada hadisnya [SPEAKER_00] - 14:59 Telah datang kepadamu [SPEAKER_00] - 15:00 Di dalam hadis [SPEAKER_00] - 15:02 7 ayat [SPEAKER_00] - 15:09 Yang berulang-ulang [SPEAKER_00] - 15:10 7 ayat yang berulang-ulang [SPEAKER_00] - 15:12 Datang [SPEAKER_00] - 15:12 Itu untuk apa kan [SPEAKER_00] - 15:13 Untuk rohani [SPEAKER_00] - 15:18 Di apa kan [SPEAKER_00] - 15:23 7 [SPEAKER_00] - 15:25 Maksudnya tubuh kita ini [SPEAKER_00] - 15:27 Tujuh unsur lahir, tujuh unsur batin. [SPEAKER_00] - 15:30 Yang berasal dari unsur yang satu. [SPEAKER_00] - 15:32 Tujuh unsur batin, tujuh unsur jauhir. [SPEAKER_01] - 15:37 Itu di mana tertulis, Bang? [SPEAKER_01] - 15:40 Tujuh unsur lahir, unsur jauhir. [SPEAKER_01] - 15:43 Itu apa itu? Tujuh unsur itu apa aja, Bang? [SPEAKER_00] - 15:46 Tujuh unsur itu maksudnya, unsur itu kan apa tuh... [SPEAKER_00] - 15:50 Mbak Kemi karena kan lebih bisa memakai unsur itu artinya komposisi. [SPEAKER_00] - 15:57 Kalau di dalam suatu benda cipta itu komposisi. [SPEAKER_01] - 16:01 Komposisi? [SPEAKER_00] - 16:02 Seperti kue bolu, tujuh unsur, tiga unsur ada gula, dasarnya ada tepung, ada itu gitu kan ya. [SPEAKER_00] - 16:09 Nah kalau manusia tujuh unsur lahir, tujuh unsur batin gitu kan. [SPEAKER_00] - 16:13 Di dalam pemahaman Islam gitu kan. [SPEAKER_01] - 16:18 Iya, apa aja itu tujuh unsur roh, tujuh unsur batin, dan tujuh unsur? [SPEAKER_00] - 16:25 Lahir. [SPEAKER_01] - 16:26 Lahir. [SPEAKER_00] - 16:26 Yang lahirnya secara apa ya? [SPEAKER_00] - 16:30 Kan udah saya baca tadi. [SPEAKER_00] - 16:31 Tanah, air, angin, api. [SPEAKER_00] - 16:35 Itu empat zat dan sempat zat semata-mata kan. [SPEAKER_01] - 16:39 Tapi ada apa yang kamu sampaikan ini bang? [SPEAKER_01] - 16:41 Tujuh unsur lahir, tujuh unsur batin. [SPEAKER_01] - 16:44 Iya. [SPEAKER_01] - 16:46 Kalau di dalam diri kita terdiri dari 3 unsur bang [SPEAKER_01] - 16:50 Bukan 7 unsur [SPEAKER_01] - 16:52 3 unsur [SPEAKER_00] - 16:53 Kalau kita berkata itu lengkap bang [SPEAKER_01] - 17:04 Ya itu 1 Thessalonica 5 ayat 23 [SPEAKER_01] - 17:07 Ya itu 1 Thessalonica 5 ayat 23 [SPEAKER_01] - 17:08 Semoga Elohim Damai Sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesyua Hamasyah Tuhan kita. [SPEAKER_01] - 17:19 Jadi kita ini terdiri dari tiga unsur bang, tubuh, jiwa, dan roh. [SPEAKER_00] - 17:24 tubuh jiwa dan roh [SPEAKER_01] - 17:26 hampir sama [SPEAKER_00] - 17:27 kenapa dari tadi [SPEAKER_01] - 17:32 abang itu selalu nyamain-nyamain kitab kami [SPEAKER_00] - 17:34 bang [SPEAKER_01] - 17:36 tapi yang menciptakan adalah Yeshu abang [SPEAKER_01] - 17:45 karena hanya Yeshu yang bisa memberitahu [SPEAKER_01] - 17:47 bagaimana cara dia menciptakan manusia [SPEAKER_01] - 17:50 tubuh manusia [SPEAKER_01] - 17:51 ketika saya tanya tadi apa, apa gak bisa jawab [SPEAKER_01] - 17:54 kapan [SPEAKER_00] - 17:57 kalau di dalam [SPEAKER_00] - 17:59 secara pemahaman [SPEAKER_00] - 18:00 tapi kami [SPEAKER_00] - 18:03 menciptakan Yesyua [SPEAKER_00] - 18:04 kalau di Islam ya Allah [SPEAKER_00] - 18:07 sama aja [SPEAKER_00] - 18:09 kenapa saya bilang sama [SPEAKER_00] - 18:10 ya Allah [SPEAKER_00] - 18:11 Kalau Islam yang bilangnya Allah [SPEAKER_00] - 18:14 Mungkin kalau di Kristen bilangnya [SPEAKER_00] - 18:16 Yesua atau Yesus [SPEAKER_00] - 18:18 Sama aja orang [SPEAKER_01] - 18:19 Dimana samanya bang [SPEAKER_01] - 18:21 Orang ditanya bagaimana cara Allah [SPEAKER_01] - 18:23 Menciptakan manusia aja abang bingung [SPEAKER_00] - 18:26 Hai cara menciptakan ya Iya kalau cara cara menciptakan tubuh manusia itu kayak gimana [SPEAKER_01] - 18:34 dan cara menciptakan roh di dalam diri manusia kayak gimana kalau demak makna bagaimana caranya [SPEAKER_01] - 18:39 itu Oh dalam kitab kami lengkap karena Yesyuh hamasnya penciptanya sama apa enggak coba-coba [SPEAKER_01] - 18:48 ya [SPEAKER_01] - 18:51 Yaitu di Kejadian 2 ayat 7 ya, beginilah cara Yesua, yaitu Bapak Yahweh itu sendiri menciptakan tubuh manusia. [SPEAKER_01] - 18:58 Yaitu di kejadian 2 ayat 7 ya. [SPEAKER_01] - 19:01 Ketika itulah Yahweh Elohim membentuk manusia itu dari debu tanah... [SPEAKER_01] - 19:06 ...dan mengembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya. [SPEAKER_01] - 19:09 Demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup. [SPEAKER_01] - 19:13 Jadi caranya Tuhan membentuk manusia itu, tubuh manusia itu... [SPEAKER_01] - 19:18 ...yaitu dia ambil dulu debu tanah, Bang. [SPEAKER_01] - 19:21 Dia ambil debu tanah, dia bentuk kepala, hidung, ya kayak... [SPEAKER_01] - 19:26 pembuat bejana ya, kayak pembuat bejana [SPEAKER_01] - 19:28 dibentuk bejana itu gitu ya [SPEAKER_01] - 19:30 jadi Yesua itu membentuk [SPEAKER_01] - 19:32 tubuh manusia, makanya kita buatan tangannya [SPEAKER_01] - 19:35 nah setelah terbentuk dengan [SPEAKER_01] - 19:36 sempurna bang, barulah [SPEAKER_01] - 19:39 Yesua mengembuskan [SPEAKER_01] - 19:41 nafas hidup ke hidung Adam [SPEAKER_01] - 19:43 dihembuskan bang, nafas hidup [SPEAKER_01] - 19:45 hidungnya ini, makanya [SPEAKER_01] - 19:47 Adam itu menjadi makhluk hidup [SPEAKER_01] - 19:49 itulah cara Tuhan [SPEAKER_01] - 19:51 menciptakan manusia, makanya [SPEAKER_01] - 19:53 roh kita ini berasal dari [SPEAKER_01] - 19:55 Tuhan Yesyua, sehingga bang, apa yang kita ucapkan, apa yang kita pikirkan, itu ada kuasanya bang, the power of mind. [SPEAKER_01] - 20:06 Jadi hati-hati di dalam berpikir, hati-hati di dalam berucap, itulah kenapa kalau kita mengucapkan sesuatu pasti terjadi. [SPEAKER_01] - 20:15 Lambat laun ya, cepat atau lambat pasti terjadi. [SPEAKER_01] - 20:18 Karena apa? Roh kita ini berasal dari Tuhan Yesyua Hamasyiah. [SPEAKER_01] - 20:22 Nah dasyat kan [SPEAKER_01] - 20:24 Karena apa Tuhan Yesua penciptanya bang [SPEAKER_01] - 20:26 Kenapa bisa lengkap [SPEAKER_01] - 20:27 Kenapa bisa memberitahu dengan begitu detail [SPEAKER_01] - 20:31 Karena Yesua penciptanya bang [SPEAKER_01] - 20:33 Nah begitu [SPEAKER_01] - 20:34 Terima kasih [SPEAKER_01] - 20:36 Tapi kalau bukan dia penciptanya, nggak tahu dia cara menciptakan manusia, tubuhnya itu dari mana, [SPEAKER_01] - 20:42 seperti apa proses penciptaannya, bakalan nggak tahu, nggak bisa ngasih tahu gitu loh. [SPEAKER_01] - 20:46 Karena bukan dia penciptanya. [SPEAKER_01] - 20:47 Nah kenapa Yesua bisa memberi tahu? [SPEAKER_01] - 20:49 Karena dia penciptanya, Bang. [SPEAKER_01] - 20:52 Karena kita miliknya. [SPEAKER_01] - 20:56 Dan semua lengkap dalam kitab suci ini. [SPEAKER_01] - 20:58 Manusia diciptakan hari keberapa. [SPEAKER_01] - 21:00 Adam itu proses penciptanya seperti apa [SPEAKER_01] - 21:03 Hawa proses penciptanya seperti apa [SPEAKER_01] - 21:06 Dijelaskan semua [SPEAKER_01] - 21:08 Jadi Hawa itu dari tulang rusuk Adam [SPEAKER_01] - 21:10 Kejadian 2 ayat 21 sampai 25 [SPEAKER_01] - 21:13 Jadi semua lengkap bang [SPEAKER_01] - 21:14 Karena apa? [SPEAKER_01] - 21:16 Karena Yahweh Yeshu alasang penciptanya bang [SPEAKER_01] - 21:21 Ya seperti itu ya bang ya [SPEAKER_01] - 21:22 Sungguh sangat jelas sekali [SPEAKER_01] - 21:24 Oke terima kasih ya bang [SPEAKER_01] - 21:26 Adonai Yeshu hamasya memberkatimu bang [SPEAKER_01] - 21:29 Terima kasih [SPEAKER_01] - 21:39 Selamat malam Durian Borulubis [SPEAKER_01] - 21:46 Selamat malam [SPEAKER_01] - 21:51 Iya bisa buka kamera kakak [SPEAKER_00] - 21:55 Selamat malam [SPEAKER_01] - 22:10 Ya, malam. [SPEAKER_01] - 22:13 Silakan, Bu. Pertanyaannya apa? [SPEAKER_00] - 22:17 Mengenai Tuhan. [SPEAKER_01] - 22:20 Mengenai itu, Bu. [SPEAKER_01] - 22:22 Oh, apa? Yesua, ya? [SPEAKER_00] - 22:24 Iya. [SPEAKER_01] - 22:40 Ya, pertanyaannya apa, Kak? [SPEAKER_01] - 22:42 Oh, Yesua itu, Kak. [SPEAKER_01] - 22:46 Kenapa ada itunya? Hari kebangkitannya sama hari kematiannya? [SPEAKER_00] - 22:51 Yesus. [SPEAKER_01] - 22:56 Karena dia pernah mati dan bangkit, Kak. [SPEAKER_01] - 22:59 Dia yang berkuasa atas maut. [SPEAKER_01] - 23:02 Hanya dia satu-satunya Tuhan yang berkuasa atas maut. [SPEAKER_01] - 23:04 Yang bisa membangkitkan seluruh umat manusia ini hanya Tuhan Yesus Hamasyah. [SPEAKER_01] - 23:10 Jadi yang menciptakan dia siapa? [SPEAKER_01] - 23:12 Kenapa dia bisa bangkit dan mati lagi? [SPEAKER_01] - 23:15 Iya. [SPEAKER_01] - 23:15 Tidak ada yang menciptakan dia, dia sang pencipta [SPEAKER_01] - 23:20 Kenapa dia bisa hidup dan mati? [SPEAKER_01] - 23:23 Karena dia maha kuasa [SPEAKER_01] - 23:25 Iya dia maha kuasa, tapi kenapa dia bisa hidup dan mati? [SPEAKER_01] - 23:28 Kenapa ada kebangkitannya, kenapa ada kematiannya? [SPEAKER_01] - 23:32 Karena gini kakak, manusia ini kan mengalami kematian [SPEAKER_01] - 23:37 Nah supaya kita bisa bangkit, harus ada yang menebus kita dari alam maut [SPEAKER_01] - 23:42 Nah ketika manusia itu mati kakak, manusia mengalami kematian [SPEAKER_01] - 23:46 Tubuhnya kan kembali menjadi debu tanah [SPEAKER_01] - 23:48 Rohnya masuk ke lemaut [SPEAKER_01] - 23:50 Nah kenapa manusia gak bisa bangkit sendiri? [SPEAKER_01] - 23:53 Karena dia bukan Tuhan [SPEAKER_01] - 23:54 Dan juga manusia itu berdosa [SPEAKER_01] - 23:57 Jadi untuk supaya kita bisa bangkit kakak harus ada namanya penebusan melalui darah yang tertumpah dan Tuhan mengalami kematian dia turun ke alam maut untuk melepaskan kita dari sana kakak. [SPEAKER_01] - 24:12 Jadi Tuhan Yesus hamasia mengalami kematian dia turun ke alam maut untuk melepaskan kita dari alam maut supaya kita bisa bangkit. [SPEAKER_01] - 24:20 Berarti Kak kalau kita yang mati-mati sahit ini kan menumpahkan darah. [SPEAKER_01] - 24:25 Berarti kita bisa dong hidup dan mati lagi? [SPEAKER_01] - 24:30 Nyatanya nggak bisa karena orang yang mati sahit pun orang berdosa. [SPEAKER_01] - 24:35 Orang yang mati [SPEAKER_01] - 24:37 Tadi kakak bilang kalau kita meninggal dalam keadaan menumpahkan darah [SPEAKER_01] - 24:40 Oh itu hanya Tuhan [SPEAKER_01] - 24:42 Hanya Tuhan [SPEAKER_01] - 24:43 Kalau manusia nabi aja gak bisa kakak [SPEAKER_01] - 24:46 Sekalipun nabi tertumpah darahnya [SPEAKER_01] - 24:48 Dia tidak bisa mengampuni dosa [SPEAKER_01] - 24:50 Yang bisa mengampuni dosa hanya darah Tuhan [SPEAKER_01] - 24:52 Bukan darah nabi bukan darah malekat [SPEAKER_01] - 24:54 Malekat aja gak bisa mengampuni kakak [SPEAKER_01] - 24:56 Hanya Tuhan [SPEAKER_01] - 24:58 Iya, Tuhan Yesus kan dilahirkan, bukan dia sendiri yang ditakani. [SPEAKER_01] - 25:08 Emang agama kakak apa kak? [SPEAKER_01] - 25:12 Islam. [SPEAKER_01] - 25:14 Tuhan Yesus Hamasyah itu sang pencipta kakak yang datang ke dunia melalui proses kelahiran untuk mengampuni umat manusia melalui darahnya yang tertumpah di atas kiosalit. [SPEAKER_01] - 25:24 makanya pengampunan itu hanya ada dalam dia [SPEAKER_00] - 25:27 kalau diampuninya dosa manusia [SPEAKER_00] - 25:30 berarti manusia di setiap [SPEAKER_00] - 25:33 bumi ini berarti suci semua [SPEAKER_01] - 25:36 iya makanya kita bisa masuk sorga [SPEAKER_01] - 25:39 kalau kamu gak suci gak bisa kamu masuk sorga [SPEAKER_01] - 25:43 jadi dosamu yang banyak itu harus disucikan dengan darah Yesua [SPEAKER_01] - 25:46 supaya kamu bisa masuk sorga [SPEAKER_01] - 25:48 kalau gak gak bisa [SPEAKER_01] - 25:50 Siapapun gak bisa masuk surga [SPEAKER_01] - 25:51 Tanpa darah Yesyua [SPEAKER_01] - 25:53 Iya [SPEAKER_01] - 25:55 Melalui darah Yesyualah [SPEAKER_01] - 25:58 Ibu bisa masuk surga [SPEAKER_01] - 25:59 Tanpa itu gak bisa [SPEAKER_01] - 26:02 Karena kita kan berdosa [SPEAKER_01] - 26:03 Ibu kan ada dosa [SPEAKER_01] - 26:05 Kalian kan banyak dosa [SPEAKER_01] - 26:07 Kalau dihitung dosamu sepanjang hidupmu [SPEAKER_01] - 26:10 Dia kan bukan darah [SPEAKER_01] - 26:11 Udah sebanyak [SPEAKER_01] - 26:12 Udah seisi dunia ini dosa kalian [SPEAKER_01] - 26:17 Itu kan bukan darah [SPEAKER_01] - 26:20 Tapi itu anggur. [SPEAKER_01] - 26:22 Anggur? Bukan, darahnya bukan anggur, Bu. [SPEAKER_01] - 26:29 Yeshu Hamasyah itu memberikan darahnya kepada kita untuk pengampunan dosa-dosa. [SPEAKER_01] - 26:35 Jadi darahnya itulah yang mengampuni dan menghapuskan dosa-dosa kita supaya layak masuk surga, Bu. [SPEAKER_01] - 26:42 Kan pada Raya Suha masih tidak ada seorang pun yang bisa masuk surga. [SPEAKER_01] - 26:46 Pertanyaannya kakak kenapa begitu yakin kalau memang dia masuk surga? [SPEAKER_01] - 26:51 Dia kan dilahirkan sama dengan manusia biasa lainnya. [SPEAKER_01] - 26:58 Kenapa saya sangat yakin? Yang pertama... [SPEAKER_01] - 27:00 Dia adalah jauh-jauh sebelum dia datang ke dunia kakak. [SPEAKER_01] - 27:05 Sebelum Tuhan Sang Pencipta datang ke dunia, [SPEAKER_01] - 27:08 dia sudah menyampaikan kepada para nabinya, [SPEAKER_01] - 27:11 kepada utusannya, [SPEAKER_01] - 27:14 bahwa dia akan datang. [SPEAKER_01] - 27:16 Dia akan datang untuk menyelamatkan kita. [SPEAKER_01] - 27:20 Nabi Isa itu kan menyerupai desis. [SPEAKER_01] - 27:22 Iya. [SPEAKER_01] - 27:24 Bukan, saya tidak percaya sama Nabi Isa. [SPEAKER_01] - 27:26 Nabi Isa bukan Tuhan Yesus Hamasyah. [SPEAKER_01] - 27:28 Ya begitulah kami juga gak percaya sama Yesua tadi. [SPEAKER_01] - 27:32 Ya kan kamu bertanya kakak, disini kan bukan... [SPEAKER_01] - 27:35 Iya. [SPEAKER_01] - 27:36 Karena gini, bentar. [SPEAKER_01] - 27:38 Bagaimana mempercaya Yesua kakak? [SPEAKER_01] - 27:41 Iya. [SPEAKER_01] - 27:42 Karena Yes... [SPEAKER_01] - 27:43 Dia menyerupai, biar dia dianggap. [SPEAKER_01] - 27:47 Kayak gitu lah ceritanya sekarang itu. [SPEAKER_01] - 27:49 Jadi gini kakak sebentar, kalau Yeshua Hamosia itu kan dia tokoh yang nyata, bukan fitif. [SPEAKER_01] - 27:56 Karena apa? Banyak para sejarawan menuliskan tentang Yeshua. [SPEAKER_01] - 28:00 Dari mana kita tahu dia nyata? [SPEAKER_01] - 28:03 Karena gini, ya. [SPEAKER_01] - 28:04 Ini kitab suci ini kan kitab sejarah juga, termasuk sejarah. [SPEAKER_01] - 28:07 Karena apa? [SPEAKER_01] - 28:08 Ini kesaksian dari 40 nabi dan rasul. [SPEAKER_01] - 28:11 Kemudian juga, kakak, ada orang Yahudi yang tidak percaya kepada Yeshua, [SPEAKER_01] - 28:15 tetapi di literatur mereka tertulis tentang Yeshua. [SPEAKER_01] - 28:18 Artinya dia tokoh yang nyata, dia pernah datang ke dunia, dia ada gitu loh. [SPEAKER_01] - 28:22 Nah, kalau Isa, kakak, apakah dia tokoh nyata atau tokoh fitif? [SPEAKER_01] - 28:27 Iya. [SPEAKER_01] - 28:28 Kalau bagi kami, [SPEAKER_01] - 28:30 yang di dalam Alkitab kami, [SPEAKER_01] - 28:31 yang nyata, [SPEAKER_01] - 28:31 yang fiktif itu adalah Yesus tadi, [SPEAKER_01] - 28:33 yang menyerupai Nabi Isa. [SPEAKER_01] - 28:35 Oke, jangan terburu-buru dulu kakak, [SPEAKER_01] - 28:37 menyimpulkan sesuatu yang tidak kamu pahami. [SPEAKER_01] - 28:39 Sebentar ya, [SPEAKER_01] - 28:40 gini, [SPEAKER_01] - 28:41 kalaupun kita tutup Alkitab ini, [SPEAKER_01] - 28:43 kesaksian para rasul, [SPEAKER_01] - 28:46 Bahwa mereka menyaksikan Yesyuh Hamasyah itu mengampuni dosa, membangkitkan orang mati [SPEAKER_01] - 28:52 Dan juga menciptakan roti dan ikan, berjalan di atas air [SPEAKER_01] - 28:56 Dia membangkitkan manusia yang telah ada dalam alam maut [SPEAKER_01] - 29:00 Dia mengampuni umat manusia, itu nyata kakak, disaksikan para rasul [SPEAKER_01] - 29:04 Nah kematian dan kebangkitannya itu nyata [SPEAKER_01] - 29:08 Karena apa? Kalaupun kita tutup Alkitab ini [SPEAKER_01] - 29:12 Para sejarawan banyak menuliskan tentang Yesyua, yaitu Josephus Flavius. [SPEAKER_01] - 29:17 Dia seorang Yahudi, walaupun dia tidak percaya bahwa Yesyua itu Tuhan, [SPEAKER_01] - 29:22 tetapi dia menuliskan tentang Yesyua yang pernah disalibkan kakak, pernah disalibkan. [SPEAKER_01] - 29:28 Begitu pula di literatur Rabbinis Yahudi, walaupun ada orang Yahudi yang tidak percaya sama Yesyua, [SPEAKER_01] - 29:34 tapi mereka menuliskan di literatur mereka bahwa Yesyua itu pernah disalib. [SPEAKER_01] - 29:40 Nah, kemudian juga [SPEAKER_01] - 29:43 Bisa, teman-teman bisa [SPEAKER_01] - 29:45 Sebentar, sebentar [SPEAKER_01] - 29:46 Supaya kamu tahu yang mana nyata dan fiktif [SPEAKER_01] - 29:48 Nanti aku siap pertanyaanku juga ini [SPEAKER_01] - 29:51 Iya, sebentar [SPEAKER_01] - 29:53 Nah, kemudian kalau kita buka kakak [SPEAKER_01] - 29:55 Kesaksian para rasul [SPEAKER_01] - 29:57 Di Matius, di Lukas [SPEAKER_01] - 29:59 Bahwa ketika Tuhan datang ke dunia [SPEAKER_01] - 30:02 Dia lahir di Bethlehem, di Migdal Eder [SPEAKER_01] - 30:05 Yaitu di... [SPEAKER_01] - 30:08 Matthew [SPEAKER_01] - 30:10 Sebentar ya [SPEAKER_01] - 30:11 Kakak saya gak paham kak [SPEAKER_01] - 30:15 Oh iya saya harus pakai data [SPEAKER_01] - 30:16 Bukan pakai asumsi ya [SPEAKER_01] - 30:18 Matthew 2 ayat 1 [SPEAKER_01] - 30:19 Sesudah Yesua dilahirkan di Bethlehem [SPEAKER_01] - 30:22 Di tanah Judea pada zaman Raja Herodes [SPEAKER_01] - 30:24 Datanglah orang-orang majus dari timur ke Jerusalem [SPEAKER_01] - 30:27 Ya bahkan orang-orang majus datang untuk menjumpai [SPEAKER_01] - 30:30 Bahkan menyembah Yesua [SPEAKER_01] - 30:32 Nah artinya [SPEAKER_01] - 30:34 Dia tokoh yang nyata karena [SPEAKER_01] - 30:35 Terima kasih [SPEAKER_01] - 30:51 Hai di dia itu dari cahaya kayak saya seng sekarang kita bertanya kan tadi kata bilang [SPEAKER_01] - 30:57 dimana tertulis bahwa Nabi Isa lahir dari cahaya tadi kaya yang bentar-bentar kakak yang saya tanya [SPEAKER_01] - 31:05 Apakah Nabi Isa mu itu tokoh nyata kalau tokoh yang nyata dia lahir di negara mana yang saya [SPEAKER_01] - 31:10 tanya dia lahir di negara mana dengan bukan lahir dari cahaya enggak didengar dulu Kak dengan hal itu [SPEAKER_01] - 31:16 Ya silahkan pakai data ya, pakai dalil, bukan asumsi. [SPEAKER_01] - 31:19 Tapi kan kakak bilang Tuhan Yesus itu kan nyata. [SPEAKER_01] - 31:24 Kenapa nggak muka wajah langsung disorot? Kenapa muka ibunya? [SPEAKER_01] - 31:28 Aku lagi nggak pakai hijab kak, aku muslim. [SPEAKER_01] - 31:31 Ya pakai hijab lah. [SPEAKER_01] - 31:33 Di sini kami lagi di tempat kerja. [SPEAKER_01] - 31:36 Ya udah silahkan tunjukkan data bahwa Nabi Isa itu tokoh yang nyata, dia lahir di negara mana? [SPEAKER_01] - 31:43 Nggak dengar dulu kak saya ngomong. [SPEAKER_01] - 31:46 Yang saya pertanyakan sekarang, kenapa kakak begitu yakin dia masuk surga? [SPEAKER_01] - 31:51 Kak, tolong jawab pertanyaan saya. Apakah Nabi Isamu itu tokoh nyata atau tokoh fitib? [SPEAKER_01] - 31:56 Karena kamu tadi bilang Yesyua itu tokoh fitib. [SPEAKER_01] - 31:59 Sementara, saya sudah buktikan pakai dalil bahwa Yesyua itu tokoh nyata. [SPEAKER_01] - 32:05 Karena apa? Tempat kelahirannya... [SPEAKER_01] - 32:06 lahirannya sampai sekarang masih dilestarikan di Bethlehem. [SPEAKER_01] - 32:11 Kalau memang Nabi Isamu itu tokoh yang nyata, [SPEAKER_01] - 32:15 Nabi Isamu itu lahir di negara mana? Itu yang saya tanya. [SPEAKER_01] - 32:20 Karena kamu tidak menjawab pertanyaan saya, kamu mengalihkan topik. [SPEAKER_01] - 32:24 Yang saya tanya, Nabi Isamu itu tokoh nyata atau tokoh fiktif? [SPEAKER_01] - 32:27 Kalau dia tokoh nyata, Nabi Isamu lahir di negara mana? [SPEAKER_01] - 32:31 Bukan, intinya Tuhanmu manusia. [SPEAKER_01] - 32:34 Ya itu kan kata ibu, ibu jaga lisannya ibu. [SPEAKER_01] - 32:39 Ibu, ibu jaga lisannya, ibu sudah tua, mohon jaga lisannya. [SPEAKER_01] - 32:43 Ibu, yang saya tanya kepada anaknya. [SPEAKER_01] - 32:47 Ibu dan anak 11-12. [SPEAKER_01] - 32:50 Nah yang saya tanya itu, apakah Nabi Isamu itu tokoh nyata atau tokoh fiktif? [SPEAKER_01] - 32:55 Kalau tokoh nyata, Nabi Isamu lahir di negara mana? [SPEAKER_01] - 32:58 Hai intinya apakah ada sejarah Apakah ada sejarah tentang Nabi Isa Apakah ada sejarah tentang Nabi [SPEAKER_01] - 33:06 Isa begini kalau sudah terpojok sudah mulai menghina ya udah kalau memang ada sejarah tentang [SPEAKER_01] - 33:15 Nabi Isa [SPEAKER_01] - 33:17 kalau ada enggak ngerti buku Nabi Isa dikejar-kejar orang jahudi ia sembunyi dikuat keluar menyerupai [SPEAKER_01] - 33:26 Nabi Isa itulah disalib Nabi Isamu lahir di negara mana Mesir di bilang ya sejarah [SPEAKER_01] - 33:34 Oh di Mesir dengar dulu enggak dimana tertulis dalam Quranmu kalau Nabi Isamu lahir di Mesir [SPEAKER_01] - 33:40 dimana di dalam [SPEAKER_01] - 33:43 Quranmu tertulis di dalam [SPEAKER_01] - 33:44 ya kamu kan bilang di Mesir [SPEAKER_01] - 33:46 kamu harus tunjukkan dong datanya bukan sekedar asumsi [SPEAKER_01] - 33:48 dan ngarang dan menghina [SPEAKER_01] - 33:49 nah artinya [SPEAKER_01] - 33:52 kamu asumsi doang [SPEAKER_01] - 33:54 gak berbasis data [SPEAKER_01] - 33:56 Jangan kagak semua tikungan [SPEAKER_01] - 34:00 Gak ada lurus-lurusnya tikungan semua [SPEAKER_01] - 34:02 Udah tunjukkan bu datanya bu [SPEAKER_01] - 34:04 Bahwa Nabi Isamu itu tokoh nyata [SPEAKER_01] - 34:06 Dia lahir di negara mana [SPEAKER_01] - 34:08 Ya dimana data sejarah tentang Nabi Isamu [SPEAKER_01] - 34:11 Sejarah tentang Nabi Isamu dimana [SPEAKER_01] - 34:13 Nah kalau kamu gak bisa mempertanggungjawabkan [SPEAKER_01] - 34:17 Nabi Isamu lahir di negara mana [SPEAKER_01] - 34:19 Berarti dia tokoh apa dong kalau gitu [SPEAKER_01] - 34:22 Kalian percaya Nabi Isamu padahal gak sama sekali [SPEAKER_01] - 34:26 Jadi kamu itu gak bisa jawab ya [SPEAKER_01] - 34:29 Kalau Nabi Isa itu tokoh nyata atau kovidif [SPEAKER_01] - 34:32 Nah kalau kamu bilang di Mesir [SPEAKER_01] - 34:34 Di negara mana [SPEAKER_01] - 34:34 Di Surah mana [SPEAKER_01] - 34:38 Dimana tertulis bahwa [SPEAKER_01] - 34:40 Nabi Isa lahir di Mesir [SPEAKER_01] - 34:41 Sekarang pertanyaan saya dulu [SPEAKER_01] - 34:43 Pertanyaan saya belum ada yang gak jawab [SPEAKER_01] - 34:46 Halo [SPEAKER_01] - 34:47 Bunda tolong jawab [SPEAKER_01] - 34:49 Jangan keserupan Bu [SPEAKER_01] - 34:54 Jangan keserupan [SPEAKER_01] - 34:55 Lain tanya lain jawab Bu [SPEAKER_01] - 34:57 Ngomonganmu ajarkan [SPEAKER_01] - 34:59 Jangan kembeng dengan ngomonganmu [SPEAKER_01] - 35:02 Udah kumit saya bilang [SPEAKER_01] - 35:03 Jalan kata semua [SPEAKER_01] - 35:04 Tenang Bu [SPEAKER_01] - 35:06 Jangan ngamuk [SPEAKER_01] - 35:08 Apa yang ditanya [SPEAKER_01] - 35:12 Jawabannya apa [SPEAKER_01] - 35:14 Tadi mereka framing [SPEAKER_01] - 35:15 Bahwa Yesua itu tokoh fiktif [SPEAKER_01] - 35:18 Setelah saya [SPEAKER_01] - 35:20 tunjukkan dalil dan data, [SPEAKER_01] - 35:22 setelah saya tunjukkan dalil dan data, [SPEAKER_01] - 35:24 bahwa Yesyua itu bukan tokoh fikti, [SPEAKER_01] - 35:26 tapi betul-betul nyata. [SPEAKER_01] - 35:27 Kenapa? [SPEAKER_01] - 35:28 Banyak sejarawan yang menuliskan tentang Yesyua. [SPEAKER_01] - 35:31 Nah sekarang, [SPEAKER_01] - 35:31 kalau memang Nabi Isamu itu, [SPEAKER_01] - 35:33 tokoh nyata, [SPEAKER_01] - 35:34 Nabi Isamu lahir di negara mana? [SPEAKER_01] - 35:36 Tadi si ibu tadi bilang di... [SPEAKER_01] - 35:39 Mesir [SPEAKER_01] - 35:40 Nah dimana tertulis [SPEAKER_01] - 35:41 Nabi Isa lahir di Mesir [SPEAKER_01] - 35:42 Jawab pake data [SPEAKER_01] - 35:43 Pake dalil [SPEAKER_01] - 35:44 Bukan ngarang [SPEAKER_01] - 35:44 Bukan ngabuk [SPEAKER_01] - 35:45 Iya ya [SPEAKER_01] - 35:50 Kamu yang kasihan [SPEAKER_01] - 35:52 Gak bisa jawab [SPEAKER_01] - 35:53 Sampai ibunya tadi ngamuk [SPEAKER_01] - 35:54 Aduh bu ingat umur bu [SPEAKER_01] - 36:03 Tidak perlu buka buku [SPEAKER_01] - 36:08 Kenyataan [SPEAKER_01] - 36:09 Oh jadi asumsi ngarang gitu ya bu [SPEAKER_01] - 36:11 ibu-ibu [SPEAKER_01] - 36:21 lahir di Mesir [SPEAKER_01] - 36:27 dimana dimana tertulis bahwa Nabi Isa lahir di Mesir justru ibu yang kena ajab ibu yang kena ajab [SPEAKER_01] - 36:38 Kalian yang kena ajab. [SPEAKER_01] - 36:41 Iya. [SPEAKER_01] - 36:41 Kalian yang kena ajab karena ngarang. [SPEAKER_01] - 36:44 Karena ngarang. [SPEAKER_01] - 36:48 Oke, kalau kalian nggak ngarang, [SPEAKER_01] - 36:52 Nabi Isa lahir di Mesir. [SPEAKER_01] - 36:54 Nabi Isa lahir di Mesir. [SPEAKER_01] - 36:56 Iya, Bu. [SPEAKER_01] - 36:58 Ibu, kalau ibu dan anak ibu nggak ngarang, [SPEAKER_01] - 37:02 Nabi Isa lahir di Mesir itu tertulis di mana? [SPEAKER_01] - 37:07 Hai nah macet-macet tadi kan anak ibu bilang bahwa Nabi Isa lahir di Mesir datanya tertulis [SPEAKER_01] - 37:19 dimana dia lahir di Mesir berapa rasul coba sebutkan dulu nabi-nabi yang tadi sama rasul-rasul [SPEAKER_01] - 37:27 ya dimana tertulis bahwa Nabi Isa lahir di Mesir jangan ngarang rasulnya nabi-nabi rasul tadi [SPEAKER_01] - 37:36 Kenapa? [SPEAKER_01] - 37:37 Dede racia? [SPEAKER_01] - 37:38 Kasian. [SPEAKER_01] - 37:39 Kasian. [SPEAKER_01] - 37:40 Nek lo jawab dulu. [SPEAKER_01] - 37:41 Iya Bu bilang sama anak ibu kalau nggak ngarang dimana tertulis bahwa Nabi Isa lahir di negara [SPEAKER_01] - 37:54 Mesir saya tanya sebutkan Rosul Nabi yang dikirimkan jawab dulu pertanyaan saya eh jangan framing [SPEAKER_01] - 38:09 Tadi saya sudah tunjukkan data-data sejarah dan kesaksian para rasul, para nabi di dalam kitab suci [SPEAKER_01] - 38:15 dan juga di literatur Rabi Nisya Hudi dan Josephus Flavius. [SPEAKER_01] - 38:19 Ya dia sejarawan yang menuliskan tentang Yesua. [SPEAKER_01] - 38:21 Nah kamu bilang bahwa Nabi Isamu tokoh nyata. [SPEAKER_01] - 38:24 Nah kalau dia tokoh nyata, dia lahir di negara mana? [SPEAKER_01] - 38:28 Terus kamu bilang di Mesir. [SPEAKER_01] - 38:30 Nah kalau di Mesir, di negara mana? [SPEAKER_01] - 38:32 Di tertutup di mana? [SPEAKER_01] - 38:33 Jangan nantikan mikrofonnya. [SPEAKER_01] - 38:35 Jangan nantikan mikrofonnya. [SPEAKER_01] - 38:37 Iya. [SPEAKER_01] - 38:37 Iya, karena ibu dan anak ibu hanya ngomong ngarang gitu loh, nggak ada datanya. [SPEAKER_01] - 38:45 Kalau nggak ngarang, di mana tertulis Nabi Isa lahir di negara Mesir? [SPEAKER_01] - 38:53 Iya, di mana tertulis bahwa Nabi Isa lahir di Mesir, Bu? Jangan ngarang, Bu. [SPEAKER_01] - 38:59 Ayo, buktikan kalau Nabi Isamu itu tokoh nyata, bukan tokoh fiktif. [SPEAKER_01] - 39:03 Buktikan pakai data. [SPEAKER_01] - 39:06 Pakai data, pakai data. [SPEAKER_01] - 39:07 Buktikan kalau Nabi Isamu itu tokoh fiktif, bukan tokoh... [SPEAKER_01] - 39:11 Buktikan Nabi Isamu kalau dia tokoh nyata, bukan tokoh fiktif. [SPEAKER_01] - 39:16 Iya, buktikan pakai data kalau Nabi Isamu itu tokoh nyata, bukan tokoh fiktif. [SPEAKER_01] - 39:20 Nah, di mana tertulis bahwa Nabi Isamu lahir di negara Mesir pakai data? [SPEAKER_01] - 39:24 Jangan ngarang, Bu. [SPEAKER_01] - 39:26 Janganlah kematikan mikrofonnya [SPEAKER_01] - 39:30 Ya silahkan [SPEAKER_01] - 39:32 Kalau memang kamu menghargai [SPEAKER_01] - 39:34 Jawab pertanyaan saya [SPEAKER_01] - 39:35 Kamu tadi sampaikan bahwa [SPEAKER_01] - 39:37 Nabi Isa lahir di Mesir [SPEAKER_01] - 39:38 Sekarang kan yang saya tanya [SPEAKER_01] - 39:43 Bentar kak [SPEAKER_01] - 39:44 Jangan kemana-mana kakak [SPEAKER_01] - 39:45 Jangan kabur kakak [SPEAKER_01] - 39:47 Jangan kabur [SPEAKER_01] - 39:48 Buktikan kalau Nabi Isamu lahir di Mesir. [SPEAKER_01] - 39:51 Pakai data, pakai dalil. [SPEAKER_01] - 39:53 Ayo tertulis dimana? [SPEAKER_01] - 39:55 Tertulis dimana? [SPEAKER_01] - 39:58 Tertulis dimana Nabi Isamu lahir di Mesir? [SPEAKER_01] - 40:02 Tertulis dimana kakak? [SPEAKER_01] - 40:05 Jangan kabur kakak, jangan kabur. [SPEAKER_01] - 40:08 Jangan kabur. [SPEAKER_01] - 40:09 Jangan kabur. [SPEAKER_01] - 40:12 Nabi Isamu lahir di Mesir dimana? [SPEAKER_01] - 40:15 Dimana tertulis? [SPEAKER_01] - 40:16 Jangan kabur. [SPEAKER_01] - 40:18 Kau yang kabur, kau matikan mikrofon. [SPEAKER_01] - 40:20 Iya, jawab dulu pertanyaan saya. [SPEAKER_01] - 40:22 Di Mesir tertulis di mana? [SPEAKER_01] - 40:25 Kan dia yang bilang bahwa Nabi Isanya lahir di Mesir. [SPEAKER_01] - 40:29 Itu tertulis di mana, kakak? [SPEAKER_01] - 40:30 Jangan ngarang, kakak. [SPEAKER_01] - 40:33 Sekarang bakalan ku jawab, [SPEAKER_01] - 40:36 tapi kau jawab dulu pertanyaan ku sebutkan, [SPEAKER_01] - 40:37 Rasulullah Nabi yang ku sebutkan tadi, [SPEAKER_01] - 40:39 COVID-19 45. [SPEAKER_01] - 40:39 Jangan kabur, jangan kabur. [SPEAKER_01] - 40:42 Di mana tertulis bahwa... [SPEAKER_01] - 40:45 Kok gak bisa jawab? [SPEAKER_01] - 40:47 Gak bisa jawab, yaudah pergilah dan jangan berbuat dosa lagi [SPEAKER_01] - 40:50 Sekeluarga ngamuk, sama aja 11-12 ibu dan anak [SPEAKER_01] - 40:53 Hanya bisa ngarang guys [SPEAKER_01] - 40:59 Mereka bilang Nabi Isanya lahir di negara Mesir [SPEAKER_01] - 41:01 Tertulis dimana, gak bisa jawab [SPEAKER_01] - 41:03 Kalau Nabi Isanya lahir di negara Mesir [SPEAKER_01] - 41:10 Kamu bilang tunjukkan pake data, pake dalil [SPEAKER_01] - 41:12 Jangan ngarang, jangan pake asumsi, jangan ngamuk [SPEAKER_01] - 41:15 Kalau Yesyuh Hamasyah itu dia tokoh nyata [SPEAKER_01] - 41:21 Dia betul-betul nyata ada dan berkuasa [SPEAKER_01] - 41:22 Bukan ngarang kayak kamu [SPEAKER_01] - 41:24 Kamu dari tadi ngarang ya [SPEAKER_01] - 41:28 11-12 satu keluarga doh kasihan sekali [SPEAKER_01] - 41:42 Nabi Isa katanya lahir di Mesir [SPEAKER_01] - 41:46 Di mana tertulis [SPEAKER_01] - 41:49 Siapa yang nuliskan itu [SPEAKER_01] - 41:51 Gak bisa jawab [SPEAKER_00] - 41:54 Selamat malam [SPEAKER_01] - 41:56 Iya malam sih lo bisa buka kamera [SPEAKER_00] - 42:01 Tunggu-tunggu ya [SPEAKER_00] - 42:05 Baik Mbak Mikana [SPEAKER_01] - 42:09 Ya silahkan Bang [SPEAKER_00] - 42:14 Boleh Mbak bertanya Mbak Mikana [SPEAKER_01] - 42:17 Ya silahkan Bang [SPEAKER_00] - 42:20 Ini kan temanya Yesua tanpa cipta [SPEAKER_01] - 42:24 Ya betul [SPEAKER_00] - 42:27 Yesua kan itu Yesus begitu [SPEAKER_01] - 42:30 Yesua Bang, Yesua Hamosia [SPEAKER_00] - 42:33 Jadi saya mau bertanya sama Mbak Mikana [SPEAKER_00] - 42:37 Manakah Tuhan itu daripada ibunya Maryam? [SPEAKER_00] - 42:42 Halo [SPEAKER_01] - 42:49 Iya bang, gimana? [SPEAKER_00] - 42:51 Ya mana tua Yesus daripada ibunya? [SPEAKER_00] - 42:54 Saya mau tanya di sana [SPEAKER_01] - 42:57 Yesua? [SPEAKER_01] - 42:59 Mana lebih tua Yesus daripada Miriam gitu ya? [SPEAKER_00] - 43:02 Iya [SPEAKER_01] - 43:03 Oke [SPEAKER_01] - 43:06 Jawabannya tertulis di kolose 1 ayat 16 sampai 17 [SPEAKER_01] - 43:14 Kolose 1 [SPEAKER_01] - 43:19 Ayat 16-17 [SPEAKER_01] - 43:23 Karena di dalam dialah telah diciptakan segala sesuatu yang ada di sorga dan yang ada di bumi [SPEAKER_01] - 43:28 Yang kelihatan dan yang tidak kelihatan [SPEAKER_01] - 43:30 Baik singgah sana maupun kerajaan [SPEAKER_01] - 43:32 Baik pemerintah maupun penguasa [SPEAKER_01] - 43:35 Segala sesuatu diciptakan oleh dia dan untuk dia [SPEAKER_01] - 43:38 Ia ada terlebih dahulu dari segala sesuatu [SPEAKER_01] - 43:41 Dan segala sesuatu ada di dalam dia [SPEAKER_01] - 43:43 Jadi Yesyua Hamasyah itu adalah sang pencipta segala sesuatu [SPEAKER_01] - 43:47 Dia ada terlebih dahulu dari segala sesuatu [SPEAKER_01] - 43:51 Dan segala sesuatu terkandung di dalam dia [SPEAKER_01] - 43:54 Jadi tidak layak disandingkan dengan umur siapapun termasuk Miriam [SPEAKER_00] - 44:00 Tapi menurut Mbak Nisana [SPEAKER_00] - 44:03 Apakah bisa sama? [SPEAKER_00] - 44:05 Apakah bisa Yesyua daripada Mbak Miriam, emaknya Miriam? [SPEAKER_01] - 44:11 Jadi Yesua itu adalah sang pencipta itu sendiri yang datang ke dunia melalui Miriam. [SPEAKER_01] - 44:15 Jadi Miriam itu hanya alat. [SPEAKER_01] - 44:17 Dia adalah wanita yang terpilih untuk menggenapi nubuatan di esaya 7, 14 sampai 15. [SPEAKER_01] - 44:22 Bahwa seorang perempuan muda akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki dan namanya disebut Immanuel. [SPEAKER_01] - 44:27 Immanuel itu artinya Tuhan Ahli di dalam kita. [SPEAKER_01] - 44:30 Wow, haleluya, haleluya. [SPEAKER_01] - 44:33 Jadi Tuhan itu hadir dalam tubuh manusia yaitu Miriam. [SPEAKER_01] - 44:37 Makanya Immanuel itu artinya, kalau terjemahan dari pesimisanya Tuhan berserta kita. [SPEAKER_01] - 44:42 Tapi sebenarnya itu artinya adalah Tuhan ada di dalam kita. [SPEAKER_01] - 44:46 Tuhan ada dalam diri kita. [SPEAKER_01] - 44:47 Dan dia buktikan sehingga dia datang melalui Miriam. [SPEAKER_01] - 44:51 Dia ada dalam tubuh Miriam. [SPEAKER_01] - 44:53 Karena itulah artinya Immanuel. [SPEAKER_00] - 44:57 Baik, terima kasih banyak. [SPEAKER_01] - 44:59 Ya, sama-sama saudaraku. [SPEAKER_01] - 45:01 Oke, terima kasih saudaraku sudah bertanya Adonai Syuhamasyah memberkatimu. [SPEAKER_01] - 45:21 Selamat malam, Fans Madrid. [SPEAKER_00] - 45:25 Selamat malam, Assalamualaikum. [SPEAKER_01] - 45:27 Waalaikumsalam, silakan buka kamera saudaraku. [SPEAKER_01] - 45:36 Silakan buka kamera. [SPEAKER_00] - 45:42 Waalaikumsalam. [SPEAKER_01] - 45:43 Waalaikumsalam. [SPEAKER_01] - 45:45 teman-teman tolong bantu tatap layar ya adonai isu hamasi yang memberkati saudara ya silakan [SPEAKER_01] - 45:54 judulnya apa Yahweh Yesua Sang Pencipta Yesua itu siapa Yesua itu Yesus bukan Nabi [SPEAKER_01] - 46:07 Isa namanya Yesus aja udah Helenisasi apalagi ke isa makin ngamur Bang [SPEAKER_01] - 46:14 gimana coba masa Yesua dengan Isa sama namanya aja mudah berbeda Bang Isa Yesua [SPEAKER_01] - 46:21 Dimana persamaannya, makanya Yesua itu bukan Nabi Isa [SPEAKER_01] - 46:25 Justru yang saya tanya tadi sama perempuan yang ngamuk-ngamuk itu [SPEAKER_01] - 46:30 Dia nuduh Yesua itu tokoh fiktif, sementara dia gak bisa bertanggung jawabkan apa yang saya tanya [SPEAKER_01] - 46:36 Yesua itu tokoh nyata, dia adalah Tuhan yang nyata, bukan fiktif [SPEAKER_01] - 46:40 Nah makanya tadi saya tanya, Isamu itu tokoh nyata atau tokoh fiktif? [SPEAKER_01] - 46:44 Dia gak bisa jawab [SPEAKER_01] - 46:45 Hanya bisa menuding [SPEAKER_01] - 46:47 Dia hanya bisa menuding [SPEAKER_01] - 46:49 Yesua sementara [SPEAKER_01] - 46:51 Sama imannya dia gak tau apa-apa gitu loh [SPEAKER_01] - 46:55 Makanya [SPEAKER_01] - 46:58 Abang bisa jawab gak? [SPEAKER_01] - 46:59 Tadi dia bilang bahwa Isa itu lahir di Mesir [SPEAKER_01] - 47:02 Dimana tertulis bang bahwa Isa lahir di Mesir? [SPEAKER_00] - 47:06 Iya [SPEAKER_00] - 47:07 kalau kita bahas yang Yosu aja jangan bahas yang kemana-mana dulu itu kan dari orang lain bukan dari saya [SPEAKER_01] - 47:15 menurutmu gimana itu jawabannya bang itu benar gak sesuai dengan iman kalian [SPEAKER_00] - 47:22 ya benar maksudnya lebih ke jangan bahas yang lain takutnya salah paham karena mbak mengimami sesuatu yang bukan saya imami [SPEAKER_01] - 47:32 Maksud saya gini, karena abang kan Islam [SPEAKER_01] - 47:35 Tadi kan perempuan itu mengatakan bahwa Nabi Isa itu lahir di Mesir [SPEAKER_01] - 47:40 Emang benar yang dibilangnya itu di Mesir? [SPEAKER_01] - 47:43 Dimana tertulis? [SPEAKER_00] - 47:49 Ini kan pertanyaan dari yang sebelumnya kan [SPEAKER_01] - 47:54 Ya udah abang juga gak tau ya jawabannya ya gak tau juga gitu ya [SPEAKER_00] - 47:58 Bukan gak tau cuman buat apa kita memperdebatkan yang sesuatu yang beda imam beda keimanan kita sampai kapanpun gak bakal [SPEAKER_01] - 48:09 Karena itu menyangkut tentang imanmu bang Nabi Isa itu kan nabimu bukan nabi saya bukan siapa-siapa saya tapi dia mengatakan Nabi Isa itu lahir di Mesir [SPEAKER_01] - 48:18 Iya luruskan Bang, benar nggak itu atau tidak? [SPEAKER_00] - 48:21 Iya, dia dilahirkan di Mesir. [SPEAKER_01] - 48:25 Oh, ada datanya itu Bang, dia lahir di Mesir? [SPEAKER_00] - 48:30 Oke. [SPEAKER_01] - 48:31 Oh alah, gelagapan juga Bang ini ya. [SPEAKER_00] - 48:33 Saya cuma, saya tahunya Nabi, bukan nggak mengimani Nabi Isa mengimami ini juga, [SPEAKER_00] - 48:39 cuma lebih ke Nabi Muhammad, bukan ke Nabi Isa. [SPEAKER_00] - 48:44 Saya bukan tidak tahu, cuma... [SPEAKER_00] - 48:47 Dimana ya? Udah lah kita bahas yang Yusa aja apa tuh. [SPEAKER_00] - 48:50 Yesua yang tertulis disitu aja. [SPEAKER_00] - 48:53 Jangan bahas yang tadi. [SPEAKER_00] - 48:58 Saya mau nanya Yesua itu sang pencipta. [SPEAKER_00] - 49:00 Maksudnya sang penciptanya kan agama Nasrani, agama non-muslim tuh menganggap Yesus itu sang pencipta. [SPEAKER_00] - 49:09 Nah Yesua itu siapakah gitu? [SPEAKER_01] - 49:11 Yesua itu yang selama ini dipanggil orang Kristen itu Yesus ya [SPEAKER_01] - 49:18 Nah sebenarnya namanya, nama aslinya itu nama yang benar adalah Yesua [SPEAKER_01] - 49:23 Yesua itu artinya Tuhan yang menyelamatkan [SPEAKER_01] - 49:28 Matius 1.21 [SPEAKER_00] - 49:32 Tuhan yang? [SPEAKER_01] - 49:33 Tuhan yang menyelamatkan [SPEAKER_01] - 49:34 Jadi Yesua itu bentuk singkatan dari namanya yang kudus [SPEAKER_01] - 49:38 Yahweh Yasha yang artinya Tuhan penyelamat [SPEAKER_01] - 49:42 Makanya Yesua itu adalah Sang Juru Selamat yang sejati [SPEAKER_00] - 49:46 Tertulis di mana? [SPEAKER_01] - 49:49 Matthew 1 ayat 1 [SPEAKER_01] - 49:51 Matthew 1 ayat 21 [SPEAKER_00] - 49:53 Di Alkitab [SPEAKER_01] - 49:55 Iya Matthew 1 ayat 21 dan Masmur 98 ayat 2 [SPEAKER_01] - 49:58 Disitu tertulis Yahweh Yesua [SPEAKER_01] - 50:00 Yang artinya Tuhan Keselamatan [SPEAKER_01] - 50:04 Iya kalau kalian baca Masmur 92 ayat 2 [SPEAKER_01] - 50:09 Masmur 98 ayat 2 [SPEAKER_01] - 50:11 Sorry Mas Mursi 9.2 [SPEAKER_01] - 50:13 Disini kiriman Tuhan tertulis [SPEAKER_01] - 50:15 Tuhan telah memperkenalkan keselamatan yang daripadanya [SPEAKER_01] - 50:21 Yahweh telah menyatakan keselamatannya [SPEAKER_01] - 50:24 Dalam bahasa aslinya itu adalah [SPEAKER_01] - 50:25 Yahweh Yeshuato [SPEAKER_01] - 50:27 Yang artinya Tuhan keselamatan [SPEAKER_00] - 50:32 Udah tertulis lama [SPEAKER_01] - 50:35 Iya [SPEAKER_01] - 50:36 Para Nabi [SPEAKER_00] - 50:38 Para Nabi [SPEAKER_00] - 50:39 Saya juga meyakini para Nabi [SPEAKER_01] - 50:43 Justru Nabi-Nabi itu semua berasal dari Israel, Bang. [SPEAKER_01] - 50:46 Kata Nabi itu berasal dari bahasa Ibrani. [SPEAKER_01] - 50:50 Yaitu Nabi, yang artinya pelihat, juru bicara Elohim. [SPEAKER_01] - 50:54 Jadi semua Nabi-Nabi itu berasal dari Israel. [SPEAKER_01] - 50:56 Dan juga para rasul. [SPEAKER_00] - 50:59 Maksud Nabi Muhammad? [SPEAKER_01] - 51:01 Oh tidak. [SPEAKER_01] - 51:02 Saya tidak percaya itu, mohon maaf. [SPEAKER_01] - 51:04 Saya percaya apa yang tertulis di sini. [SPEAKER_01] - 51:07 Bahwa Nabi-Nabi itu semua berasal dari Israel. [SPEAKER_01] - 51:09 Justru kita nggak boleh mempercaya Nabi di luar bangsa Israel. [SPEAKER_00] - 51:13 Itu kan Nabi. [SPEAKER_01] - 51:14 Ya itu bagimu, bagi saya tidak. [SPEAKER_01] - 51:18 Karena Tuhan itu berjanji, [SPEAKER_01] - 51:20 dia tidak akan pernah memberikan hukum-hukumnya, [SPEAKER_01] - 51:22 ketetapan-ketetapannya, [SPEAKER_01] - 51:23 dan firman-firmannya kepada bangsa lain selain bangsa Israel, [SPEAKER_01] - 51:26 yang tertulis di kitab Jabur atau Masmur 147, [SPEAKER_01] - 51:30 ayat 19-20. [SPEAKER_01] - 51:33 Itulah kenapa kami tidak boleh mempercayai Nabi di luar bangsa Israel. [SPEAKER_01] - 51:38 Karena Yesus Hamasya sudah memberikan kita nasihat atau ajaran, [SPEAKER_01] - 51:43 tidak boleh mempercayai Nabi di luar bangsa Israel. [SPEAKER_00] - 51:47 Ya, ya, ya. [SPEAKER_00] - 51:48 ya itu kan keyakinan mbak ya [SPEAKER_00] - 51:51 yaudah kali ya [SPEAKER_01] - 51:52 oke terima kasih [SPEAKER_01] - 51:54 adonai syuham masyarakatimu [SPEAKER_01] - 51:55 waalaikumsalam [SPEAKER_00] - 51:58 ya selamat malam [SPEAKER_01] - 52:12 malam silahkan [SPEAKER_01] - 52:13 buka kamera saudaraku [SPEAKER_01] - 52:15 Eh jangan merokok bang [SPEAKER_01] - 52:23 Tolong rokoknya dimatikan [SPEAKER_00] - 52:24 Siap siap siap [SPEAKER_00] - 52:27 Saya mau tanya [SPEAKER_00] - 52:29 Ini judul temanya [SPEAKER_00] - 52:33 Yahweh [SPEAKER_01] - 52:35 Yesua [SPEAKER_01] - 52:36 Yesua [SPEAKER_00] - 52:38 Yesua [SPEAKER_01] - 52:38 Yesua [SPEAKER_00] - 52:40 Yesua Yesus [SPEAKER_01] - 52:42 Yesua bukan Yesua [SPEAKER_00] - 52:43 Ya pokoknya dialah sang pencipta ya kan [SPEAKER_01] - 52:46 Ya Yesua sang pencipta [SPEAKER_00] - 52:47 Oke [SPEAKER_00] - 52:49 Mana dulu [SPEAKER_00] - 52:51 Bumi dan langit [SPEAKER_00] - 52:52 Diciptakan sama atau Maria [SPEAKER_00] - 52:55 Diciptakan dengan Yesua Hamasyah ini [SPEAKER_01] - 52:58 Yesua Hamasyah sang pencipta bang [SPEAKER_01] - 53:00 Termasuk yang menciptakan Bapak [SPEAKER_00] - 53:02 Baca ayatnya [SPEAKER_01] - 53:04 Oke [SPEAKER_01] - 53:11 Ya itu di kolose 1 [SPEAKER_01] - 53:13 Kolosias 1 ayat 15-20 ya. [SPEAKER_01] - 53:18 Ia adalah gambar Elohim yang tidak kelihatan, yang sulung lebih utama dari segala yang diciptakan. [SPEAKER_01] - 53:24 Karena di dalam dialah telah diciptakan segala sesuatu yang ada di surga dan yang ada di bumi. [SPEAKER_01] - 53:29 Yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgah sana maupun kerajaan, baik pemerintah maupun penguasa. [SPEAKER_01] - 53:35 Segala sesuatu diciptakan oleh dia dan untuk dia. [SPEAKER_01] - 53:38 Ia ada terlebih dahulu dari segala sesuatu dan segala sesuatu ada dalam dia. [SPEAKER_01] - 53:43 Dialah kepala tubuh yaitu jemaat, dialah yang sulung, yang pertama bangkit dari antara orang mati, [SPEAKER_01] - 53:49 sehingga dia yang lebih utama dalam segala sesuatu, [SPEAKER_01] - 53:51 karena seluruh kepenuhan Elohim berkenan diam di dalam dia. [SPEAKER_01] - 53:55 Dan melalui dia, untuk mendamaikan segala sesuatu kepada dirinya, [SPEAKER_01] - 53:58 dengan membuat pendamaian melalui darah salibnya, [SPEAKER_01] - 54:01 melalui dia, baik hal-hal yang ada di atas bumi maupun hal-hal yang ada dalam surga. [SPEAKER_01] - 54:06 Jadi siapa yang pernah mati dan bangkit [SPEAKER_01] - 54:09 Siapa yang mendamaikan segala sesuatu [SPEAKER_01] - 54:10 Melalui darah salibnya [SPEAKER_01] - 54:11 Dialah Yesua [SPEAKER_01] - 54:12 Makanya Yesua itu adalah sang pencipta [SPEAKER_01] - 54:14 Yang menciptakan langit dan bumi [SPEAKER_01] - 54:16 Dan seluruh alam semesta [SPEAKER_01] - 54:17 Termasuk Bapak dan Bunda Maria [SPEAKER_01] - 54:20 Nah itu dalinya saudaraku [SPEAKER_01] - 54:22 Ya silahkan buka mikrofonnya [SPEAKER_01] - 54:30 Buka Mirko [SPEAKER_01] - 54:32 Ya karena berisik tadi Pak [SPEAKER_01] - 54:33 Berisik [SPEAKER_01] - 54:37 Oke [SPEAKER_00] - 54:38 Ayat itu [SPEAKER_00] - 54:40 Apakah ayat itu sudah divalidasi atau dari Yesus sendiri? [SPEAKER_00] - 54:46 Ya iyalah. [SPEAKER_01] - 54:49 Yesua itu adalah yang berfirman. [SPEAKER_01] - 54:51 Dia sang firman. [SPEAKER_01] - 54:52 Yohanes 1. [SPEAKER_01] - 54:54 Dia yang berfirman. [SPEAKER_00] - 54:56 Yang menerima firman siapa? [SPEAKER_01] - 55:00 Di situ bukan berarti Yesua itu bukan yang berfirman. [SPEAKER_01] - 55:03 Dia sang firman. [SPEAKER_01] - 55:04 Dia yang berfirman. [SPEAKER_00] - 55:05 Oh dia yang berkata [SPEAKER_01] - 55:07 Iya dia yang berkata-kata [SPEAKER_00] - 55:09 Tapi segala firman telah aku sampaikan [SPEAKER_00] - 55:12 Firman berfirman kepada firman begitu [SPEAKER_01] - 55:15 Oh bukan Yesua itu artinya [SPEAKER_01] - 55:17 Menyatakan kehendak [SPEAKER_01] - 55:19 Kehendak Elohim [SPEAKER_01] - 55:21 Melalui dirinya [SPEAKER_01] - 55:23 Ketika dia datang ke dunia [SPEAKER_01] - 55:25 Karena dia adalah Elohim itu sendiri [SPEAKER_00] - 55:27 Oke [SPEAKER_00] - 55:28 Apakah ayat itu sudah divalidasi oleh Yesus? [SPEAKER_01] - 55:32 Sudah divalidasi [SPEAKER_01] - 55:33 Justru dia yang berfirman pak [SPEAKER_01] - 55:34 Makanya ditulis para nabi dan para rasul [SPEAKER_00] - 55:37 Abad keberapa? [SPEAKER_01] - 55:39 Jangan tepuk tangan dulu. [SPEAKER_01] - 55:41 Abad keberapa? [SPEAKER_00] - 55:43 Abad keberapa dulu? [SPEAKER_00] - 55:46 Abad keberapa dulu? [SPEAKER_01] - 55:48 Kitab tertua di dunia ini Alkitab, Pak. [SPEAKER_01] - 55:51 Kitab suci dari Israel. [SPEAKER_01] - 55:52 Ini kitab tertua di seluruh dunia. [SPEAKER_01] - 55:54 Mulai abad ke seribu lima ratus tahun sebelum Masehi sampai abad pertama 90 Masehi. [SPEAKER_01] - 56:03 Karena kitab ini terdiri dari kitab-kitab [SPEAKER_00] - 56:06 Bebel itu ditulis abad keempat setelah kematian Yesus [SPEAKER_01] - 56:12 Salah pak [SPEAKER_01] - 56:13 abad keempat itu tahun 400 pak [SPEAKER_01] - 56:16 para rasul aja sudah gak ada di abad kedua [SPEAKER_00] - 56:21 setelah tidak ada Yesus [SPEAKER_00] - 56:23 Yesus bilang di atas langit [SPEAKER_00] - 56:26 kamu jangan ngadang-ngadang kamu [SPEAKER_00] - 56:27 itu ayat odong-odong kamu baca sama jemaatnya kamu [SPEAKER_01] - 56:30 nah itu udah mulai panik dan keserupan nih [SPEAKER_01] - 56:33 bapak tau gak abad keempat itu tahun berapa? [SPEAKER_00] - 56:39 Abad keempat, abad keempat itu. [SPEAKER_01] - 56:42 Tahun berapa? [SPEAKER_01] - 56:45 Ayatnya. [SPEAKER_01] - 56:45 Macet. [SPEAKER_00] - 56:47 Macet apa? [SPEAKER_01] - 56:49 Abad keempat itu tahun berapa? [SPEAKER_00] - 56:52 Pokoknya kamu ayat keempat jumlah sendiri. [SPEAKER_01] - 56:55 Jumlah sendiri? Bapak nggak tahu kan abad keempat itu tahun berapa? [SPEAKER_00] - 57:00 Kamu penulisnya. [SPEAKER_01] - 57:02 Menurut kalian dari gerogorian itu tahun berapa Pak? [SPEAKER_01] - 57:05 Jangan asal ngomong. [SPEAKER_01] - 57:10 Jangan asal ngomong, Pak. [SPEAKER_01] - 57:11 Asal ngomong aja, Bapak ini. [SPEAKER_01] - 57:13 Abad keempat aja nggak tahu tahun berapa. [SPEAKER_01] - 57:18 Yang odong-odong itu Bapak. [SPEAKER_01] - 57:23 Oke, kalau begitu. [SPEAKER_01] - 57:24 Yang pencipta siapa dong, Pak? [SPEAKER_01] - 57:25 Kalau begitu, Pak. [SPEAKER_00] - 57:27 Ya. [SPEAKER_01] - 57:32 Ya, berapa masa dia menciptakan langit dan bumi dan segala isinya? [SPEAKER_00] - 57:36 Enam masa. [SPEAKER_01] - 57:38 Manusia diciptakan masa keberapa kalau betul dia sampai cipta? [SPEAKER_00] - 57:41 Segalanya, semuanya. [SPEAKER_00] - 57:43 Macet. [SPEAKER_01] - 57:46 Jangan macet-macet, macet-macet. [SPEAKER_00] - 57:48 Kamu orang manusia kok kamu Tuhan kan kamu dibilang sang pencipta kan? [SPEAKER_00] - 57:54 Ini otak kamu. [SPEAKER_01] - 57:55 Kalau betul Allah itu sang pencipta, manusia diciptakan masa keberapa Pak? [SPEAKER_01] - 58:01 Hai manusia-manusia diciptakan masa keberapa makanya itu 22 meninggoy [SPEAKER_01] - 58:14 Allahumma ukan menciptakan langit dan bumi dan segalanya dalam [SPEAKER_01] - 58:17 enam masa dalam anak masa lalu manusia diciptakan masa keberapa Pak [SPEAKER_00] - 58:22 Oh kalau Adam diciptakan setelah lengkapnya langit dan bumi di dalam Al-Quran setelah lengkap barulah diciptakan Adam dan Hawa [SPEAKER_01] - 58:35 Hawa? Dimana tertusun nama Hawa pula dalam kitabmu pak? Jangan ngarang pak [SPEAKER_01] - 58:42 dimana tertulis nama hawa [SPEAKER_01] - 58:47 oke yang pertama gak usia dia jawab ya [SPEAKER_01] - 58:49 Allahnya menciptakan manusia [SPEAKER_01] - 58:51 masa keberapa gak tau [SPEAKER_01] - 58:52 sekarang yang kedua dimana tertulis nama hawa dalam kitabmu pak [SPEAKER_00] - 58:55 masa kedua [SPEAKER_01] - 58:59 dimana tertulis [SPEAKER_01] - 59:02 manusia diciptakan masa kedua [SPEAKER_01] - 59:05 dimana tertulis jangan cuman asmong pak [SPEAKER_01] - 59:08 asal ngomong [SPEAKER_00] - 59:13 ini karena [SPEAKER_00] - 59:14 Kamu ini salahnya [SPEAKER_00] - 59:16 Manusia dibilang pencipta [SPEAKER_01] - 59:18 Pak, jangan asmul pak [SPEAKER_01] - 59:19 Jangan asal ngomong pak [SPEAKER_01] - 59:21 Manusia diciptakan masa kedua tetus dimana pak [SPEAKER_01] - 59:23 Ayo pak, jangan ngarang pak [SPEAKER_01] - 59:25 enggak boleh enggak boleh tak iya Pak yang jujur dong Pak [SPEAKER_01] - 59:35 tadi kamu bilang odong-odong ternyata yang udah ngurus siapa Pak Aduh Pak malu lah Pak [SPEAKER_01] - 59:43 lalu atuh Pak semperangan duduk itu saya odong-odong ternyata yang udah ngurus siapa Pak [SPEAKER_01] - 59:50 Tunjukkan dulu dalilnya pak [SPEAKER_01] - 59:54 Tetus dimana masa kedua [SPEAKER_00] - 59:55 Saya mau sibukkan kamu [SPEAKER_00] - 59:57 Orang manusia, orang Tuhan kok ditunjukkan sama manusia [SPEAKER_00] - 59:59 Mau sibukkan [SPEAKER_01] - 60:03 Dimana tertulis bahwa Allahmu menciptakan manusia masa kedua pak [SPEAKER_01] - 60:10 Tundukkan pakai dalil [SPEAKER_01] - 60:12 Dalilnya tertulis dimana pak [SPEAKER_01] - 60:15 Ya dalilnya tertulis dimana pak [SPEAKER_00] - 60:19 kamu ini [SPEAKER_00] - 60:20 tidak dengar maksud saya [SPEAKER_00] - 60:22 maksud saya itu [SPEAKER_01] - 60:27 kena dong bapak sekarang kan [SPEAKER_01] - 60:29 mudu kitab saya odong-odong [SPEAKER_01] - 60:31 ternyata yang odong-odong siapa pak [SPEAKER_01] - 60:36 ayo pak semangat pak semangat pak [SPEAKER_01] - 60:37 tunjukkan pak di dalam kitabmu pak [SPEAKER_01] - 60:39 kalau manusia diciptakan masa kedua pak [SPEAKER_00] - 60:41 Makanya kalau salah mengucapkan, salah mengucapkan dalam hakikat, Tuhan ditunjukkan kepada manusia. [SPEAKER_01] - 60:47 Tunjukkan di dalam kitabmu, manusia di ciptakan masa kedua. [SPEAKER_01] - 60:52 Walah pak. [SPEAKER_01] - 60:55 Sampai kapan bapak ini ngerocos mulu, gak jelas. [SPEAKER_01] - 60:59 Bapak ini yang ngerocos. [SPEAKER_01] - 61:02 Ayo pak semangat, pak semangat, pak semangat. [SPEAKER_01] - 61:04 Kasih semangat dong bapaknya. [SPEAKER_01] - 61:05 Oke tunjukkan, dimana tertulis di dalam kitabmu, manusia di ciptakan masa kedua. [SPEAKER_00] - 61:11 Ya gak ada disitu [SPEAKER_01] - 61:13 Oh berarti onong-onong bapak [SPEAKER_01] - 61:15 Tadi kenapa Bapak bilang masa kedua? [SPEAKER_01] - 61:19 Tapi nggak ada katanya tertulis. [SPEAKER_01] - 61:21 Berarti Bapak odong-odong ini. [SPEAKER_01] - 61:24 Tadi dia bilang kitab saya odong-odong, teman-teman. [SPEAKER_01] - 61:27 Ternyata yang odong-odong adalah siapa? [SPEAKER_00] - 61:30 Menciptakan langit dan bumi. [SPEAKER_00] - 61:32 Sehingga masa itu dilengkapkan semua. [SPEAKER_00] - 61:35 Semua langit dan bumi. [SPEAKER_00] - 61:37 Begitu. [SPEAKER_01] - 61:37 Yang saya tanya manusia, manusia diciptakan masa keberapa? [SPEAKER_00] - 61:43 Oh yang ditanyakan kamu [SPEAKER_00] - 61:44 Gak ada penjelasannya begitu di dalam Al-Quran [SPEAKER_01] - 61:48 Terus mana buku kalau Allah musyam pencipta [SPEAKER_01] - 61:53 Validasinya apa [SPEAKER_01] - 61:54 Kalau Tuhan musyam pencipta [SPEAKER_00] - 61:58 Di dalam Al-Quran [SPEAKER_00] - 62:00 Hai dijelaskan lakat halal insana hiah santakwim sungguh aku ciptakan ke manusia ini dengan keadaan [SPEAKER_01] - 62:08 sempurna termasuk kamu cantik ya kan Iya diciptakan masa keberapa kalau dia nggak bisa [SPEAKER_01] - 62:13 kasih tahu masa keberapa masih ciptakan Bagaimana bisa saya percaya dia menciptakan manusia [SPEAKER_00] - 62:18 validasinya apa yang penting Allah itu disitu endingnya ayat itu Allah menciptakan langit [SPEAKER_00] - 62:26 Nanggit dan bumi dan seisinya diciptakan dengan enam masa. [SPEAKER_01] - 62:30 Walah pak, nggak ada validasinya berarti pak. [SPEAKER_01] - 62:35 Berarti validasi dia yang menciptakan nanggit dan bumi dan segala isinya apa pak? [SPEAKER_00] - 62:39 Kalau Al-Quran itu jelas mikana? [SPEAKER_01] - 62:42 Ya jelasnya di mana? Manusia diciptakan masa keberapa kalau jelas? [SPEAKER_00] - 62:45 Diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW. [SPEAKER_01] - 62:51 saya minta dalil Pak bukan mau cerama di sini [SPEAKER_01] - 62:53 ditulisnya dengan dari tadi muter-muter sana muter sini enggak jelas dengan saya [SPEAKER_01] - 63:02 tanya dalil Pak tertulis dimana manusia diciptakan masa kedua Oh kamu itu kamu [SPEAKER_01] - 63:09 takut ditanyakan karena manusia terus juga terus dimana Hawa terus dimana [SPEAKER_00] - 63:14 Hawa sadarnya jangan ngomong sadar-sadar kamu manusia Tuhan kan [SPEAKER_01] - 63:18 Itu kan katamu pak [SPEAKER_00] - 63:26 Nyatanya bagaimana? Ada fotonya itu berkeliuran. [SPEAKER_01] - 63:29 Justru sang pencipta sejati itu hanya Yeshua Hamoshia. [SPEAKER_01] - 63:34 Kenapa? Banyak nabi yang mengkonfirmasi dia sang pencipta. [SPEAKER_01] - 63:38 Nabi Musa, Nabi Isaiah, Nabi Remia, Rasul Paulus, Rasul Yohanes, Rasul Petrus, [SPEAKER_01] - 63:44 Nabi Jakaria, dan masih banyak nabi-nabi dan rasul-rasul yang lain. [SPEAKER_01] - 63:48 Kemudian manusia diciptakan hari keberapa? [SPEAKER_01] - 63:50 Yeshua bisa memberitahu karena dia sang penciptanya. [SPEAKER_01] - 63:53 Itu bukti validasinya. [SPEAKER_01] - 63:54 Manusia diciptakan hari ke-6 [SPEAKER_01] - 63:57 Kejadian 1 ayat 31 [SPEAKER_01] - 63:59 Itulah bukti validasinya [SPEAKER_01] - 64:01 Bahwa Tuhan Yesus Hamasyah yang menciptakan [SPEAKER_01] - 64:03 Termasuk dirimu [SPEAKER_01] - 64:05 Yang diciptakan [SPEAKER_01] - 64:06 Kamu yang diciptakan [SPEAKER_01] - 64:08 Yesus Hamasyah itu pencipta [SPEAKER_01] - 64:11 Jadi belajar lagi lah pak ya [SPEAKER_01] - 64:12 Jangan seenaknya aja bilang kita bodong-bodong [SPEAKER_01] - 64:15 Ternyata setelah ku tanya [SPEAKER_01] - 64:17 Enggak tahu jawabannya apa [SPEAKER_01] - 64:19 Bertobat lah pak [SPEAKER_01] - 64:20 Kalau diskusi-diskusi dengan santun [SPEAKER_01] - 64:23 Sisi bilang odong-odong [SPEAKER_01] - 64:25 Apa yang ditanya gak bisa jawab [SPEAKER_01] - 64:28 Hanya bisa nyerocos [SPEAKER_00] - 64:31 Halo selamat malam [SPEAKER_01] - 64:38 Ya malam Simbah Santuy bisa buka kamera bang [SPEAKER_01] - 64:41 Ya silahkan saudaraku ada yang mau ditanyakan atau disampaikan [SPEAKER_00] - 64:51 Enggak aku ingin menyapa aja [SPEAKER_01] - 64:55 Oh gitu [SPEAKER_01] - 64:56 Oh [SPEAKER_01] - 64:57 Terima kasih Bang [SPEAKER_00] - 64:58 Semoga Mbaknya sehat-sehat [SPEAKER_01] - 65:01 Amin, amin, makasih Bang [SPEAKER_01] - 65:04 Oke Bang, kalau tidak ada yang ditanyakan Bang [SPEAKER_01] - 65:06 Kita ganti dulu sama yang lain ya [SPEAKER_01] - 65:07 Terima kasih Adonai Yesyuhamasyah memberkatimu dan mengasihimu [SPEAKER_01] - 65:24 Terima kasih teman-teman [SPEAKER_01] - 65:26 Tata playernya [SPEAKER_01] - 65:27 Adonai Yesyuhamasyah memberkati [SPEAKER_01] - 65:44 Selamat malam Eron [SPEAKER_01] - 65:49 Eron selamat malam [SPEAKER_01] - 65:53 Halo [SPEAKER_01] - 65:54 Kok di mute Bang [SPEAKER_01] - 66:05 Selamat malam Darwin [SPEAKER_00] - 66:07 Selamat malam Kak [SPEAKER_01] - 66:09 Silakan buka kamera, Bang. [SPEAKER_01] - 66:11 Ya, segera ya, jangan lama-lama. [SPEAKER_00] - 66:14 Oke, siap. [SPEAKER_01] - 66:23 Loh, pakai baju kok malah kabur, Bang. [SPEAKER_01] - 66:41 Aku ikut masuk, Kakak. [SPEAKER_01] - 66:43 Ya, silakan kirim permintaan ya. [SPEAKER_01] - 66:47 Selamat malam, Aldi. [SPEAKER_01] - 66:49 Selamat malam. [SPEAKER_01] - 66:50 Bisa buka kamera, Bang? [SPEAKER_01] - 66:53 Ya, silakan, Bang. [SPEAKER_01] - 66:55 Ada yang ditanyakan? [SPEAKER_00] - 66:58 Ada. [SPEAKER_00] - 66:59 Ada. [SPEAKER_00] - 67:01 Bukan Kristen, saya Islam [SPEAKER_00] - 67:06 Saya tanyakan ini [SPEAKER_01] - 67:07 Dari berapa Tuhanmu? [SPEAKER_01] - 67:10 Sesuai dengan [SPEAKER_00] - 67:11 Banyak [SPEAKER_01] - 67:15 Yang banyak Tuhan itu penyembah berhala [SPEAKER_01] - 67:18 Penyembah batu, penyembah tugu, penyembah patung [SPEAKER_01] - 67:20 Yang di imamah 26 ayat 1 [SPEAKER_01] - 67:22 Itu yang Tuhannya banyak [SPEAKER_01] - 67:23 Nah kalau Tuhan saya satu bang [SPEAKER_01] - 67:25 Buktinya dimana, dalinya dimana [SPEAKER_01] - 67:27 Yaitu di Efesus 4 ayat 5 [SPEAKER_01] - 67:29 Satu Tuhan, satu iman, satu baptisan [SPEAKER_01] - 67:33 Kemudian juga di ulangan 6 ayat 4 [SPEAKER_01] - 67:38 Semah Israel [SPEAKER_01] - 67:40 Yahweh itu Elohim kita, Yahweh itu Esa [SPEAKER_01] - 67:44 Yudha Satya 25, Elohim yang Esa, juruselamat kita oleh Yeshuah Hamasyah, Tuhan kita, bagi dialah kemuliaan hormat dan kuasa dari segala abad sampai selama-lamanya. [SPEAKER_01] - 67:54 Jadi, kitab suci ini mengajarkan bahwa dia satu-satunya Tuhan Elohim dan Bapak, 2 Thessalonica 2, 16, makanya Tuhan kami itu satu, Esa. [SPEAKER_01] - 68:04 Namanya Yeshuah Hamasyah. [SPEAKER_00] - 68:07 Hmm. [SPEAKER_00] - 68:08 Gitu ya. [SPEAKER_01] - 68:10 Iya, Pak. [SPEAKER_00] - 68:10 Tapi saya dengar-dengar ada Tuhan Bapak, ada Tuhan apa itu? [SPEAKER_00] - 68:16 Apa itu? [SPEAKER_01] - 68:18 Pasti banyak itu Tuhannya. [SPEAKER_01] - 68:21 Bapak tahu nggak? [SPEAKER_01] - 68:22 Begitu banyak agama di dunia ini, 4 ribuan lebih. [SPEAKER_01] - 68:26 Ya. [SPEAKER_01] - 68:27 Tapi hanya kami yang memanggil Tuhan kami yaitu dengan sebutan Bapak. [SPEAKER_01] - 68:33 Karena apa? [SPEAKER_01] - 68:35 Karena kami ini adalah buatan tangannya. [SPEAKER_01] - 68:38 Kami ini adalah anak-anaknya. [SPEAKER_01] - 68:41 Kita adalah ciptaannya, makanya kami panggil dia Bapak. [SPEAKER_01] - 68:44 Sehingga ketika kita beribadah atau memanggil Tuhan Yesyuh, masih tidak perlu teriak. [SPEAKER_01] - 68:50 Dalam hati saja dia tahu kalau kita sedang memanggil dia. [SPEAKER_01] - 68:54 Karena dia Bapak kita yang baik, Bapak yang sangat dekat dengan anak-anaknya. [SPEAKER_01] - 68:57 Sehingga kami itu disebut anak, bukan hamba. [SPEAKER_01] - 69:00 Karena kami disebut anak, maka kami adalah ahli waris kerajaan surga. [SPEAKER_01] - 69:03 Wah, haleluya. [SPEAKER_00] - 69:09 Kan beda itu. [SPEAKER_00] - 69:15 Kenapa dibilang satu? [SPEAKER_01] - 69:18 Iya, dia satu, tapi gelarnya sebutannya banyak. [SPEAKER_01] - 69:21 Dialah gembala yang baik, sang juruselamat, Tuhan di atas segala Tuhan, Raja di atas segala Raja, sang pencipta, singa dari Yehuda. [SPEAKER_01] - 69:33 Wow, haleluya. [SPEAKER_01] - 69:35 Yesua, Hamasya, Lion of Judah. [SPEAKER_01] - 69:40 Karena apa? Dia dijuluki singa dari Yehuda. [SPEAKER_01] - 69:45 Dia disebut penasehat yang ajaib. [SPEAKER_01] - 69:48 Elohim yang perkasa. [SPEAKER_01] - 69:50 Bapak yang kekal. [SPEAKER_01] - 69:52 Raja damai. [SPEAKER_01] - 69:55 Dia hakim adil. [SPEAKER_00] - 69:58 Ada Bapak, ada anak, [SPEAKER_00] - 70:00 ada Yesus. [SPEAKER_01] - 70:02 Gimana itu? [SPEAKER_01] - 70:04 Jadi Yesus Hamasyah adalah [SPEAKER_01] - 70:06 Bapak Tuhan dan Elohim kita. [SPEAKER_01] - 70:10 Terima kasih. [SPEAKER_01] - 70:28 Terima kasih. [SPEAKER_01] - 70:30 Selamat malam Erickson [SPEAKER_01] - 70:32 Waalaikumsalam [SPEAKER_01] - 70:35 Apakah saudara bersedia membuka kamera? [SPEAKER_03] - 70:37 Bisa [SPEAKER_01] - 70:38 Silahkan Bang [SPEAKER_01] - 70:45 Tolong pakai bajunya dulu Pak [SPEAKER_01] - 70:47 Nanti dipikir titok Bapak mau ngapain kesini [SPEAKER_01] - 70:50 Kayak kampanye naked Bang [SPEAKER_03] - 70:54 Iya [SPEAKER_00] - 70:55 Saya mau nanyakan [SPEAKER_01] - 70:58 Oh iya silahkan [SPEAKER_00] - 70:58 Mana yang dulu Nabi Adam dengan [SPEAKER_03] - 71:02 Yesus [SPEAKER_02] - 71:04 Yang lahir [SPEAKER_02] - 71:05 Hahaha [SPEAKER_01] - 71:08 Ya mohon maaf pak, tadi kelihatan semua badannya ya, sekarang tinggal kepalanya doang. [SPEAKER_01] - 71:13 Oke lah, gak apa-apa pak. [SPEAKER_00] - 71:15 Iya. [SPEAKER_01] - 71:18 Sesu dengan dalil pak, di kolosio 1 ayat 17, [SPEAKER_01] - 71:24 bahwa Yesyua ha-mosya itu, [SPEAKER_01] - 71:26 jangan ditunjukkan rokoknya pak, matikan dulu rokoknya. [SPEAKER_01] - 71:31 Lagi mana dia? [SPEAKER_01] - 71:39 Ini pertanyaan kopi paste ya, mana lebih tua ini dengan ini gitu. [SPEAKER_01] - 71:43 Pertanyaan kopi paste. [SPEAKER_01] - 71:45 Iya. [SPEAKER_01] - 71:47 mana dia [SPEAKER_01] - 71:56 udah kemana bapak itu [SPEAKER_01] - 71:59 halo pak dimana dirimu [SPEAKER_01] - 72:04 oh alah kemana dia [SPEAKER_01] - 72:09 ah udah lagi udah ganti lah [SPEAKER_01] - 72:14 nanti naik lagi ya pak [SPEAKER_01] - 72:30 terima kasih [SPEAKER_01] - 72:30 terima kasih pak fel [SPEAKER_01] - 72:33 selamat malam nof [SPEAKER_00] - 72:35 silahkan buka kameranya [SPEAKER_01] - 72:38 bang [SPEAKER_00] - 72:40 Oke. [SPEAKER_00] - 72:46 Ya, malam. [SPEAKER_00] - 72:48 Jadi, tanya ini. [SPEAKER_00] - 72:50 Jadi, agama Kristen ini sama-sama dengan agama Nasrani? [SPEAKER_01] - 72:57 Saya harus berdasarkan kitab suci aja ya, Bang, ya. [SPEAKER_00] - 73:00 Iya, Pak. [SPEAKER_01] - 73:03 Kata Nasrani itu hanya satu kali ditulis... [SPEAKER_01] - 73:06 Di dalam kitab suci dari Israel. [SPEAKER_01] - 73:10 Yang tertulis di kisah Pak Rasul 24 ayat 5. [SPEAKER_01] - 73:17 Sebab setelah mendapati orang ini sebagai pembuat onar. [SPEAKER_01] - 73:20 Dan yang menggerakkan perselisihan di antara semua orang Yahudi di seluruh dunia. [SPEAKER_01] - 73:25 Juga seorang pemimpin sekti orang-orang Nasrani. [SPEAKER_01] - 73:28 Jadi ini adalah tuduhan tertulus kepada Rasul Paulus. [SPEAKER_01] - 73:33 Rasul Paulus didakwa atau dituduh. [SPEAKER_01] - 73:37 Dengan tuduhan pembuat onar, [SPEAKER_01] - 73:39 pembuat onar, [SPEAKER_01] - 73:42 penggerak perselisihan, [SPEAKER_01] - 73:44 dan sekte Nasrani, [SPEAKER_01] - 73:46 tokoh pemimpin sekte Nasrani. [SPEAKER_01] - 73:48 Nah kalau ketiga tuduhan ini ternyata benar kepada Rasul Paulus, [SPEAKER_01] - 73:51 maka Felix akan menjatuhi Paulus hukuman. [SPEAKER_01] - 73:55 Tapi setelah Paulus diberikan waktu untuk membela dirinya, [SPEAKER_01] - 74:00 di kisah parah Rasul 24 ayat 14, [SPEAKER_01] - 74:04 tetapi aku mengakui kepadamu, [SPEAKER_01] - 74:06 Bahwa aku berbakti kepada Elohim. [SPEAKER_01] - 74:14 Di sini Paulus apakah dia mengaku seorang Nasrani atau tidak ya. [SPEAKER_01] - 74:18 Kita temukan jawabannya di kisah perasal 24 ayat 14. [SPEAKER_01] - 74:23 Namun aku mengakui hal ini kepadamu, bahwa sesuai dengan jalan yang mereka sebut sekte, [SPEAKER_01] - 74:28 demikianlah aku beribadah kepada Elohim di luhurku, [SPEAKER_01] - 74:30 dengan memercayai semua yang telah tertulis di dalam Torah dan para nabi. [SPEAKER_01] - 74:34 Jadi Rasul Paulus itu dia adalah pengikut jalan Tuhan, bukan Nasrani. [SPEAKER_01] - 74:41 Nah kalau kita baca di dalam bahasa Ibrani, kisah para Rasul 11 ayat 26, [SPEAKER_01] - 74:48 di Antiochialah, [SPEAKER_01] - 74:50 murid-murid itu pertama sekali disebut Kristen [SPEAKER_01] - 74:54 nah kalau di dalam bahasa Ibrani [SPEAKER_01] - 74:55 ya disitu Meshihim [SPEAKER_01] - 74:57 ya kisah para rasul 11 ayat 26 [SPEAKER_01] - 75:00 nah Kristen itu dari bahasa Yunani [SPEAKER_01] - 75:04 Kristen itu artinya pengikut Kristus [SPEAKER_01] - 75:08 nah kalau dalam bahasa Ibrani [SPEAKER_01] - 75:10 rasul-rasul itu mengatakan mereka Meshihim [SPEAKER_01] - 75:13 Meshihim itu artinya pengikut Mesias [SPEAKER_01] - 75:17 jadi seperti itu Bang [SPEAKER_00] - 75:19 Jadi Nasrani dengan Kristen beda ya? [SPEAKER_01] - 75:23 Iya beda. [SPEAKER_01] - 75:24 Jadi kalau kami itu menyebut Yeshua Hamashiach, kita Mesianik. [SPEAKER_01] - 75:30 Karena artinya pengikut Mesias, pengikut Hamashiach. [SPEAKER_01] - 75:33 Nah kalau disebut Kristen, artinya pengikut Kristus. [SPEAKER_01] - 75:38 Jadi sudah paham ya teman-teman? [SPEAKER_00] - 75:40 Jadi Kristus ini yang apa? [SPEAKER_00] - 75:44 Yesus itu ya? [SPEAKER_01] - 75:46 Iya. [SPEAKER_01] - 75:47 Jadi sebenarnya kan ketika para rasul itu [SPEAKER_00] - 75:50 Kalau saya sih kalau Isa itu lahirnya di Nazaret [SPEAKER_01] - 75:54 Isa lahir di Nazaret [SPEAKER_00] - 75:56 Jadi kalau yang Isa, Nabi Isa yang kami akui itu lahirnya di Nazaret [SPEAKER_01] - 76:01 Oh dimana tertulis pak? [SPEAKER_01] - 76:03 Monmah Pak [SPEAKER_00] - 76:04 Rasul dari Nazaret [SPEAKER_00] - 76:06 Kalau tertulis-tertulis itu [SPEAKER_00] - 76:10 Tidak semua tertulis [SPEAKER_00] - 76:11 Karena itu kan dalam sejarah [SPEAKER_00] - 76:13 Bukan selalu tertulis [SPEAKER_00] - 76:15 Soalnya Nabi Isa lahir di Nazaret [SPEAKER_00] - 76:17 Itu tidak ada dalam kitab [SPEAKER_00] - 76:19 Itu di sejarah [SPEAKER_00] - 76:20 Sama juga di kanan [SPEAKER_01] - 76:21 Di sejarah mana? [SPEAKER_00] - 76:22 Ada tidak perintah nyanyi-nyanyi kerja? [SPEAKER_00] - 76:24 Ada tidak perintah nyanyi-nyanyi kerja? [SPEAKER_01] - 76:27 Ada, ada, ada [SPEAKER_01] - 76:29 Nanti saya akan tunjukkan dalilnya [SPEAKER_00] - 76:31 Kalau tertulis-tertulis [SPEAKER_00] - 76:32 Jadi kalau kami kan Isa Al-Mahsi itu lahirnya di Nazaret, maka itu munculnya agama Nasrani berasal dari kata Nazaret. [SPEAKER_00] - 76:43 Berarti Yesus dengan Isa beda kali ya karena agama Kristen tadi. [SPEAKER_01] - 76:47 Baik, kalau begitu bisa tunjukkan sejarawan mana yang menuliskan bahwa ada di Nazaret yang bernama Isa pernah lahir? [SPEAKER_01] - 76:55 Tunjukkan pak, siapa nama sejarahnya, sejarawannya [SPEAKER_00] - 76:59 Aku pula yang disuruh searching pak [SPEAKER_01] - 77:06 Bapak harus bertanggung jawabkan narasimu disini, jangan asal ngomong [SPEAKER_00] - 77:10 Itu sejarah, jadi lahirnya memang di dalam kitab Anda [SPEAKER_00] - 77:16 Tapi kalau saya yang Isa itu lahirnya di Nazaret, maka buntullah Adama Nasrani [SPEAKER_01] - 77:23 Iya tertulis dimana dan siapa sejarawan yang menuliskan bahwa Nabi Isa itu lahir di Nazaret [SPEAKER_00] - 77:30 Ya searching aja Google [SPEAKER_01] - 77:32 Kok aku disuruh pula searching di Google, gak ada apa di Google tertulis seperti itu [SPEAKER_01] - 77:36 Ada [SPEAKER_00] - 77:37 Ada di Nazaret. [SPEAKER_01] - 77:39 Itu buatan siapa? [SPEAKER_01] - 77:40 Buatan siapa dulu? [SPEAKER_00] - 77:41 Masa ada Mas Rani itu berasal dari kota Nazaret. [SPEAKER_01] - 77:44 Pak, Nazaret itu apa-apa? [SPEAKER_01] - 77:46 Tahu nggak di mana, Pak? [SPEAKER_01] - 77:47 Nazaret itu tahu nggak di mana, Nazaret itu? [SPEAKER_00] - 77:50 Kalau namanya sekarang, nanti daerahnya itu kan saya... [SPEAKER_01] - 77:53 Itu di Israel Pak [SPEAKER_01] - 77:56 Gak pernah ada di Nazareth [SPEAKER_01] - 77:58 Lahir namanya Isa Pak [SPEAKER_01] - 77:59 Gak pernah Pak [SPEAKER_01] - 78:00 Lalu kenapa Bapak bilang [SPEAKER_01] - 78:03 Nabi Isa lahir di Nazareth [SPEAKER_00] - 78:05 Itu maksudnya saya bilang [SPEAKER_00] - 78:06 Kata agama Nazrani itu berasal dari [SPEAKER_00] - 78:09 Kata Nazareth di kota Nazareth [SPEAKER_00] - 78:11 Tempat lahirnya Nabi Isa [SPEAKER_00] - 78:13 Jadi mungkin kalau Kristusnya [SPEAKER_00] - 78:14 Yesusnya itu beda mungkin dengan Nabi Isa [SPEAKER_00] - 78:17 Itu aja maka munculnya agama Kristen [SPEAKER_01] - 78:20 Pak jangan asal ngomong Pak [SPEAKER_01] - 78:22 Siapa sejarawan yang menuliskan bahwa Nabi Isa lahir di Nazareth? [SPEAKER_00] - 78:29 Ya, kita buka Google ya, searching Google. [SPEAKER_00] - 78:32 Kamu searching aja Google. [SPEAKER_00] - 78:34 Itu makanya Nazareth itu kata... [SPEAKER_01] - 78:36 Nggak ada, Pak. [SPEAKER_01] - 78:38 Nggak ada, Pak. [SPEAKER_01] - 78:40 Di Nazareth lahir namanya Nabi Isa, Pak. [SPEAKER_00] - 78:42 Yang saya ketahui dan saya pernah pelajari itu. [SPEAKER_01] - 78:46 Kamu belajar dari mana, Pak? [SPEAKER_00] - 78:49 Ya, dari SD saya belajar itu kok. [SPEAKER_01] - 78:51 Hai dari SD mana gimana Kok bisa kalian mempelajari sesuatu yang tidak terjadi gitu loh nggak pernah [SPEAKER_01] - 78:57 ada di Nasrid nama lahir nama Nabi Isa Pak nggak pernah jangan kamu warna Tuhan itu di Israel orang [SPEAKER_01] - 79:07 Israel tidak pernah punya nabi namanya Nabi Isa Pak nggak pernah orang saya tidak pernah punya [SPEAKER_01] - 79:15 nabi-nabi Nabi Isa [SPEAKER_00] - 79:17 Tapi saya bilang kalau kepercayaan. [SPEAKER_01] - 79:19 Makanya tidak pernah ada Nabi Isa lahir di Nasaret. [SPEAKER_01] - 79:21 Nabinya orang Israel tapi ya. [SPEAKER_01] - 79:23 Nggak pernah ada. [SPEAKER_01] - 79:24 Karena Nasaret itu ada di Israel. [SPEAKER_00] - 79:26 Itu kan kamu yang bilang. [SPEAKER_00] - 79:28 Memang dia diutus. [SPEAKER_00] - 79:30 Memang dimana lahirnya di Israel. [SPEAKER_00] - 79:32 Dimana tadi bilang Nasaret itu Israel. [SPEAKER_01] - 79:35 Kamu ngerti nggak sih Pak? [SPEAKER_01] - 79:36 Saya ini nggak percaya sama Nabi Isa. [SPEAKER_01] - 79:40 Karena itu Nabi mu. [SPEAKER_01] - 79:42 Tapi kamu tadi mengatakan bahwa Isa itu lahir di Nasaret. [SPEAKER_01] - 79:46 siapa pula sejarawan yang menuliskan Nabi Isa lahir di Nazaret itu kan kamu nggak percaya cuma [SPEAKER_01] - 79:55 Nabi Isa lahir di Nazaret maka agamanya dari mana Bapak tahu dari mana Bapak tahu itu dari [SPEAKER_01] - 80:04 sejarah yang pernah saya tahu enggak pernah ada sejarah menyatakan Nabi Isa lahir di Nazaret Pak [SPEAKER_00] - 80:09 jangan ngarang Pak ya nggak bisa kamu percaya bisa [SPEAKER_01] - 80:14 Ya enggak lah, saya enggak percaya sama Nabi Isa [SPEAKER_01] - 80:19 Saya enggak pernah berdoa kepada Isa [SPEAKER_01] - 80:21 Saya enggak percaya dia Nabi-Ku [SPEAKER_01] - 80:22 Saya enggak percaya dengan Nabi Isa, Pak [SPEAKER_00] - 80:24 Maka muncul agama Nasrani [SPEAKER_00] - 80:28 Nasrani itu berasal dari kata Nazareth [SPEAKER_01] - 80:31 memang sulit [SPEAKER_01] - 80:33 saudaraku [SPEAKER_00] - 80:37 terima kasih kak Enita [SPEAKER_01] - 80:47 pak jangan [SPEAKER_01] - 80:48 ngarang pak, jangan asbun [SPEAKER_01] - 80:50 jangan asal bunyi aja bapak ini [SPEAKER_01] - 80:52 Biar Bapak tahu, tidak pernah ada sejarawan atau tokoh-tokoh dari manapun yang menuliskan Nabi Isa itu lahir di Nasaret. [SPEAKER_01] - 81:01 Karena Nasaret itu Israel, Pak. [SPEAKER_00] - 81:04 Ya, memang Israel. Jadi kamu baca ini Matthew 15.24. [SPEAKER_01] - 81:19 Jawab Yesua. [SPEAKER_01] - 81:20 Kalau kamu kan bicara... [SPEAKER_01] - 81:21 jawab iswa, aku diutus hanya kepada domba-domba [SPEAKER_01] - 81:24 yang hilang dari umat Israel [SPEAKER_01] - 81:26 nah dimana disitu tertulis Nabi Isa lahir di Nasaret [SPEAKER_00] - 81:29 lahirnya itu gak harus dikulis [SPEAKER_00] - 81:35 itu kan sejarah [SPEAKER_00] - 81:38 Pak [SPEAKER_00] - 81:39 saya kasih tau sama Bapak [SPEAKER_01] - 81:41 Pak, Pak, Pak, bentar Pak [SPEAKER_01] - 81:43 Pak, bentar dulu Pak, biar clear dulu nih mengenai Nabi Isa ini. [SPEAKER_01] - 81:47 Pak, wake up, wake up, wake up. [SPEAKER_01] - 81:49 Wake up, sadar. [SPEAKER_01] - 81:50 Nggak pernah ada orang Israel punya Nabi namanya Isa dan lahir di Nasaret. [SPEAKER_01] - 81:55 Oke, terima kasih. [SPEAKER_01] - 82:00 Udah cukup Pak, mohon maaf Pak. [SPEAKER_01] - 82:03 Mohon maaf, mohon maaf. [SPEAKER_01] - 82:04 Kamu itu bicara nggak pakai dalil, nggak pakai data. [SPEAKER_01] - 82:07 Saya tanya sejarahnya siapa, nggak bisa juga jawab. [SPEAKER_01] - 82:09 Jadi nggak boleh ngarang-ngarang di sini Pak. [SPEAKER_01] - 82:11 Terima kasih [SPEAKER_01] - 82:14 Adonai syuhamasya memberkatimu [SPEAKER_01] - 82:17 Belajar lagi pak wake up ya [SPEAKER_01] - 82:20 Wake up sadar [SPEAKER_01] - 82:21 Gak pernah orang Israel punya nabi namanya nabi Isa [SPEAKER_01] - 82:23 Dan lahir di Nasaret [SPEAKER_01] - 82:31 Selamat malam Riris [SPEAKER_00] - 82:36 Malam [SPEAKER_01] - 82:39 Oh saya pikir tadi perempuan ternyata laki-laki [SPEAKER_01] - 82:42 Bisa buka kamera bang [SPEAKER_00] - 82:54 Ya mbak maaf [SPEAKER_00] - 82:56 Mengganggu ya [SPEAKER_00] - 82:57 Saya mau tanya, itu Yesus Tuhannya Sampian itu ya, itu sama Bunda Mariam itu duluan mana Pak? [SPEAKER_01] - 83:14 Yesua itu adalah yang ada dan yang ada yang Maha Kuasa Wayu 1 dan 8 karena dia yang awal dan akhir. [SPEAKER_01] - 83:23 Kalau saya 1 ayat 17, dia ada terlebih dahulu dari segala sesuatu, [SPEAKER_01] - 83:27 dan segala sesuatu terkandung di dalam dia. [SPEAKER_01] - 83:29 Jadi dia adalah sang sumber segala sesuatu. [SPEAKER_01] - 83:32 Jadi tidak layak disandingkan dengan umur manusia termasuk Miriam. [SPEAKER_01] - 83:35 Karena Miriam itu adalah... [SPEAKER_01] - 83:37 Wanita atau perawan yang dipilih Yesua di abad pertama sebagai wadah kedatangannya. [SPEAKER_01] - 83:43 Jadi Miriam itu adanya di abad pertama. [SPEAKER_01] - 83:47 Sedangkan Yesua itu sudah ada sebelum segala sesuatu ada Pak. [SPEAKER_01] - 83:52 Sebelum segala sesuatu. [SPEAKER_01] - 83:54 Termasuk apapun di dalam semesta ini. [SPEAKER_01] - 83:57 Yesua itu yang pertama ada. [SPEAKER_00] - 83:59 Kok Yesua itu masih dilahirkan Pak? [SPEAKER_01] - 84:02 Karena dia seorang pencipta yang datang ke dunia. [SPEAKER_01] - 84:05 Ya kenapa kok masih dilahirkan kalau emang sang pencipta, kenapa kok masih dilahirkan? [SPEAKER_01] - 84:11 Karena dia sendiri menubatkan dia akan datang melalui proses kelahiran. [SPEAKER_01] - 84:14 Jadi jauh sebelum... [SPEAKER_01] - 84:16 Terus yang melahirkan Ibu Mariam itu siapa? [SPEAKER_01] - 84:18 Jadi gini, ya dengar dulu, ribuan tahun sebelumnya, ribuan tahun sebelum dia datang melalui proses kelahiran, [SPEAKER_01] - 84:28 dia sudah menubatkan dia akan datang melalui seorang perempuan yang tertulis di kejadian 3.15, ya kan? [SPEAKER_01] - 84:35 Yang menciptakan Ibu Mariam ini siapa? [SPEAKER_01] - 84:38 Kalau masih kan Tuhan Mbaknya masih dilahirkan. [SPEAKER_00] - 84:42 Masih ada di kandungan. [SPEAKER_01] - 84:43 Itu yang melahirkan, yang menciptakan Ibu Mariam ini siapa? [SPEAKER_01] - 84:47 Fokus kepada penjelasan Hos. [SPEAKER_01] - 84:51 Yesua itu adalah sang pencipta itu sendiri... [SPEAKER_01] - 84:56 Dia sudah menubuatkan bahwa dia akan datang melalui proses kelahiran. [SPEAKER_01] - 85:02 Gitu ya Pak, ya. Terima kasih. [SPEAKER_01] - 85:04 Tuhan Yesus hamasya memberkatimu. [SPEAKER_01] - 85:18 Karena Tuhan kami itu dasyat. [SPEAKER_01] - 85:21 Sebelum dia datang melalui proses kelahiran, [SPEAKER_01] - 85:23 dia sudah menubuatkan ribuan tahun sebelum dia lahir. [SPEAKER_01] - 85:26 Dia sudah menubuatkan dia akan datang melalui seorang perempuan. [SPEAKER_01] - 85:29 3.15 [SPEAKER_01] - 85:32 Jaringannya kurang bagus bang [SPEAKER_01] - 85:38 Tolong dibagusin ya [SPEAKER_01] - 85:57 Selamat malam [SPEAKER_01] - 85:58 Dapur Glosir [SPEAKER_00] - 86:00 Selamat malam kak [SPEAKER_01] - 86:02 Silahkan buka kameranya bang [SPEAKER_00] - 86:09 Saya anak kecil boleh [SPEAKER_00] - 86:11 Tanya gak [SPEAKER_01] - 86:13 Anak kecil yang saya lihat kamu udah besar [SPEAKER_01] - 86:16 Disitu bang [SPEAKER_01] - 86:19 Emang umur kamu berapa bang [SPEAKER_00] - 86:22 Masih 16 tahun. [SPEAKER_01] - 86:25 Walah, 16 tahun udah merokok. [SPEAKER_00] - 86:30 Bukan, ini bapaknya. [SPEAKER_00] - 86:32 Ini kan judulnya Yehua. [SPEAKER_01] - 86:36 Yahweh Yeshua Sang Pencipta. [SPEAKER_01] - 86:38 Ya, nah kenapa gitu Sang Pencipta dia kok pasrah ketika dia disalib? [SPEAKER_00] - 86:47 Kenapa dia nggak mengeluarkan kekuatan atau apa gitu? [SPEAKER_00] - 86:51 Kejahatan. [SPEAKER_01] - 86:53 karena sudah [SPEAKER_01] - 86:55 eh jangan kelihatan [SPEAKER_01] - 86:57 asapnya [SPEAKER_01] - 86:57 tolong dimatikan dulu asapnya itu [SPEAKER_00] - 87:00 kenapa kak? [SPEAKER_00] - 87:07 oke [SPEAKER_01] - 87:09 kejadian tiga [SPEAKER_01] - 87:12 Ayat 15. [SPEAKER_01] - 87:14 Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini. [SPEAKER_01] - 87:18 Antara keturunanmu dan keturunannya. [SPEAKER_01] - 87:20 Keturunannya akan meremukan kepalamu. [SPEAKER_01] - 87:22 Dan engkau akan meremukan tumitnya. [SPEAKER_01] - 87:24 Jadi ini harus tergenapi. [SPEAKER_01] - 87:26 Kalau Yeshuah ha-Mosya. [SPEAKER_01] - 87:28 Dia tidak mau disalib. [SPEAKER_01] - 87:29 Dia mengeluarkan kekuatannya pada saat diatas kius salib. [SPEAKER_01] - 87:33 Dia artinya. [SPEAKER_01] - 87:34 Dia tidak menggenapi kejadian 3.15. [SPEAKER_01] - 87:38 Jadi caranya dia meremukan kepala si ular. [SPEAKER_01] - 87:42 Yaitu kutuk maut ya [SPEAKER_01] - 87:44 Itu dengan cara kematiannya [SPEAKER_01] - 87:46 Karena ketika dia mati [SPEAKER_01] - 87:48 Dia meremukan kepala si ular [SPEAKER_01] - 87:49 Dia menebus kita dari dalam maut [SPEAKER_01] - 87:50 Dia bangkit berangkat tiga [SPEAKER_01] - 87:52 Makanya ini harus digenapi [SPEAKER_01] - 87:54 Kemudian juga di Yesaya 53 [SPEAKER_01] - 88:00 Yesaya 53 ayat 3 sampai 5 ya [SPEAKER_01] - 88:08 Ia dihina dan dihindari orang. [SPEAKER_01] - 88:10 Seorang yang penuh kesengsaraan, yang menderita kesakitan. [SPEAKER_01] - 88:14 Ia sangat dihina, sehingga orang menutup mukanya terhadap dia, [SPEAKER_01] - 88:18 dan bagi kita pun dia tidak masuk hitungan. [SPEAKER_01] - 88:20 Tetapi, sesungguhnya penyakit kitalah yang ditanggungnya, [SPEAKER_01] - 88:24 dan kesengsaraan kitalah yang dipikulnya. [SPEAKER_01] - 88:27 Padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul, dan ditindas Elohim. [SPEAKER_01] - 88:31 Tetapi, [SPEAKER_01] - 88:32 Dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukan oleh karena kejahatan kita. [SPEAKER_01] - 88:40 Ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh. [SPEAKER_01] - 88:50 Jadi kalau Yesyuh Hamasyah tidak melakukan penyaliban atau tidak mau disalib, dia kabur dari penyaliban... [SPEAKER_01] - 88:57 Nubuatan dia tidak tergenapi. [SPEAKER_01] - 88:59 Karena Yesyuham masih adalah Tuhan yang mahatau. [SPEAKER_01] - 89:02 Dia setia kepada hukumnya. [SPEAKER_01] - 89:05 Dia setia kepada janjinya. [SPEAKER_01] - 89:06 Maka dia harus menggenapi ini. [SPEAKER_01] - 89:08 Melalui penderitaannya [SPEAKER_01] - 89:10 Melalui keselesaannya [SPEAKER_01] - 89:11 Kita diselamatkan [SPEAKER_01] - 89:13 Sebab kalau Yesyuh Hamasyah tidak mau disalib [SPEAKER_01] - 89:15 Tidak ada keselamatan [SPEAKER_01] - 89:16 Kalau Yesyuh Hamasyah tidak mau mati dan bangkit [SPEAKER_01] - 89:19 Tidak ada kebangkitan [SPEAKER_01] - 89:21 Tetapi kenapa di Aicaman ada kebangkitan [SPEAKER_01] - 89:24 Karena Yesyuh Hamasyah telah menembus kita dari kutuk maut [SPEAKER_01] - 89:27 Dengan cara apa dia mati dan bangkit pada hari yang ketiga [SPEAKER_01] - 89:31 Supaya setiap orang yang percaya kepadanya [SPEAKER_01] - 89:33 Tidak binasa [SPEAKER_01] - 89:34 Melainkan beroleh hidup yang kekal [SPEAKER_01] - 89:37 Begitu deh, makanya kenapa di hari caman ada kebangkitan? [SPEAKER_01] - 89:41 Karena Yeshu Hamasya telah menembus kita dari kutub maut, dari dunia kematian [SPEAKER_01] - 89:47 Makanya Yeshu Hamasya berfirman di Yohani 11 ayat 25 [SPEAKER_01] - 89:52 Akulah kebangkitan dan hidup, bareng siapa percaya kepadaku, ia akan hidup sekalipun ia mati [SPEAKER_01] - 90:02 Seperti itu deh [SPEAKER_01] - 90:04 makanya di akhir jaman ada kebangkitan karena apa? [SPEAKER_01] - 90:07 Yeshu Hamasya telah menembus kita dari kutub maut [SPEAKER_01] - 90:13 oke, terima kasih deh sudah bertanya ya [SPEAKER_01] - 90:15 semangat [SPEAKER_01] - 90:17 Tuhan Yeshu Hamasya [SPEAKER_01] - 90:20 oh ya silahkan [SPEAKER_05] - 90:23 jadi kan kita itu diselamatkan ya? [SPEAKER_01] - 90:27 ya diselamatkan oleh Tuhan Yeshu Hamasya yang percaya kepadanya ya [SPEAKER_01] - 90:31 yang percaya [SPEAKER_00] - 90:32 apakah kita setelah percaya [SPEAKER_00] - 90:35 ya [SPEAKER_00] - 90:35 Berarti kita boleh berbuat maksiat karena kan kita udah diselamatkan. [SPEAKER_01] - 90:41 Oke, dulu sebelum kita percaya kita kan manusia berdosa kan dek? [SPEAKER_01] - 90:46 Nah, karena kita manusia berdosa maka firman Tuhan tertulis di kisah para sudut ayat 38. [SPEAKER_01] - 90:55 Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis di dalam nama Yesyua Hamosya [SPEAKER_01] - 91:04 Untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia roh kudus [SPEAKER_01] - 91:11 Nah kita dibaptis di dalam nama Tuhan Yesyua Hamosya [SPEAKER_01] - 91:14 Sehingga kita menjadi apa? [SPEAKER_01] - 91:18 Ciptaan baru yaitu 2 Korintus 5 ayat 17 [SPEAKER_01] - 91:25 Jadi siapa yang ada dalam Kristus, siapa yang ada dalam Hamasyah, [SPEAKER_01] - 91:29 ia adalah ciptaan baru. [SPEAKER_01] - 91:31 Yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. [SPEAKER_01] - 91:34 Makanya di Efesus 4, Efesus 4 ayat 28-29, [SPEAKER_01] - 91:44 orang yang mencuri, janganlah ia mencuri lagi. [SPEAKER_01] - 91:48 Artinya orang yang berbuat maksiat, janganlah ia berbuat seperti itu. [SPEAKER_01] - 91:55 Tetapi hendaklah dia hidup dalam kekudusan [SPEAKER_01] - 92:01 Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu [SPEAKER_01] - 92:03 Tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun [SPEAKER_01] - 92:06 Dimana perlu supaya mereka yang mendengarnya beroleh kasih karunia [SPEAKER_01] - 92:09 Jadi kalau kita sudah disusikan [SPEAKER_01] - 92:11 Sudah dibersihkan dengan darah Yeshu Hamasyah [SPEAKER_01] - 92:15 Jangan kotor lagi deh [SPEAKER_01] - 92:16 Jangan sembarang lagi main dosa [SPEAKER_01] - 92:18 Berbuat dosa [SPEAKER_01] - 92:20 Artinya kita harus hidup dalam kekudusan [SPEAKER_01] - 92:21 Karena kita sudah ditebus [SPEAKER_01] - 92:23 Orang yang sudah ditebus itu harus hidup dalam kekudusan [SPEAKER_01] - 92:28 Jadi hidup kita gak boleh sembarangan [SPEAKER_01] - 92:30 Sehingga kita pengikut Yesyua ha-Masyiah [SPEAKER_01] - 92:34 Itu memang berbeda dengan dunia [SPEAKER_01] - 92:36 Jangankan berbuat mak XIAT [SPEAKER_01] - 92:40 Menonton film biru aja gak boleh dek [SPEAKER_01] - 92:46 Main game terus-terusan aja gak boleh dek [SPEAKER_01] - 92:49 Saking kudusnya hidup dalam Tuhan Yesyua ha-Masyiah [SPEAKER_00] - 92:53 Kamu [SPEAKER_01] - 92:55 Iya, karena kita sudah ditebus, kita sudah diampuni. [SPEAKER_01] - 92:59 Makanya hidup kita itu berkualitas. [SPEAKER_01] - 93:03 Tidak sama dengan dunia. [SPEAKER_01] - 93:07 Jadi, Galatia 6 ayat 7, [SPEAKER_01] - 93:10 Janganlah sesat Elohim tidak bisa dipermainkan. [SPEAKER_01] - 93:13 Sebab apa yang kamu tabur, itu yang akan kamu tuai. [SPEAKER_01] - 93:16 Tuhan kita memang Yesyuh Hamosya itu adalah Bapak yang penuh kasih. [SPEAKER_01] - 93:19 Tetapi ketika dia mengampunimu, menyelamatkanmu, bukan berarti hidupmu sembarangan. [SPEAKER_01] - 93:25 Oke, terima kasih adek sudah bertanya. [SPEAKER_01] - 93:29 Adonai suhamasi amangasimu dek. [SPEAKER_01] - 93:55 Selamat malam Ring Debat Agama. [SPEAKER_01] - 94:02 Silahkan buka kamera saudaraku. [SPEAKER_01] - 94:13 Silahkan abang. [SPEAKER_01] - 94:19 Malam? Di sini udah malam bang? [SPEAKER_03] - 94:22 Jelas suaranya bang. [SPEAKER_03] - 94:30 Ya, bisa kita lanjut? [SPEAKER_01] - 94:41 Ya silahkan Bang, pertanyaannya apa Bang? [SPEAKER_01] - 94:43 Saya nungguin loh dari tadi. [SPEAKER_03] - 94:47 Iya, iya. [SPEAKER_01] - 94:49 Ya silahkan Bang, pertanyaannya apa? [SPEAKER_03] - 94:50 Di situ temanya, [SPEAKER_03] - 94:52 Yesua sangat mencipta gitu kan. [SPEAKER_03] - 94:57 Apakah Yesua itu Bapak? [SPEAKER_01] - 95:02 Apakah Yesua itu Bapak? [SPEAKER_01] - 95:04 Baik, langsung firman Tuhan aja yang jawab ya. [SPEAKER_01] - 95:07 Ya, ya. [SPEAKER_01] - 95:14 Apakah Yesyua itu Bapak? [SPEAKER_01] - 95:16 Yesaya 9 ayat 5. [SPEAKER_01] - 95:23 Yesaya 9 ayat 5 ya. [SPEAKER_01] - 95:26 Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, [SPEAKER_01] - 95:29 seorang putra telah diberikan untuk kita, [SPEAKER_01] - 95:31 lambang pemerintahan ada di atas bahunya, [SPEAKER_01] - 95:34 dan namanya disebut penasehat ajaib, [SPEAKER_01] - 95:37 Elohim yang perkasa, [SPEAKER_01] - 95:39 Bapak yang kekal, [SPEAKER_01] - 95:41 Raja Damai. [SPEAKER_01] - 95:42 Terus satu lagi. [SPEAKER_01] - 95:46 2 Korintus 1 ayat 3. [SPEAKER_01] - 95:52 Terpujilah Elohim Bapak, Tuhan kita Yesyua Hamasyah, Bapak yang penuh belas kasihan dan Elohim sumber segala penghiburan. [SPEAKER_01] - 96:03 Jadi Yesyua Hamasyah itu adalah Bapak yang baik, Bapak yang mulia, Bapak yang kekal. [SPEAKER_01] - 96:12 Sudah jelas bang? [SPEAKER_03] - 96:15 Yohanes 17 nomor 1, demikianlah kata Yesus. [SPEAKER_03] - 96:20 Lalu ia mengadah ke langit dan berkata, Bapak telah tiba saatnya. [SPEAKER_03] - 96:25 Permuliakanlah anakmu ini [SPEAKER_03] - 96:27 Supaya amenakmu dipermuliakan [SPEAKER_03] - 96:31 Ketika Yesus berdoa [SPEAKER_03] - 96:32 Itu berdoa kepada siapa? [SPEAKER_03] - 96:35 Apakah berdoa kepada dirinya sendiri? [SPEAKER_03] - 96:36 Kalau Yesus itu Bapak sendiri [SPEAKER_01] - 96:40 Oke [SPEAKER_01] - 96:42 Yohanes 17 saya 1 [SPEAKER_01] - 96:43 Yesua mengatakan hal ini [SPEAKER_01] - 96:46 Dan dia mengangkat [SPEAKER_01] - 96:49 Dan dia mengangkat [SPEAKER_01] - 96:51 Atau menengadah ke langit ya [SPEAKER_01] - 96:54 Dan berkata [SPEAKER_03] - 96:55 Dan berkata [SPEAKER_01] - 96:58 Dan berkata, Bapak waktunya sudah tiba, muliakanlah putramu supaya putramu juga mempermuliakan engkau. [SPEAKER_01] - 97:07 Nah, sesuai dengan firman Bapak, diulangan 32 ayat 40. [SPEAKER_01] - 97:28 Ulangan 32 ayat 39, 29. [SPEAKER_01] - 97:31 29. [SPEAKER_01] - 97:34 39-40 ya. [SPEAKER_01] - 97:39 Lihatlah sekarang bahwa aku, akulah dia. [SPEAKER_01] - 97:43 Tidak ada Elohim kecuali aku. [SPEAKER_01] - 97:45 Akulah yang mematikan dan yang menghidupkan. [SPEAKER_01] - 97:47 Aku telah meremukan tetapi akulah yang menyembuhkan. [SPEAKER_01] - 97:50 Dan seorang pun tidak ada yang dapat melepaskan dari tanganku. [SPEAKER_01] - 97:53 Sesungguhnya aku mengangkat tanganku ke langit. [SPEAKER_01] - 97:57 Dan berfirman demi aku yang hidup selama-lamanya. [SPEAKER_01] - 98:01 Ini kan Bapak berfirman di ulangan 32, 39 sampai 40 [SPEAKER_01] - 98:06 Dia mengangkat tangannya ke langit [SPEAKER_01] - 98:08 Kan Bapak itu roh [SPEAKER_01] - 98:10 Bapak itu cahaya terang tak terhampiri [SPEAKER_01] - 98:12 Jadi kapan dia punya tangan mengangkat tangan ke langit [SPEAKER_01] - 98:15 Ketika dia datang berkenosis [SPEAKER_01] - 98:17 Makanya Bapak menyatakan akulah dia [SPEAKER_01] - 98:20 Jadi ketika dia datang ke dunia dalam rupa seperti kita manusia [SPEAKER_01] - 98:23 Bapak sudah menyatakan akulah dia [SPEAKER_01] - 98:26 Aku tetap dia [SPEAKER_01] - 98:28 Sama seperti nubuatan di Yesaya 43.10 [SPEAKER_01] - 98:33 Dan hambaku yang telah kupilih [SPEAKER_01] - 98:35 Supaya kamu percaya bahwa aku tetap dia [SPEAKER_01] - 98:40 Nah ketika dia datang dalam rupa seorang hamba [SPEAKER_01] - 98:43 Bapak sudah menyatakan sama kita [SPEAKER_01] - 98:44 Aku tetap dia [SPEAKER_01] - 98:46 Nah seperti itu [SPEAKER_03] - 98:48 Kalau emang Yesus itu Bapak sendiri [SPEAKER_03] - 98:52 Kenapa Yesus berkata di Yohanes 20.17 [SPEAKER_03] - 98:56 Aku akan pergi kepada Bapakku dan kepada Bapamu [SPEAKER_03] - 99:01 Kepada Allahku dan Allahmu [SPEAKER_03] - 99:04 Kalau dia berdiam di atas diri sendiri [SPEAKER_03] - 99:07 Kenapa Yesus berkata seperti itu? [SPEAKER_01] - 99:10 Maaf ya tidak ada disitu Allah ya [SPEAKER_01] - 99:13 Itu terjemahan LAI [SPEAKER_01] - 99:15 Tapi kalau tulisan para rasul tidak ada disitu Allah [SPEAKER_01] - 99:18 Karena orang Israel tidak pernah menyembah Allah ya [SPEAKER_01] - 99:21 Nah seperti ini bunyinya bang [SPEAKER_01] - 99:23 Yesua berkata kepadanya [SPEAKER_01] - 99:25 Ya [SPEAKER_01] - 99:27 Janganlah menjama aku sebab aku belum naik kepada bapaku [SPEAKER_01] - 99:30 Namun pergilah kepada saudara-saudaraku [SPEAKER_01] - 99:32 Dan katakanlah kepada mereka [SPEAKER_01] - 99:34 Aku naik kepada bapaku dan bapamu juga Elohimku dan Elohimmu [SPEAKER_01] - 99:38 Maria Magdalena pergi kepada murid untuk mengabarkan bahwa dia telah melihat Tuhan. [SPEAKER_01] - 99:43 Dan dia telah mengatakan hal-hal itu kepadanya. [SPEAKER_01] - 99:46 Dari mana Maria Magdalena tahu itu Tuhan? [SPEAKER_01] - 99:49 Dari firman Yesua di ayat 17-nya. [SPEAKER_01] - 99:52 Karena gini, di Filipi 2 ayat 6-8. [SPEAKER_01] - 99:59 Firman Tuhan tertulis, Filipi 2 ayat 6-8. [SPEAKER_01] - 100:08 Yang walaupun dalam rupa Elohim tidak menganggap kesetaraan dengan Elohim itu sebagai milik yang harus dipertahankan, [SPEAKER_01] - 100:16 melainkan telah mengosongkan dirinya sendiri dan mengambil rupa seorang hamba dan menjadi sama dengan manusia. [SPEAKER_01] - 100:22 Dan dalam keadaan sebagai manusia, ia telah merendahkan dirinya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib. [SPEAKER_01] - 100:30 Nah, jadi Bapak itu kan pernah berkenosis. [SPEAKER_01] - 100:34 Filipi ya? [SPEAKER_01] - 100:34 Iya, Filipi 2 ayat 6-8. [SPEAKER_01] - 100:38 Iya. [SPEAKER_01] - 100:39 Filipi 2 ayat 6-8 [SPEAKER_01] - 100:41 Gak ada dalil lain [SPEAKER_03] - 100:44 Gak ada dalil lain selain perkataan Paulus ada gak Pak? [SPEAKER_01] - 100:48 Paulus itu adalah rasul hebat [SPEAKER_01] - 100:51 Jadi kamu tidak bisa gak ada yang lain? [SPEAKER_03] - 100:54 Maksud saya [SPEAKER_03] - 100:57 Maksud saya gini Pak [SPEAKER_03] - 100:59 Soalnya perkataan-perkataan Paulus itu [SPEAKER_03] - 101:02 Saya tidak percaya [SPEAKER_03] - 101:03 Apakah ada dalil lain [SPEAKER_03] - 101:05 Selain perkataan Paulus [SPEAKER_03] - 101:08 Contohnya Hosea 11 nomor 9 [SPEAKER_03] - 101:10 Sebab aku ini Allah dan bukan manusia [SPEAKER_01] - 101:13 Jadi gini Bang [SPEAKER_01] - 101:14 Jadi gini Bang [SPEAKER_01] - 101:15 Dalam diskusi itu [SPEAKER_01] - 101:17 Dalam diskusi [SPEAKER_01] - 101:18 Dengar Bang ya [SPEAKER_01] - 101:19 Dalam diskusi bukan masalah percaya atau tidak [SPEAKER_01] - 101:22 Tetapi ketika saya disini membuka ruang diskusi... [SPEAKER_01] - 101:26 Artinya saya membacakan dalil-dalil yang ada dalam kitab saya... [SPEAKER_01] - 101:29 Terserah saya mau mengambil dari mana... [SPEAKER_01] - 101:32 Artinya dari kejenis sampai wahyu... [SPEAKER_01] - 101:34 Jadi kamu tidak boleh pakai alibi... [SPEAKER_01] - 101:37 Oh aku tidak percaya gitu... [SPEAKER_01] - 101:38 Karena dalam diskusi, dalam aturan diskusi bang... [SPEAKER_01] - 101:41 Dalil berdasarkan kita masing-masing... [SPEAKER_01] - 101:43 Begitu pula dalam kitabmu ketika saya bertanya sama kamu bang... [SPEAKER_01] - 101:46 Saya tidak bisa bilang gini... [SPEAKER_01] - 101:47 Oh saya tidak percaya sama kitabmu... [SPEAKER_01] - 101:48 Tetapi ketika saya bertanya sama kamu... [SPEAKER_01] - 101:50 Ada dalinya dalam kitabmu [SPEAKER_01] - 101:51 Itu namanya diskusi yang [SPEAKER_01] - 101:55 Pakai data, berbasis data gitu loh Bang [SPEAKER_01] - 101:57 Bukan asumsi [SPEAKER_01] - 101:59 Siap [SPEAKER_01] - 101:59 Nah [SPEAKER_01] - 102:00 kalian ini kenapa sih [SPEAKER_01] - 102:02 fobia banget sama Paulus [SPEAKER_01] - 102:04 apa karena Paulus itu rasul yang sangat hebat [SPEAKER_01] - 102:06 dia rasul yang hidup dalam kekudusan [SPEAKER_01] - 102:08 bisa memakitkan orang mati [SPEAKER_01] - 102:09 sehingga abang merasa iri dan dengki [SPEAKER_03] - 102:11 saya juga mengimani Yesua Hamasyah [SPEAKER_03] - 102:14 saya juga mengimani Isa Almasyih [SPEAKER_03] - 102:16 karena bagi saya Yesua Hamasyah itu adalah [SPEAKER_03] - 102:18 Isa Almasyih [SPEAKER_03] - 102:19 tetapi bukan Yesus [SPEAKER_03] - 102:21 saya gak kenal Yesus [SPEAKER_03] - 102:23 tetapi yang saya Yesua Hamasyah adalah [SPEAKER_03] - 102:25 Isya al-Masih itu sendiri. [SPEAKER_03] - 102:27 Ini mbak, sedikit lagi ya. [SPEAKER_01] - 102:29 Sese-sese, bentar-bentar. [SPEAKER_01] - 102:31 Bentar-bentar. [SPEAKER_01] - 102:34 Tadi abang bilang, [SPEAKER_01] - 102:35 mengimani Yesyuh ha-Masyah, [SPEAKER_01] - 102:37 bahwa Yesyuh ha-Masyah adalah [SPEAKER_01] - 102:39 Isya al-Masyah. [SPEAKER_01] - 102:40 Betul. [SPEAKER_01] - 102:42 Oke. [SPEAKER_01] - 102:42 Silahkan pertanggungjawabkan, [SPEAKER_01] - 102:44 pakai data. [SPEAKER_03] - 102:46 Karena di dalam surat Maryam, [SPEAKER_03] - 102:47 ayat ke-23, [SPEAKER_03] - 102:48 ada, [SPEAKER_03] - 102:49 Dalam surat Mariam ayat ke-23 disitu ketika Mariam maka rasa sakit akan melahirkan. [SPEAKER_03] - 102:58 Dia bersandar pada pahang pangkal pohon kurma disitu. [SPEAKER_03] - 103:04 Itu ceritanya dan menurut sejarah juga di dalam manuskrip. [SPEAKER_03] - 103:11 Dalam manuskrip tertera disitu, bahwa Yesua Hamasyah itu sama. [SPEAKER_03] - 103:17 Anda bisa buka juga, Yesua Hamasyah adalah Isa Al-Masih. [SPEAKER_03] - 103:23 Bahkan disamakan semuanya, Yesua, Yesus maupun Isa Al-Masih. [SPEAKER_03] - 103:30 itu semua fakta sejarah itu di dalam manusia kipis [SPEAKER_03] - 103:33 tetapi saya tidak menyamakan antara Yesus dengan Isa Almasyih [SPEAKER_03] - 103:40 tetapi kalau Yesus Almasyih saya menyamakannya [SPEAKER_03] - 103:43 Mbak satu lagi aja [SPEAKER_01] - 103:45 sebentar sebentar sorry sorry [SPEAKER_01] - 103:46 eh jangan kabur [SPEAKER_01] - 103:47 halo halo bentar bentar [SPEAKER_01] - 103:51 jangan kemana-mana dulu [SPEAKER_01] - 103:52 iya [SPEAKER_01] - 103:54 saudara membawakan dalil di Mariam 23 [SPEAKER_01] - 103:58 iya [SPEAKER_01] - 103:59 Kemudian rasa sakit akan melahirkan, memasaknya bersandar pada pangkal pohon kurmah. [SPEAKER_01] - 104:04 Dia meriam berkata, wahai betapa baiknya aku mati sebelum ini dan aku menjadi seorang yang tidak diperhatikan dan dilupakan. [SPEAKER_01] - 104:11 Ini hubungannya dengan Yesyuh Hamasyah apa bang? [SPEAKER_01] - 104:15 Karena Yesyuh Hamasyah ketika datang ke dunia berkenosis melalui Miriam, Miriam itu tidak melahirkan di pangkal pohon kurmah. [SPEAKER_03] - 104:26 kalau mbak ke sana [SPEAKER_03] - 104:30 Yesua Hamasyah di dalam [SPEAKER_03] - 104:31 Arab itu mariah mbak [SPEAKER_03] - 104:33 Maria, tapi nanti panjang [SPEAKER_03] - 104:36 kalau ceritanya kita adu manuskrip [SPEAKER_03] - 104:38 adu data, kita panjang [SPEAKER_01] - 104:39 tunjukkan persamaannya dengan kitab suci kami [SPEAKER_03] - 104:42 ini aja kita berdasarkan logika aja [SPEAKER_01] - 104:44 iya, tunjukkan persamaan [SPEAKER_01] - 104:46 Mariam 23 ini [SPEAKER_01] - 104:48 dengan kitab suci yang ditulis para nabi dan para rasul [SPEAKER_01] - 104:51 karena [SPEAKER_01] - 104:52 Yesyua Hamosia dilahirkan bukan [SPEAKER_01] - 104:54 di pangkal pohon kurma [SPEAKER_01] - 104:56 tapi di Bethlehem [SPEAKER_01] - 104:58 di Migdal Eder, sesuai nubuatan di [SPEAKER_01] - 105:00 Mika 4 dan 8, dan di [SPEAKER_01] - 105:01 Matius 2 E 1 disitu [SPEAKER_01] - 105:04 Di Bethlehem [SPEAKER_03] - 105:05 Nanti adudata itu [SPEAKER_03] - 105:08 Adudata manuskrip dalam sejarah [SPEAKER_03] - 105:10 Nanti secara akademis [SPEAKER_03] - 105:12 Secara sejarah [SPEAKER_03] - 105:13 Kita panjang lagi [SPEAKER_01] - 105:15 Abang harus bertanggung jawab [SPEAKER_01] - 105:17 Karena abang menyamakan Yesyuh Hamus [SPEAKER_01] - 105:20 Dengan Nabi Isa AS [SPEAKER_01] - 105:22 Sementara di Maria 23 [SPEAKER_01] - 105:23 Disitu Miriam [SPEAKER_01] - 105:25 Miriam itu [SPEAKER_01] - 105:28 Melahirkan pada [SPEAKER_01] - 105:30 Pongkol Pahlawan [SPEAKER_01] - 105:30 Pohon kurma [SPEAKER_01] - 105:32 Nah sedangkan [SPEAKER_01] - 105:35 Miriam itu pun tidak sama dengan Mariam [SPEAKER_03] - 105:38 Mbak ini [SPEAKER_03] - 105:42 Kalau kita buka data [SPEAKER_03] - 105:44 Ini sudah zaman sudah canggih, kita tinggal klik-klik-klik, langsung itu semua tertera. [SPEAKER_01] - 105:51 Iya, tunjukkan di dalam kitab suci yang ditulis para nabi dan para rasul, Pak. [SPEAKER_03] - 105:56 Makanya saya ingin satu poin aja. [SPEAKER_01] - 105:59 No, no, abang nggak boleh lari kemana-mana dulu, karena abang sudah menyamakan Yesyuh Hamusia dengan Nabi Isa AS. [SPEAKER_01] - 106:06 Tunjukkan persamaannya di dalam Al-Quran dan Al-Kitab. [SPEAKER_01] - 106:10 Kalau abang nggak bisa nunjukin artinya gugur kelemu, kamu hanya ngarang, nggak berbasis data. [SPEAKER_01] - 106:18 Sebab Yesyua Hamosia itu dilahirkan di Bethlehem di Judea, yaitu di Matius 2 S1, [SPEAKER_01] - 106:24 dan Miriam itu melahirkan di Migdal Eder sesuai dengan nubuatan di Mika 4 S8. [SPEAKER_01] - 106:30 Migdal Eder itu menara kawanan domba, jadi bukan pangkal pohon kurma. [SPEAKER_01] - 106:35 Kemudian juga Mariam, ibunya Nabi Isa, bukanlah Mariam, eh Miriam, ibunya Yesyuh Hamasyah. [SPEAKER_01] - 106:43 Karena Mariam, ya, di dalam kitab Quranmu, itu saudara perempuan Harun. [SPEAKER_01] - 106:48 Saudaranya Musa dan ayahnya adalah Imran. [SPEAKER_01] - 106:51 Sementara yang bernama saudara perempuan Harun, yaitu Miriam, saudara Musa dan ayahnya adalah Amram, itu di zaman Nabi Musa. [SPEAKER_01] - 106:59 Justru Nabi Isamu, ibunya itu seolah-olah nampak-nampaknya mirip dengan di zaman Nabi Musa. [SPEAKER_01] - 107:06 Sedangkan Yesyuh Hamosya datang ke dunia berkenosis itu di abad pertama, di Nol Masehi. [SPEAKER_01] - 107:12 Bukan di zaman Nabi Musa, dia berkenosis. [SPEAKER_01] - 107:17 Nah lalu dimana persamaannya Yesyuh Hamosya dengan Nabi Isya alaih salam? [SPEAKER_01] - 107:20 Jangan asal klaim-klaim. [SPEAKER_01] - 107:22 Tunjukkan pakai data, harus bertanggung jawab. [SPEAKER_01] - 107:24 Jangan asal klaim. [SPEAKER_03] - 107:25 Itu semua dulu. [SPEAKER_03] - 107:28 Gereja Isa Al-Masih semuanya sebelum ada ini Pak. [SPEAKER_03] - 107:35 Sekarang aja itu [SPEAKER_03] - 107:37 Kenaikan Yesus Kristus [SPEAKER_03] - 107:39 Masa mau menyangkasi [SPEAKER_03] - 107:40 Debat kayak gitu nanti panjang [SPEAKER_03] - 107:42 Masa ya aduh punya manusia [SPEAKER_01] - 107:45 Abang karena disini kita [SPEAKER_01] - 107:46 Diskusi kitab suci [SPEAKER_01] - 107:49 Karena disini kita [SPEAKER_01] - 107:50 Diskusi kitab suci bang [SPEAKER_01] - 107:52 Jangan sembarangan mengklaim [SPEAKER_01] - 107:53 Oh bagi saya Yesus Hamos [SPEAKER_01] - 107:55 Yaitu sama dengan Nabi Isa [SPEAKER_01] - 107:57 Tunjukkan bang [SPEAKER_01] - 107:59 Berbasis data bang jangan asumsi [SPEAKER_01] - 108:03 Berdasarkan Quran dan Alkitab bang [SPEAKER_01] - 108:06 Pertanggung jawabkan ucapanmu [SPEAKER_01] - 108:08 Kamu telah menyimpulkan [SPEAKER_01] - 108:10 Yesyuh Hamasyah adalah Nabi Isa [SPEAKER_01] - 108:15 Kalau kita kaji [SPEAKER_01] - 108:16 Berdasarkan kitab Quran dan kitab suci dari Israel [SPEAKER_01] - 108:19 Bukan hanya saja berbeda [SPEAKER_01] - 108:21 Tetapi bertentangan [SPEAKER_01] - 108:23 Tidak ada persamanya sedikit pun [SPEAKER_01] - 108:25 Yesyuh Hamasyah dengan Nabi Isa [SPEAKER_03] - 108:27 Justru [SPEAKER_03] - 108:29 Anda juga harus bisa membuktikan [SPEAKER_03] - 108:31 Bahwa Yesyuh Hamasyah [SPEAKER_03] - 108:34 Itu adalah Yesus Kristus [SPEAKER_03] - 108:36 Ya [SPEAKER_01] - 108:37 Sebentar, jadi gini, Nabi Isa alaih salam justru kalau dipasahkan sama, kok mirroring apa sih? [SPEAKER_03] - 108:44 Kalau saya bisa membuktikan, Anda juga harus bisa membuktikan bahwa Yesu Hamasyah itu Yesus Kristus, oke? [SPEAKER_01] - 108:50 Ini gimana sih? Kenapa ke Yesus Kristus? [SPEAKER_01] - 108:52 Di sini saya memberitakan apa yang benar, yang tertulis dalam kitab suci, namanya adalah Yesu Hamasyah. [SPEAKER_01] - 108:57 Itu namanya, dan sekarang ini, jangan kamu alihkan topik. [SPEAKER_01] - 109:01 Pertanggung jawab kan dimana persamaan Yesyuh Hamusia dengan Nabi Isa AS [SPEAKER_01] - 109:05 Sedangkan Nabi Isa itu kalau dipastakan sama dengan Yesyuh [SPEAKER_01] - 109:08 Maka Nabi Isamu justru ahistoris bertentangan dengan fakta sejarah [SPEAKER_01] - 109:13 Bertentangan dengan hukum Taurat, Jabur dan Injil [SPEAKER_01] - 109:15 Karena apa? [SPEAKER_01] - 109:16 Nabi Isamu dalam Quranmu [SPEAKER_01] - 109:19 Iya, Nabi Isamu dalam Quranmu bertentangan semua dengan hukum Taurat, Jabur dan Injil [SPEAKER_01] - 109:25 Bertentangan dengan kitab dari Israel ini [SPEAKER_03] - 109:26 Betul suaranya [SPEAKER_01] - 109:29 Walah makanya bagusin dulu jaringanmu bang [SPEAKER_03] - 109:32 Putus-putus pak [SPEAKER_01] - 109:35 Putus-putus [SPEAKER_01] - 109:36 Putus-putus [SPEAKER_01] - 109:44 Dia yang putus-putus atau aku? [SPEAKER_01] - 109:52 Sedikit [SPEAKER_01] - 109:55 Oh alah [SPEAKER_03] - 109:55 Bagus, bagus [SPEAKER_01] - 109:57 Iya bang [SPEAKER_01] - 109:58 Jadi kalau abang paksakan [SPEAKER_01] - 110:01 Nabi Isamu itu [SPEAKER_01] - 110:03 Sama dengan Yesua Hamusia [SPEAKER_01] - 110:06 Maka Nabi Isamu justru ahistoris [SPEAKER_01] - 110:10 Bertentangan dengan sejarah [SPEAKER_01] - 110:11 Dan bertentangan dengan Taurat, Jabur, dan Injil [SPEAKER_01] - 110:15 Kitab dari Israel bang [SPEAKER_01] - 110:17 Jadi jangan sembarangan kamu menyamakan [SPEAKER_01] - 110:19 Yesua Hamusia dengan Nabi Isal Islam dalam kitabmu [SPEAKER_03] - 110:22 Masa itu Injil [SPEAKER_03] - 110:25 itu bukan Injil Mbak itu kesaksian Yohanes Paulus Markus itu bukan Injil Injil itu Anjala [SPEAKER_01] - 110:33 itu bahasa Alquran saya Injil itu eungelion dalam bahasa Yunani artinya kabar baik [SPEAKER_03] - 110:42 yang diturunkan kepada Yesyulhamasyia itulah Injil enggak ada Injil diturunkan kepada Yesyulhamasyia [SPEAKER_03] - 110:49 tidak pakai suara tidak pakai huruf Injil itu Bang kamu tahu enggak arti Injil apa Bang [SPEAKER_03] - 110:59 Injil adalah cahaya kebenaran untuk menyampaikan kabar baik. [SPEAKER_01] - 111:06 Kabar baiknya apa? [SPEAKER_03] - 111:09 Cahaya kebenaran untuk menyampaikan kabar baik, yaitu firman Tuhan. [SPEAKER_01] - 111:15 Bukan, kabar baiknya bahwa sang pencipta itu datang dari surga untuk menyelamatkan kita di atas kiri salib. [SPEAKER_01] - 111:20 Itulah kabar baik. [SPEAKER_01] - 111:22 Kamu ngarang aja bang. [SPEAKER_01] - 111:24 Makanya di Markus 1, di situ inilah permulaan Injil. [SPEAKER_01] - 111:30 Yeshuwa ha-Mosya putra Elohim. [SPEAKER_01] - 111:33 Kenapa? Yahweh itu telah datang. [SPEAKER_03] - 111:37 Siapakah yang berlari memakai kain lenan? [SPEAKER_01] - 111:41 Bukan menurut saya, itu berdasarkan fakta sejarah. [SPEAKER_01] - 111:45 Itu fakta sejarah, Yesus hamosia disalib. [SPEAKER_03] - 111:47 Penyaliban memang ada, tetapi Yesus tidak disalib. [SPEAKER_03] - 111:50 Masa ibunya saja tidak mengenalinya. [SPEAKER_01] - 111:53 Menurut mbak, siapakah yang berlari memakai kain lenan? [SPEAKER_01] - 111:59 Panjang ke sana sini. [SPEAKER_01] - 112:01 Udah jelas di sini, dalam kitab suci ini udah tertulis dia disalib. [SPEAKER_01] - 112:06 Disini sudah tertulis dia disalib, di keempat injil, Matius, Markus, Lukas, Yohanes. [SPEAKER_01] - 112:12 Ditanya lagi, emang menurutmu dia disalib? [SPEAKER_01] - 112:14 Sudah jelas di Matius, Lukas, Yohanes, dan di kitab para rasul, kitab para nabi, dia disalib. [SPEAKER_01] - 112:21 Kalau kamu bilang lagi, emang menurutmu dia disalib? [SPEAKER_01] - 112:24 Nah inilah inti pemberitaan disini, bahwa Yeshu Hamasyah itu pemberi keselamatan melalui karya salibnya. [SPEAKER_01] - 112:34 Udah aneh abang ini. [SPEAKER_01] - 112:36 Udah dikasih tahu rulusnya. [SPEAKER_01] - 112:38 Kita itu diskusi berdasarkan kitab suci. [SPEAKER_01] - 112:41 Udah tahu dia di dalam kitab suci dari Israel ini tertulis Yesuh Hamusia di salib. [SPEAKER_01] - 112:45 Kita hanya seperti itu. [SPEAKER_01] - 112:47 Sementara dia nggak bisa mempertanggungjawabkan persamaan Yesuh Hamusia dengan Nabi Isa. [SPEAKER_01] - 112:54 Ya selamat malam Hendra, bisa buka kamera saudaraku? [SPEAKER_00] - 112:57 Ya halo, gelap disini Mika. [SPEAKER_01] - 113:01 Mau gelap, mau terang silahkan buka kamera bang. [SPEAKER_01] - 113:06 Halo. [SPEAKER_01] - 113:07 Kan kelihatan tuh bang [SPEAKER_01] - 113:10 Oke silahkan [SPEAKER_00] - 113:11 Saya mau nanya satu Mekana [SPEAKER_01] - 113:14 Boleh dengan senang hati [SPEAKER_00] - 113:16 Yang cabut nyawa Bunda Maria siapa? [SPEAKER_01] - 113:22 Gini bang ya [SPEAKER_01] - 113:24 Di Matthew 16-18 [SPEAKER_01] - 113:26 Yesua Hamusya berfirman [SPEAKER_01] - 113:29 Aku akan mendirikan jemaatku [SPEAKER_01] - 113:31 Atau gerejaku [SPEAKER_01] - 113:32 Dan alam maut tidak akan menguasainya [SPEAKER_01] - 113:34 Seluruh manusia di dunia aja bang [SPEAKER_01] - 113:37 Yang percaya kepada Yesuh Hamosia [SPEAKER_01] - 113:39 Tidak akan mengalami maut [SPEAKER_01] - 113:40 Apalagi Bunda Miriam [SPEAKER_01] - 113:43 Jadi Miriam itu atau Maria itu [SPEAKER_01] - 113:45 Dia sudah di surga [SPEAKER_01] - 113:47 Ya terima kasih [SPEAKER_01] - 113:48 Adonai Yesuh Hamosia memberkati [SPEAKER_01] - 113:49 Kan cuma satu aja toh [SPEAKER_01] - 113:55 Silahkan buka kamera filmon selamat malam [SPEAKER_01] - 114:27 Selamat malam filmon [SPEAKER_01] - 114:31 Filmon selamat malam [SPEAKER_01] - 114:34 Malam [SPEAKER_01] - 114:35 ada orangnya gak ini ya bisa buka kamera bang bisa buka kamera dijawab Bang Hello [SPEAKER_01] - 115:00 kau diam aja sih Bang Ayo kok tahu sih semangat ya terima kasih David bantu tetap [SPEAKER_01] - 115:20 layar ya saudaraku ini lagi serehan bukannya sudah naik tadi udah naik tadi belum Bang [SPEAKER_00] - 115:39 Iya, tapi darinya kurang bagus, sayang. [SPEAKER_01] - 115:43 Oh iya, silakan. [SPEAKER_01] - 115:45 Eh, buka kameranya, abang. [SPEAKER_01] - 115:48 Sayang pula. [SPEAKER_01] - 115:49 Nggak usah panggil sayang, bang. [SPEAKER_01] - 115:50 Nanti bini mu marah. [SPEAKER_00] - 115:54 Saya mau tanya dulu. [SPEAKER_01] - 115:59 Mohon duduknya yang bagus, bang. [SPEAKER_01] - 116:01 Duduknya yang bagus. [SPEAKER_00] - 116:05 Apa tadi? [SPEAKER_00] - 116:08 Masih... [SPEAKER_01] - 116:09 Coba baca Matius 20 ayat 13 [SPEAKER_01] - 116:17 Matius 20 ayat 13 [SPEAKER_00] - 116:20 Iya sayang [SPEAKER_01] - 116:27 Matius 20 ayat 13 [SPEAKER_01] - 116:29 Itu Tuhan yang ikan cantik kayaknya dicuri maling kayaknya [SPEAKER_01] - 116:44 Tetapi Tuhan itu menjawab [SPEAKER_01] - 116:46 Berisik banget [SPEAKER_01] - 116:49 Berisik [SPEAKER_01] - 116:51 Berisik disitu [SPEAKER_00] - 116:53 Tetapi Tuhan itu menjawab [SPEAKER_01] - 116:57 Seorang dari mereka [SPEAKER_01] - 116:58 Saudara aku tidak berlaku [SPEAKER_01] - 117:01 Aku tidak berlaku tidak adil terhadap engkau [SPEAKER_01] - 117:03 Bukankah kita telah sepakat sederhana sehari [SPEAKER_01] - 117:05 Ya apa disitu [SPEAKER_01] - 117:07 Ya [SPEAKER_01] - 117:08 Namun seraya menanggapi dia [SPEAKER_01] - 117:12 Dia berkata kepada seorang dari mereka [SPEAKER_01] - 117:14 Teman aku tidak mencurangi engkau [SPEAKER_01] - 117:16 Bukankah kamu telah sepakat denganku [SPEAKER_01] - 117:18 Satu dinar [SPEAKER_01] - 117:20 Ambillah milikmu dan pergilah [SPEAKER_01] - 117:22 Dan aku ingin memberikan kepada yang terakhir ini [SPEAKER_01] - 117:24 Seperti kepadamu juga [SPEAKER_01] - 117:29 Terus apa yang mau ditanyakan Bang [SPEAKER_01] - 117:32 Masa firman Tuhan seperti itu [SPEAKER_01] - 117:38 Masa firman Tuhan seperti itu [SPEAKER_01] - 117:39 Emang kamu sudah baca satu pasal ini [SPEAKER_01] - 117:41 Itu perempamaan tentang orang-orang upahan di kebun anggur. [SPEAKER_00] - 117:47 Sayang, coba baca bagus-bagus sayang. [SPEAKER_00] - 117:49 Nggak boleh lewat-lewat. [SPEAKER_01] - 117:53 Kamu udah baca satu pasal itu? [SPEAKER_00] - 117:55 Ya sudah, coba-coba, coba-coba, coba-coba. [SPEAKER_01] - 117:58 makanya itu [SPEAKER_01] - 118:02 iya sudah saya baca ini [SPEAKER_01] - 118:04 ini tentang perempamaan [SPEAKER_01] - 118:05 tentang orang-orang upahan di kebun anggur [SPEAKER_00] - 118:08 disitu [SPEAKER_00] - 118:10 Tuhannya dicuri orang [SPEAKER_01] - 118:11 gak ada Tuhannya dicuri orang [SPEAKER_01] - 118:13 kamu jangan framing, kamu jangan fitnah kamu [SPEAKER_01] - 118:16 Karena yang fitnah itu adalah pekerjaan satan. [SPEAKER_01] - 118:19 Jangan kamu dipengaruhi oleh satan pikiranmu. [SPEAKER_01] - 118:21 Tidak ada di situ Tuhan ku mencuri. [SPEAKER_01] - 118:23 Jangan kamu memfitnah. [SPEAKER_00] - 118:26 Iya betul sayang, fitnah itu. [SPEAKER_01] - 118:28 Iya kamu memfitnah. [SPEAKER_01] - 118:30 Jangan kamu mau dipengaruhi setan pikiranmu. [SPEAKER_00] - 118:33 Iya betul sayang. [SPEAKER_00] - 118:35 Fitnah itu dipengaruhi setan betul. [SPEAKER_01] - 118:37 Kamu yang dipengaruhi setan, pergilah. [SPEAKER_00] - 118:40 Nah, itu disitu ada tertulis loh. [SPEAKER_01] - 118:45 Jadi teman-teman, kalian baca ya. [SPEAKER_01] - 118:46 Matius 20 ayat 1 sampai 16. [SPEAKER_01] - 118:50 Disitu adalah perumpamaan tentang orang-orang upahan di kebun anggur. [SPEAKER_01] - 118:53 Jadi tidak ada disitu Tuhan Yesus hamasnya mencuri. [SPEAKER_01] - 118:56 Pergilah dan jangan berbuat dosa lagi. [SPEAKER_01] - 118:57 Kamu sudah dipengaruhi satan. [SPEAKER_01] - 118:58 Bertobatlah. [SPEAKER_01] - 119:01 Mana ada disitu? [SPEAKER_01] - 119:03 Dimana mencurinya? [SPEAKER_01] - 119:07 Bertanya lah bagus-bagus. [SPEAKER_01] - 119:08 Jangan memfitnah teman. [SPEAKER_01] - 119:16 Silahkan ya, kalian baca [SPEAKER_01] - 119:18 Matius 20 ayat 1 sampai 16 [SPEAKER_01] - 119:23 Justru Tuhan Yesus hamasya menubatkan masa depan [SPEAKER_01] - 119:25 Karena dia Elohim yang mahatau [SPEAKER_01] - 119:31 Ya silahkan saudaraku [SPEAKER_00] - 119:34 Selamat malam [SPEAKER_01] - 119:35 Ya malam [SPEAKER_00] - 119:38 Saya muslim [SPEAKER_01] - 119:40 Oke good [SPEAKER_01] - 119:41 Lalu pertanyaanmu apa bang? [SPEAKER_00] - 119:45 Yesus disalib itu kehendak siapa bang? [SPEAKER_00] - 119:49 Ya [SPEAKER_01] - 119:52 Yesus itu disalib karena dia mengaku Tuhan [SPEAKER_01] - 119:56 Tapi dia sudah tahu ketika dia datang ke dunia dia akan disalib [SPEAKER_01] - 120:00 Jaringannya putus-putus [SPEAKER_01] - 120:17 Pertanyaanmu dibagusin bang [SPEAKER_01] - 120:19 Yesus itu disalib karena apa? [SPEAKER_01] - 120:21 Tujuannya untuk apa? [SPEAKER_01] - 120:23 Harusnya gitu [SPEAKER_01] - 120:24 Selamat malam manusia tentram [SPEAKER_02] - 120:28 Selamat malam [SPEAKER_01] - 120:30 Ya bisa buka kamera bang [SPEAKER_01] - 120:39 Oke [SPEAKER_01] - 120:41 Ya silahkan saudaraku, ada yang mau ditanyakan? [SPEAKER_01] - 120:44 Ada, mau tanya, satu tiada duanya [SPEAKER_01] - 120:53 Satu tiada duanya? [SPEAKER_00] - 120:56 Iya [SPEAKER_01] - 120:57 Iya hanya Isu Hamasyah, tiada duanya, tidak ada yang setara dengan dia [SPEAKER_00] - 121:01 Yakin [SPEAKER_02] - 121:01 Katanya Tritunggal [SPEAKER_01] - 121:09 Yang bilang siapa bang? [SPEAKER_02] - 121:11 Kamu [SPEAKER_01] - 121:12 Dimana saya bilang saya Tritunggal? [SPEAKER_05] - 121:14 Teritunggal sama satu beda [SPEAKER_01] - 121:20 Bang kalau tujuan ku di [SPEAKER_01] - 121:24 Di medsos ini [SPEAKER_01] - 121:26 Mau cari popularitas [SPEAKER_01] - 121:28 Pasti aku masih tetap teritunggal [SPEAKER_01] - 121:29 Karena waktu aku teritunggal banyak sekali yang support aku [SPEAKER_01] - 121:32 Apalagi di youtube [SPEAKER_00] - 121:33 Iya betul teman-teman [SPEAKER_01] - 121:40 Tapi karena saya ikut Tuhan Yeshu Hamasyah itu [SPEAKER_01] - 121:45 Memberitakan firman Tuhan itu karena aku cinta Yeshu Hamasyah [SPEAKER_01] - 121:49 Dan itu adalah panggilan saya [SPEAKER_01] - 121:50 Saya harus mengikuti kebenaran [SPEAKER_01] - 121:52 Percaya kepada kebenaran [SPEAKER_01] - 121:54 Bahwa disini tertulis Yeshu Hamasyah adalah Elohim yang Esa [SPEAKER_01] - 121:57 Bukan Tritunggal [SPEAKER_01] - 121:58 Yakin [SPEAKER_01] - 122:01 Yudas 1 E 25 ulangin nama yang tempat [SPEAKER_01] - 122:04 Dia adalah Elohim yang Esa [SPEAKER_01] - 122:06 Elohim itu bahasa mana itu Elohim [SPEAKER_01] - 122:09 Sesembahan Israel [SPEAKER_01] - 122:10 Bangsa Israel [SPEAKER_00] - 122:12 Israel itu adalah [SPEAKER_01] - 122:16 Menyembah Yahweh [SPEAKER_01] - 122:17 Yahweh itulah yang namanya Yeshua [SPEAKER_03] - 122:20 Israel itu bukan Kristus [SPEAKER_01] - 122:23 Iya kalau orang Israel itu kan [SPEAKER_01] - 122:25 Yang percaya kepada Yeshua [SPEAKER_01] - 122:26 Hamosia disebut Mesianik [SPEAKER_01] - 122:32 Apa bang? [SPEAKER_01] - 122:40 Oke lah bang [SPEAKER_01] - 122:40 Kayaknya abang ini udah mau tidur [SPEAKER_01] - 122:42 Udah pake sarung pula [SPEAKER_01] - 122:43 Terima kasih Adonai Yeshua Hamosia memberkatimu [SPEAKER_01] - 123:00 Selamat malam anak desa [SPEAKER_01] - 123:03 Silahkan bisa buka kamera [SPEAKER_01] - 123:06 Belum bisa ya pengikutnya masih sedikit [SPEAKER_01] - 123:08 Silahkan bang langsung bertanya aja bang [SPEAKER_01] - 123:11 Tapi tolong bertanya dengan santun [SPEAKER_01] - 123:12 Kalau anda bertanya menghina dan langsung memfitnah [SPEAKER_01] - 123:15 Lebih bagus kamu turun kayak yang tadi [SPEAKER_05] - 123:19 Tadi kan mbaknya bilang [SPEAKER_05] - 123:23 Isa al-Masih itu [SPEAKER_05] - 123:24 Berbeda dengan Nabi Isa [SPEAKER_05] - 123:27 Sedangkan di kitab saya [SPEAKER_05] - 123:29 Di Al-Quran saya ciri-cirinya [SPEAKER_05] - 123:31 Persis sama yang dikatakan [SPEAKER_05] - 123:34 Al-Kitabmu [SPEAKER_01] - 123:36 di Injil [SPEAKER_01] - 123:37 dimana saya mengatakan [SPEAKER_01] - 123:41 Nabi Isa itu berbeda dengan Isa Almas sih [SPEAKER_01] - 123:43 ya Isa, Isa Almas lah bang [SPEAKER_01] - 123:46 Yesus Kristus [SPEAKER_01] - 123:47 Yesus Kristus [SPEAKER_01] - 123:48 Yesus Hamos ya [SPEAKER_01] - 123:50 bukan Nabi Isa, ya betul [SPEAKER_05] - 123:55 dari mana [SPEAKER_05] - 123:57 Anda bilang [SPEAKER_05] - 123:59 bahwa mereka itu tidak memiliki [SPEAKER_05] - 124:01 persamaan, sedangkan [SPEAKER_05] - 124:04 kepercayaan saya [SPEAKER_05] - 124:06 dan menurut Al-Quran [SPEAKER_05] - 124:09 ciri-cirinya menyerupai Yesus [SPEAKER_01] - 124:15 justru karena saya sudah baca Al-Quran [SPEAKER_01] - 124:18 dan juga membaca Alkitab [SPEAKER_01] - 124:21 setelah kita kaji [SPEAKER_01] - 124:23 bahwa memang Yesus ha-Mosya bukanlah Nabi Isa AS [SPEAKER_01] - 124:26 tidak ada persamanya sedikit pun [SPEAKER_01] - 124:29 justru bertentangan [SPEAKER_05] - 124:32 tapi disini kan mujizatnya [SPEAKER_05] - 124:37 menurut Bible [SPEAKER_05] - 124:39 mujizatnya bisa menghidupkan orang yang mati [SPEAKER_05] - 124:42 betul tidak? [SPEAKER_01] - 124:44 Yesuhalmasya memang pemilik kehidupan [SPEAKER_01] - 124:46 Dia adalah sang pencipta [SPEAKER_01] - 124:48 Dia yang berkuasa atas nyawa manusia [SPEAKER_05] - 124:50 Di Al-Quran juga mengatakan demikian [SPEAKER_01] - 124:53 Mengatakan apa? [SPEAKER_05] - 124:56 Bahwa bahwasanya [SPEAKER_05] - 124:58 Isa Al-Masih [SPEAKER_05] - 125:00 Diberikan mujizat [SPEAKER_05] - 125:02 Bisa [SPEAKER_05] - 125:05 Menghidupkan orang yang mati [SPEAKER_01] - 125:07 Yesuhalmasya itu [SPEAKER_01] - 125:11 Dia tidak diberikan izin [SPEAKER_01] - 125:12 Atau mujizat dari manapun [SPEAKER_01] - 125:14 Kuasa itu berasal dari dirinya sendiri [SPEAKER_01] - 125:16 Lukas 8 dan 46 [SPEAKER_01] - 125:17 Nah [SPEAKER_01] - 125:18 Kalau dimana persamanya [SPEAKER_01] - 125:20 Isamu itu diberikan izin [SPEAKER_01] - 125:22 Sementara Yeshu ha-Mosya membangkitkan orang mati [SPEAKER_01] - 125:24 Kuasa itu berasal dari dirinya sendiri [SPEAKER_05] - 125:27 Tapi bagaimana mungkin [SPEAKER_05] - 125:35 Kita bisa mempercayai [SPEAKER_05] - 125:38 Bahwasanya [SPEAKER_05] - 125:40 Dia memberikan kuasa kan [SPEAKER_05] - 125:43 Yang anda sampaikan [SPEAKER_01] - 125:45 Begini saudaraku [SPEAKER_01] - 125:47 Kalau Yeshu [SPEAKER_01] - 125:49 Aduh minum dulu aku [SPEAKER_01] - 125:51 Ehem [SPEAKER_01] - 125:53 Ehem [SPEAKER_01] - 125:54 Yeshuahamosya adalah sang pencipta itu sendiri [SPEAKER_01] - 126:03 Dia itu membangkitkan orang mati [SPEAKER_01] - 126:06 Berjalan di atas air [SPEAKER_01] - 126:08 Menyembuhkan orang sakit [SPEAKER_01] - 126:11 Kuasa itu berasal dari dirinya sendiri ya bang [SPEAKER_01] - 126:14 Bukan izin dari manapun [SPEAKER_01] - 126:16 Makanya ketika dia mengutus para rasulnya [SPEAKER_01] - 126:19 Dan para nabinya [SPEAKER_01] - 126:21 Makanya rasul-rasulnya dan nabi-nabinya bisa membangkitkan orang mati [SPEAKER_01] - 126:27 Dalam kuasa Yeshu [SPEAKER_01] - 126:30 Hamosia bang [SPEAKER_01] - 126:32 Rasul Petrus [SPEAKER_01] - 126:34 Ketika dia menyembuhkan orang sakit [SPEAKER_01] - 126:37 Di kisah para rasul 9 [SPEAKER_01] - 126:39 Ayat [SPEAKER_01] - 126:44 34 [SPEAKER_01] - 126:46 Kata Petrus kepadanya [SPEAKER_01] - 126:48 Yeshu Hamosia menyembuhkan engkau [SPEAKER_01] - 126:51 Bangunlah dan bersihkanlah tempat tidurmu [SPEAKER_01] - 126:52 Seketika itu juga bangunlah orang itu [SPEAKER_01] - 126:56 Nah jadi artinya [SPEAKER_01] - 126:57 Para rasul aja para nabi aja menyembuhkan [SPEAKER_01] - 126:59 Dengan kuasa Yeshu Hamosia [SPEAKER_01] - 127:01 Jadi dia tidak ada izin dari manapun [SPEAKER_01] - 127:04 Karena dia adalah Tuhan itu sendiri saudaraku [SPEAKER_05] - 127:08 Ya satu lagi bisa bertanya [SPEAKER_01] - 127:10 Silahkan saudaraku [SPEAKER_05] - 127:15 Jika Yosua atau Yesus anak Tuhan [SPEAKER_05] - 127:19 Siapa yang menciptakannya? [SPEAKER_01] - 127:22 Yosua itu adalah sang pencipta itu sendiri [SPEAKER_01] - 127:25 Dia tidak diciptakan [SPEAKER_01] - 127:26 Kursi 1 ya 15-20 [SPEAKER_01] - 127:29 Dia sang pencipta bukan diciptakan [SPEAKER_01] - 127:32 Lah [SPEAKER_01] - 127:33 Kok lah? [SPEAKER_05] - 127:34 Kalau misal dicipta [SPEAKER_05] - 127:37 Konteksnya dia diciptakan [SPEAKER_01] - 127:40 Bukan dia pencipta, bukan diciptakan [SPEAKER_05] - 127:44 Dia menciptakan [SPEAKER_01] - 127:46 Sang pencipta itu Yesua [SPEAKER_05] - 127:50 Kenapa dia sebagai Tuhan, dia harus berbentuk manusia? [SPEAKER_01] - 127:55 Karena dia bisa menyatakan diri, bisa menempakkan diri kepada umat ciptaannya [SPEAKER_05] - 128:00 Sedangkan kalau misal dia mau menjadi Tuhan, kenapa dia harus jadi manusia? [SPEAKER_01] - 128:07 Tidak pernah Yesua itu menjadi Tuhan, dia Tuhan sejati saudaraku [SPEAKER_01] - 128:11 Dia sudah Tuhan sejak dalam kekekalan. [SPEAKER_01] - 128:14 Makanya di kolose 1 ayat 16-17, [SPEAKER_01] - 128:17 dialah sang pencipta segala sesuatu, [SPEAKER_01] - 128:20 segala sesuatu diciptakan oleh dia dan untuk dia. [SPEAKER_01] - 128:23 Dia ada terlebih dahulu dari segala sesuatu, [SPEAKER_01] - 128:25 dan segala sesuatu terkandung di dalam dia. [SPEAKER_01] - 128:28 Yang tertulis di kolose 1 ayat 16-17. [SPEAKER_01] - 128:32 Nah kenapa dia bisa dilihat oleh manusia? [SPEAKER_01] - 128:34 Karena dia menampakkan diri [SPEAKER_01] - 128:36 Memang eksistensinya wajah Yesua yang sesungguhnya [SPEAKER_01] - 128:40 Gak bisa kita lihat [SPEAKER_01] - 128:41 Karena apa? [SPEAKER_01] - 128:42 1 Timotius 6-16 [SPEAKER_01] - 128:43 Dia cahaya terang yang tak terhampiri [SPEAKER_01] - 128:45 Dia adalah roh yang berkuasa [SPEAKER_01] - 128:47 Yohanes 4-24 [SPEAKER_01] - 128:49 Tetapi kenapa dia bisa menjadi terlihat? [SPEAKER_01] - 128:51 Karena dia menyatakan dirinya [SPEAKER_01] - 128:53 Membutikan dia Tuhan yang ada nyata dan berkuasa [SPEAKER_01] - 128:56 Bukan Tuhan halusinasi [SPEAKER_01] - 128:57 Nah begitu saudaraku ya [SPEAKER_01] - 128:59 Oke saya rasa udah cukup dulu [SPEAKER_05] - 129:01 Berarti kalau misal Yesus itu Tuhan, berarti yang melahirkan mungkin kita bisa atau Maria lebih mulia derajatnya daripada Tuhan tersebut karena dia dilahirkan. [SPEAKER_01] - 129:13 Jadi gini saudaraku, di... [SPEAKER_01] - 129:17 Yesaya 7 ayat 14-15 ya, disitu sudah dibuatkan bahwa Tuhan itu akan datang. [SPEAKER_01] - 129:23 Makanya ketika dia datang disebut Immanuel. [SPEAKER_01] - 129:26 Immanuel itu sebenarnya artinya Tuhan ada di dalam kita. [SPEAKER_05] - 129:30 Iya, tapi kenapa dia harus berbentuk dari bayi hingga menjadi dewasa? [SPEAKER_05] - 129:35 Kenapa dia tidak berbentuk langsung menjadi manusia? [SPEAKER_05] - 129:37 Kenapa dia harus melalui perantara seorang wanita? [SPEAKER_05] - 129:40 Kan kelewatannya Tuhan kan, dia Esa, dia... [SPEAKER_05] - 129:44 berhak untuk berwujud seperti apa? [SPEAKER_05] - 129:46 Kenapa dia harus dari bayi, [SPEAKER_05] - 129:48 dari lahirkan, dilahirkan, menjadi bayi, [SPEAKER_05] - 129:50 menjadi dewasa, dan terus mati? [SPEAKER_05] - 129:53 Karena sudah dinubuatkan. [SPEAKER_01] - 129:55 Sudah dinubuatkan. [SPEAKER_01] - 129:57 Sudah dinubuatkan. [SPEAKER_05] - 130:00 Nubuatkan dari mana? [SPEAKER_01] - 130:02 Sang pencipta itu sendiri [SPEAKER_01] - 130:03 sudah menubuatkan. [SPEAKER_05] - 130:05 Tunggu dulu, kan dia kan Esa. [SPEAKER_05] - 130:08 Dia kan Esa. [SPEAKER_05] - 130:10 Seharusnya kalau dia Esa, tidak perlu dong [SPEAKER_05] - 130:13 dia mengikuti tahapan kelahiran [SPEAKER_05] - 130:15 dia turun seperti Nabi Adam [SPEAKER_05] - 130:18 Nabi Adam, tahu Nabi Adam? [SPEAKER_01] - 130:21 justru kitab saya yang pertama sekali menuliskan tentang Adam [SPEAKER_05] - 130:24 ah makanya itu [SPEAKER_05] - 130:26 tahu Nabi Adam? [SPEAKER_05] - 130:27 berarti lebih hebat Nabi Adam dong [SPEAKER_01] - 130:29 lo yang menciptakan Adam kan Tuhan Yesua [SPEAKER_01] - 130:31 iya [SPEAKER_01] - 130:34 begini [SPEAKER_01] - 130:36 Tuhanmu itu maha kuasa gak? [SPEAKER_05] - 130:38 maha kuasa [SPEAKER_01] - 130:39 kalau dia datang melalui seorang perempuan bisa tidak? [SPEAKER_05] - 130:42 ngapain dia Tuhan mau berbentuk sebagai manusia? [SPEAKER_01] - 130:46 iya katanya maha kuasa [SPEAKER_01] - 130:47 kalau dia datang ke dunia melalui seorang perempuan bisa gak? [SPEAKER_05] - 130:51 ini bukan masalah bisa tidak bisa [SPEAKER_01] - 130:53 itu dia buktinya Yesus Hamas itu maha kuasa [SPEAKER_01] - 130:57 dan juga untuk mengenapi nubuatan [SPEAKER_01] - 130:59 bahwa dia akan datang melalui seorang perempuan [SPEAKER_01] - 131:01 di kejadian 3.15 [SPEAKER_01] - 131:02 jadi dia mengenapi itu [SPEAKER_01] - 131:04 nah kalau Tuhanmu maha kuasa [SPEAKER_01] - 131:06 apa bukti kemahkuasaan Tuhanmu [SPEAKER_01] - 131:08 yang disaksikan oleh orang banyak dan tak bisa dikeluarkan oleh siapapun [SPEAKER_01] - 131:10 kalau betul Tuhanmu maha kuasa [SPEAKER_05] - 131:12 Kenapa dia gak? [SPEAKER_01] - 131:14 Apa bukti kemahkuasaan Tuhanmu? [SPEAKER_01] - 131:17 Apa kemahkuasaan? [SPEAKER_01] - 131:18 Oh dia bisa muncul tiba-tiba dalam wujud manusia. [SPEAKER_01] - 131:20 Kejadian 18. [SPEAKER_01] - 131:22 Kejadian 18 disaksikan oleh Abraham. [SPEAKER_05] - 131:24 Kenapa dia gak berwujud seperti Nabi Adam? [SPEAKER_01] - 131:28 Aduh Tuhan. [SPEAKER_01] - 131:29 Udah pergilah dan jangan berbuat dosa lagi. [SPEAKER_01] - 131:30 Kan sudah dikasih tau. [SPEAKER_01] - 131:32 Dia untuk menggenapi nubuatan. [SPEAKER_01] - 131:34 Untuk mengenapi nubuatan, dia kan sudah memberitahu kepada Adam dan Hawa. [SPEAKER_01] - 131:39 Bahwa dia akan datang melalui seorang perempuan. [SPEAKER_01] - 131:42 Nah kalau datang melalui seorang perempuan tentunya melalui proses kelahiran. [SPEAKER_01] - 131:47 Gitu loh. [SPEAKER_01] - 131:53 Kan Tuhan Yesus Hamas itu Tuhan yang mahat tahu. [SPEAKER_01] - 131:57 Dia setia kepada hukumnya, setia kepada janjinya. [SPEAKER_01] - 131:59 Apa yang sudah dia nubuatkan harus digenapi. [SPEAKER_01] - 132:02 Bukan ingkar janji. [SPEAKER_01] - 132:03 Ya setia kepada janjinya. [SPEAKER_01] - 132:06 Selamat malam, selamat malam. [SPEAKER_02] - 132:08 Ya, selamat malam, Neng. [SPEAKER_01] - 132:11 Bisa buka kamera, Bang? [SPEAKER_01] - 132:13 Ya, bisa. [SPEAKER_01] - 132:14 Saya tutup kamera sebentar ya, Bang. [SPEAKER_01] - 132:21 Sebentar ya, Bang. [SPEAKER_01] - 132:23 Ya, ya. [SPEAKER_01] - 132:24 Sekejap, dua menit, dua menit. [SPEAKER_02] - 132:26 Bang, enggak, Bang. [SPEAKER_01] - 132:29 Jangan merokok, Bang. [SPEAKER_02] - 132:35 Oh iya, enggak. [SPEAKER_02] - 132:36 Saya lupa ya. [SPEAKER_01] - 132:38 Ih, ya ampun. [SPEAKER_01] - 132:39 Sudah? [SPEAKER_02] - 132:39 Enggak, sudah enggak. [SPEAKER_00] - 132:43 Suka merokok ya? [SPEAKER_00] - 132:45 Hmm. [SPEAKER_02] - 132:49 kopi umunan [SPEAKER_02] - 132:50 enggak lagi itu khasnya [SPEAKER_02] - 133:19 bentar kita ngebahas [SPEAKER_02] - 133:21 ada yang bersua [SPEAKER_02] - 133:25 halo Neng [SPEAKER_01] - 133:30 ya halo juga kakang [SPEAKER_02] - 133:32 ya [SPEAKER_01] - 133:34 silahkan kakang apa yang ditanyakan [SPEAKER_02] - 133:37 yang ditanyakan kan tadi [SPEAKER_02] - 133:39 yang denger disimak [SPEAKER_02] - 133:42 masalah [SPEAKER_02] - 133:46 Joshua [SPEAKER_02] - 133:47 Adam [SPEAKER_02] - 133:50 yang tadi kan Joshua itu ya [SPEAKER_02] - 133:52 sang pencipta [SPEAKER_02] - 133:55 betul saya orang Islam [SPEAKER_02] - 133:57 kita mempelajari semua mungkin ya [SPEAKER_02] - 134:00 mungkin Islamnya [SPEAKER_02] - 134:02 kalau kita ada Toreka terkait Ibrahimiyah [SPEAKER_02] - 134:05 yang katanya mungkin Abraham [SPEAKER_02] - 134:08 ya Tuhan itu [SPEAKER_02] - 134:11 Allah ya Adam kalau Joshua mungkin sebenarnya yang itu yang susah di ini kan karena Allah itu [SPEAKER_02] - 134:21 kiamuhu binabzihi atau menciptakan dirinya dengan dirinya gitu ya yang tadi tidak ada lagi menciptakan dan Yesus atau Isa [SPEAKER_02] - 134:35 Hai iya sama bisa itu manusia banyak nama Isa Muhammad itu manusia banyak nama Muhammad tapi [SPEAKER_02] - 134:44 ruhul kudusnya kalau Adam juga Adam hulipatullah nya Yosua juga sama bahwa pencipta itu ya kalau [SPEAKER_01] - 134:56 kalau bertanya aja nggak usah ceramah Bang dan Yesyuham masih adalah sang pencipta sendiri dia [SPEAKER_01] - 135:01 bukan Nabi Isa [SPEAKER_02] - 135:03 Ya dia ngerti paham tahu ya [SPEAKER_02] - 135:05 Tapi menciptakan dirinya dengan dirinya [SPEAKER_02] - 135:09 Kalau kata orang Islam [SPEAKER_02] - 135:11 Kata-kata akan [SPEAKER_02] - 135:13 Itu kayak Adam ya [SPEAKER_02] - 135:16 Adam juga sama [SPEAKER_02] - 135:18 Mungkin cuma beda bahasa [SPEAKER_02] - 135:21 Kenapa malaikat sejujurnya ke Adam [SPEAKER_02] - 135:23 Karena tahu [SPEAKER_02] - 135:24 Di dalamnya Adam itu [SPEAKER_01] - 135:26 Apa? [SPEAKER_01] - 135:28 Malaikat sujud kepada Adam [SPEAKER_01] - 135:29 Berarti Adam itu Tuhan [SPEAKER_01] - 135:31 Kok malaikat sujud kepada Adam [SPEAKER_02] - 135:32 Malaikat [SPEAKER_02] - 135:33 Malaikat sujud kepada Adam [SPEAKER_02] - 135:36 Karena ketumbuhan Adam tidak akan pernah mengaku Tuhan [SPEAKER_02] - 135:39 Tidak karena ada data esah [SPEAKER_01] - 135:42 Lalu kenapa malaikat itu sujud kepada Adam [SPEAKER_02] - 135:45 Karena tahu Adam itu pencipta [SPEAKER_02] - 135:49 Di dalamnya [SPEAKER_02] - 135:49 Karena ada penempat telahnya [SPEAKER_01] - 135:51 Adam itu pencipta [SPEAKER_02] - 135:53 Iya [SPEAKER_02] - 135:54 Tapi Adam tidak mengaku pencipta [SPEAKER_01] - 135:57 Oh Adam itu pencipta [SPEAKER_02] - 135:59 Hai ii gini kalau baru tahu saya ini nggak bener itu bang masa Adam pencipta Bang yang [SPEAKER_01] - 136:10 pencipta itu Yesyuhamun siapang Bapak Yahweh bukan Adam denger dulu pencinta itu Allah Ta'ala cuman [SPEAKER_02] - 136:18 begini ya mungkin bahasanya yang beda begini Neng ada itu kan ada Adam haluwafatullah ada Bapak Adam [SPEAKER_01] - 136:29 ada Bapak Adam, siapa Bapak Adam? [SPEAKER_02] - 136:35 Neng bukan [SPEAKER_02] - 136:36 itu hanya bahasa aja [SPEAKER_02] - 136:37 namanya juga bukan itu [SPEAKER_02] - 136:39 ada Adam Lipatullah [SPEAKER_01] - 136:41 ada Bapaknya si Adam siapa? [SPEAKER_02] - 136:44 ada Nabi Adam [SPEAKER_02] - 136:45 ada cucu Adam, ini ingat Neng ya [SPEAKER_02] - 136:48 kalau yang disembah sama Malikat [SPEAKER_02] - 136:50 yang bukan disembah disujud Malikat [SPEAKER_02] - 136:51 ada Adam Lipatullah [SPEAKER_02] - 136:54 ya mungkin bahasanya [SPEAKER_02] - 136:57 yang beda aja [SPEAKER_01] - 136:58 bahasanya beda sama siapa? [SPEAKER_02] - 137:01 Beda-beda begini [SPEAKER_01] - 137:03 Oh tidak [SPEAKER_01] - 137:03 Yeshu Hamasyah adalah [SPEAKER_01] - 137:06 Sang Pencipta [SPEAKER_01] - 137:09 Jadi kalau kamu bilang itu sama saja [SPEAKER_01] - 137:12 Harusnya kamu percaya kepada Tuhan Yeshu [SPEAKER_01] - 137:14 Dia Sang Pencipta [SPEAKER_01] - 137:17 Jadi bukan hanya beda bahasa [SPEAKER_01] - 137:20 Iya dong [SPEAKER_02] - 137:22 Kalau Akang begini [SPEAKER_02] - 137:24 Kalau Akang ya [SPEAKER_02] - 137:27 Akang tidak akan nyari Adamnya [SPEAKER_02] - 137:28 Akang benar ya [SPEAKER_02] - 137:31 Akang akan nyari guru [SPEAKER_02] - 137:35 guru gitu ya, karena kan orang terekat [SPEAKER_02] - 137:38 kalau terekat Ibrahim ya mah, pembuktian [SPEAKER_02] - 137:40 Neng, begini Neng, akan itu [SPEAKER_02] - 137:41 gak percaya ke Kiai, ke ulama, ke pendeta [SPEAKER_02] - 137:44 tidak percaya, ke semua pun [SPEAKER_02] - 137:45 tidak percaya, hanya percaya akan [SPEAKER_02] - 137:47 begini, orang itu udah bisa [SPEAKER_02] - 137:49 punya guru, bisa membuktikan [SPEAKER_02] - 137:54 memanggil angin [SPEAKER_02] - 137:55 membelah lautan, kayak begitu [SPEAKER_03] - 137:57 Neng ya, cuman [SPEAKER_02] - 138:00 ya beliau itu [SPEAKER_02] - 138:02 tidak ngaku jesua yang tadi [SPEAKER_02] - 138:04 kata Neng, tidak ngaku Adam, seperti begitu [SPEAKER_02] - 138:06 Sebenarnya, kalau orang-orang terikat, ya Islam terikat ya, terikat Ibrahimiyah, terutama terikat Ibrahimiyah kita ya. [SPEAKER_02] - 138:16 Walaupun orangnya semuanya bicara ini begini itu begitu, ini begini itu begitu, ya semua juga punya keyakinan itu keyakinan. [SPEAKER_02] - 138:24 Tapi kalau kita enak yakin gitu, harus yakin, harus nyata gitu. [SPEAKER_02] - 138:28 Bahasanya seperti begitu, Neng. [SPEAKER_01] - 138:32 Iya akang [SPEAKER_01] - 138:34 Nuhun kakang [SPEAKER_01] - 138:35 Adonai Yesuh hamasi memperkatimu kakang ya [SPEAKER_01] - 138:39 Kalau gak ada yang ditanya kita ganti dulu sama yang lain ya [SPEAKER_01] - 138:40 Makasih kakang [SPEAKER_01] - 138:51 Terima kasih Titi [SPEAKER_01] - 138:54 Makasih ya pria di [SPEAKER_01] - 138:58 Selamat malam kajian Islam [SPEAKER_00] - 139:00 Selamat malam bundaku [SPEAKER_01] - 139:03 Ya silahkan bang [SPEAKER_00] - 139:06 Mau bertanya boleh kah? [SPEAKER_01] - 139:08 Boleh silahkan [SPEAKER_01] - 139:10 Terima kasih Kevin [SPEAKER_00] - 139:12 Pusing kepalanya [SPEAKER_01] - 139:17 Oh pusing kepalanya nunggu [SPEAKER_01] - 139:19 Terima kasih Apri [SPEAKER_01] - 139:21 Ya silahkan saudaraku [SPEAKER_01] - 139:23 Apa yang mau ditanyakan [SPEAKER_00] - 139:25 Tuhan [SPEAKER_00] - 139:29 YHWH [SPEAKER_00] - 139:31 Yeshua [SPEAKER_01] - 139:35 Tuhan Yeshua [SPEAKER_00] - 139:38 Betul [SPEAKER_01] - 139:46 Terima kasih Mas Arjuna, Adonai Suha Masih Memberkati [SPEAKER_00] - 139:49 Beda Anda ini katanya dia menjumpai wanita ya? [SPEAKER_01] - 140:01 Enggak, dia enggak menjumpai wanita [SPEAKER_00] - 140:04 Maksudnya dia bisa dilihat oleh manusia ya? [SPEAKER_01] - 140:10 Iya, karena dia menyatakan diri [SPEAKER_00] - 140:12 Tapi disini kok [SPEAKER_00] - 140:15 Lain lagi di Bible Anda ini [SPEAKER_00] - 140:17 Dalam Bible ada berikut [SPEAKER_00] - 140:19 Saya bacakan dulu ya [SPEAKER_01] - 140:20 Injil Yohanes 1 [SPEAKER_00] - 140:26 18 [SPEAKER_00] - 140:27 Tak seorang pun pernah melihat Tuhan [SPEAKER_00] - 140:32 Itu maksudnya apa? [SPEAKER_01] - 140:33 Ya wajah yang asli [SPEAKER_01] - 140:36 Yesuhamasyah tidak ada seorang pun yang bisa melihatnya [SPEAKER_01] - 140:39 Karena dia cahaya terang [SPEAKER_01] - 140:40 Tak terhampiri [SPEAKER_01] - 140:41 Jadi kenapa kita bisa melihatnya? [SPEAKER_01] - 140:43 Karena dia menyatakan diri [SPEAKER_01] - 140:45 Menyatakan diri dalam rupa manusia seperti kita [SPEAKER_01] - 140:47 Makanya kita bisa lihat dia [SPEAKER_00] - 140:50 Thank you [SPEAKER_01] - 140:54 Ya oke [SPEAKER_01] - 140:55 Itu aja dulu bang ya [SPEAKER_00] - 140:56 Wah jelasin dulu kuda itu [SPEAKER_01] - 141:14 Makasih Kak Gris Mulia [SPEAKER_01] - 141:17 Thank you for super sticker [SPEAKER_00] - 141:19 Biar gak ada [SPEAKER_00] - 141:21 Perdebatan yang heboh-hebolah [SPEAKER_01] - 141:25 Ya jadi gini Bang [SPEAKER_01] - 141:28 Betul [SPEAKER_01] - 141:29 Wajah asli Tuhan Yesu [SPEAKER_01] - 141:30 Gak akan pernah ada yang bisa lihat [SPEAKER_01] - 141:33 Karena dia cahaya terang tak terhampiri [SPEAKER_01] - 141:35 Makanya waktu [SPEAKER_01] - 141:37 Tunggu-tunggu [SPEAKER_01] - 141:38 Dia kan cahaya terang [SPEAKER_01] - 141:41 Dia adalah roh, gak ada yang bisa lihat [SPEAKER_01] - 141:43 Kenapa bisa dilihat? [SPEAKER_01] - 141:45 Karena dia menyatakan diri [SPEAKER_01] - 141:46 Karena dia menempakkan diri [SPEAKER_00] - 141:48 Tapi kenapa Ang Bunda bilang tadi [SPEAKER_00] - 141:51 Dia pernah dilihat manusia [SPEAKER_00] - 141:52 Atau pusing jadi kayak gini [SPEAKER_01] - 141:54 Ya karena dia menempakkan diri Bang [SPEAKER_01] - 141:56 Dia yang tidak terlihat bisa menjadi terlihat karena dia menampakkan diri kepada kita. [SPEAKER_01] - 142:02 Sangat simpel, tidak usah ribet mikirnya. Terima kasih. [SPEAKER_01] - 142:05 Adonai Suamese yang memberkati. [SPEAKER_01] - 142:09 Mohon maaf, sudah cukup dulu. Ganti saya mengulangi. [SPEAKER_01] - 142:12 Karena dia menampakkan diri, simpel. [SPEAKER_01] - 142:15 Kalau tidak menampakkan diri, tidak ada yang bisa melihat dia. [SPEAKER_01] - 142:21 Terima kasih rumah dogi. [SPEAKER_01] - 142:23 Terima kasih Adonai Suamese yang memberkati. [SPEAKER_01] - 142:26 Selamat malam, pemandu. [SPEAKER_01] - 142:30 Selamat malam. [SPEAKER_01] - 142:32 Bisa buka kamera, saudaraku? [SPEAKER_01] - 142:35 Terima kasih, Gaing. [SPEAKER_01] - 142:38 Sekejap. [SPEAKER_01] - 142:39 Buka kamera. [SPEAKER_01] - 142:44 Sekejap. [SPEAKER_01] - 142:52 Oke. [SPEAKER_01] - 142:53 Ya, silakan buka kamera. [SPEAKER_01] - 142:55 Oh. [SPEAKER_01] - 143:00 Sekejap, sekejap. [SPEAKER_01] - 143:05 Oke. [SPEAKER_05] - 143:08 Ya. [SPEAKER_01] - 143:09 Ya, silakan, saudaraku. [SPEAKER_01] - 143:10 Ada yang ditanyakan. [SPEAKER_01] - 143:12 Mana wajahnya, Bang? [SPEAKER_01] - 143:14 Kok asbestnya yang ditunjukin sama lempunya? [SPEAKER_02] - 143:18 Oh, oke. [SPEAKER_01] - 143:19 Oke. [SPEAKER_05] - 143:19 Sorry, lampu terlalu terang. [SPEAKER_01] - 143:27 Saya ada beberapa soalan mau tanya. [SPEAKER_01] - 143:33 Tadi saya dengar kamu kata Tuhan Yesus dalam bentuk cahaya, betul tak? [SPEAKER_01] - 143:47 Iya, dia eksistensinya adalah cahaya terang yang tak terhampiri. [SPEAKER_02] - 143:51 Oh, betul. [SPEAKER_01] - 143:52 Cahaya terang yang tak terhampiri, maksudnya yang kita tidak bisa buat apa-apa dengan dia, begitu [SPEAKER_01] - 144:04 Hah? [SPEAKER_01] - 144:05 Ya, dia cahaya terang yang [SPEAKER_01] - 144:08 Bang, dirimu pada kemana nih? Kok jadi jendelanya yang nampak bang sama sarungnya? [SPEAKER_03] - 144:17 Oke, dia cahaya yang tidak terhampiri, yang kita tidak boleh berbuat apa-apa dengan dia, macam kita sentuh kapal, gitu kan maksudnya [SPEAKER_01] - 144:29 Jadi gini, ya jadi gini Bang, wujud dia yang sesungguhnya, wujud Tuhan Sang Pencipta itu, dia adalah cahaya terang yang tak terhampiri. [SPEAKER_01] - 144:41 Dia nggak bisa kita lihat. [SPEAKER_01] - 144:44 Karena apa? Dia Maha Kudus. [SPEAKER_01] - 144:48 Jangankan kita, bumi aja akan hancur kalau dia datang dengan segala kemuliaannya. [SPEAKER_01] - 144:53 Tetapi kenapa kita bisa melihat dia? [SPEAKER_01] - 144:54 Karena dia menampakkan diri [SPEAKER_01] - 144:56 Dia menampakkan diri dalam tubuhnya sendiri [SPEAKER_01] - 145:00 Sehingga kita bisa lihat [SPEAKER_01] - 145:01 Gitu bang [SPEAKER_01] - 145:03 Oke terima kasih bang [SPEAKER_01] - 145:04 Adonai syuhalusim berkatimu [SPEAKER_01] - 145:07 Mohon maaf saya gaji dulu [SPEAKER_01] - 145:08 Mohon maaf bang [SPEAKER_01] - 145:10 Udah cukup bang satu aja bang [SPEAKER_01] - 145:11 Karena wajah gak keliatan [SPEAKER_00] - 145:31 Selamat malam Randy [SPEAKER_01] - 145:44 Selamat malam [SPEAKER_01] - 145:46 Ya bisa buka kamera bang [SPEAKER_01] - 145:49 Oh ada musik-musik ya [SPEAKER_01] - 145:51 Aduh mohon maaf bang [SPEAKER_01] - 145:53 Kalau ada musik-musik gak usah naik dulu bang ya [SPEAKER_01] - 146:07 Selamat malam Andre [SPEAKER_01] - 146:09 Selamat malam kak [SPEAKER_01] - 146:11 Bisa buka kamera bang [SPEAKER_00] - 146:14 Bisa bisa bisa [SPEAKER_01] - 146:19 Ya silahkan ada yang mau ditanyakan [SPEAKER_00] - 146:22 Tadi kakak mengatakan bahwasannya sang pencipta itu adalah Yesus. [SPEAKER_01] - 146:31 Yesua ha-Mosiah. [SPEAKER_00] - 146:33 Iya, karena pada dasarnya kak sudah sesuai ya, betul-betul sesuai apa yang kita yakini. [SPEAKER_00] - 146:41 Karena sesungguhnya pencipta alam dunia ini adalah Allah SWT [SPEAKER_00] - 146:46 Tapi kita kembali lagi dengan keyakinan kita masing-masing ya [SPEAKER_00] - 146:52 Berbeda agama itu kan ya [SPEAKER_00] - 146:54 Berbeda pendapat juga kan gitu [SPEAKER_00] - 146:56 Kalau menurut keyakinan kakak seperti itu [SPEAKER_00] - 146:59 Tolong tunjukkan [SPEAKER_00] - 147:01 Apa yang membuat kakak yakin bahwasannya [SPEAKER_00] - 147:05 Yesus itu pencipta [SPEAKER_01] - 147:07 Ya [SPEAKER_01] - 147:12 Jangan merokok, Bang. [SPEAKER_01] - 147:17 Itu melanggar panduan komunitas. [SPEAKER_01] - 147:22 Oke, Bang. [SPEAKER_00] - 147:23 Maaf, Maaf, Maaf. [SPEAKER_01] - 147:25 Semua agama bisa mengakui bahwa Tuhan nyala sang pencipta. [SPEAKER_01] - 147:32 Itu wajar. [SPEAKER_01] - 147:33 Semua agama di dunia ini pasti dia mengakui, [SPEAKER_01] - 147:36 Oh Tuhan saya menciptakan. [SPEAKER_01] - 147:38 Betul. [SPEAKER_01] - 147:39 Tapi mari kita uji siapa pencipta yang sejati. [SPEAKER_01] - 147:41 Nah kenapa saya sangat yakin bahwa Yesus hamusi alasan pencipta, [SPEAKER_01] - 147:45 karena dia adalah Bapak Yahweh itu. [SPEAKER_01] - 147:47 Yang pertama, [SPEAKER_01] - 147:49 Hanya Alkitab yang bisa memberitahu apa yang dia ciptakan dari hari pertama sampai hari ke-6. [SPEAKER_01] - 147:55 Dan pada hari ke-7 dia berhenti dari penciptaan itu. [SPEAKER_01] - 147:57 Dan juga seluruh dunia mengikuti hari Ahad sampai hari Sabtu itu dari Alkitab. [SPEAKER_01] - 148:03 Karena Yesyuham Musi adalah Bapak Yahweh itu yang menciptakan hari-hari. [SPEAKER_01] - 148:06 Di kejadian 1 ayat 1-31 dan kejadian 2 ayat 1-25. [SPEAKER_01] - 148:11 Di situ ada nama-nama hari dari hari Ahad sampai Sabtu. [SPEAKER_01] - 148:14 Nah itulah kenapa saya sangat yakin dia adalah penciptaan. [SPEAKER_01] - 148:19 Dia merokok datang notifikasi dari TikTok untuk menghapus [SPEAKER_01] - 148:24 Makanya udah dikasih tau gak boleh merokok gitu loh [SPEAKER_01] - 148:28 Kalian harus tau penduan komunitas [SPEAKER_01] - 148:43 Terus banyak nabi yang mengkonfirmasi [SPEAKER_01] - 148:46 Yang mengakui bahwa Tuhan Yesua Hamusi adalah Bapak Yahweh itu sendiri yang pencipta [SPEAKER_01] - 148:51 Jadi bukan hanya satu nabi [SPEAKER_01] - 148:54 Ya selamat malam Bang Yono [SPEAKER_00] - 148:55 Ya selamat malam [SPEAKER_01] - 148:59 Ya silahkan Bang Yono ada yang ditanyakan [SPEAKER_00] - 149:04 apa sih diperdebatkan sama mbak [SPEAKER_00] - 149:07 pegama apa [SPEAKER_01] - 149:09 abang ada yang mau ditanyakan gak mengenai Alkitab [SPEAKER_00] - 149:12 ya maksudnya [SPEAKER_00] - 149:15 apa yang diperdebatkan [SPEAKER_01] - 149:17 antara itu [SPEAKER_01] - 149:18 mohon maaf bang disini bertanya [SPEAKER_01] - 149:20 bukan apa yang diperdebatkan [SPEAKER_01] - 149:22 disini bang dari pertanyaan bang [SPEAKER_01] - 149:24 sambil memberitakan Injil ya [SPEAKER_01] - 149:26 karena dari pertanyaan orang-orang yang naik kesini [SPEAKER_01] - 149:29 firman Tuhan diberitakan [SPEAKER_01] - 149:31 nah itu bang [SPEAKER_01] - 149:32 nah kalau kamu gak ada yang ditanyakan gak mau naik kesini bang [SPEAKER_01] - 149:40 Dari pertanyaan orang-orang yang naik ke sini [SPEAKER_01] - 149:43 Kan firman Tuhan diberitakan [SPEAKER_01] - 149:45 Dijelaskan gitu [SPEAKER_01] - 149:46 Jadi orang tahu [SPEAKER_01] - 149:46 Gitu loh bang [SPEAKER_01] - 149:50 Ya selamat malam Hasanuddin [SPEAKER_00] - 149:52 Ya malam kak [SPEAKER_01] - 149:54 Bisa buka kamera saudaraku [SPEAKER_01] - 149:55 Ya silahkan [SPEAKER_00] - 149:56 Ya silahkan saudaraku [SPEAKER_01] - 150:09 Terima kasih Gaing [SPEAKER_01] - 150:12 Terima kasih Yosafat [SPEAKER_01] - 150:21 Minimal dengerin dulu [SPEAKER_01] - 150:23 Karena dia datang sini [SPEAKER_01] - 150:24 Apa yang mau diperdebatkan katanya [SPEAKER_01] - 150:26 Sementara dia tahu disini adalah [SPEAKER_01] - 150:28 Tanya jawab [SPEAKER_01] - 150:30 Hasan Udin kemana dirimu [SPEAKER_01] - 150:40 Halo [SPEAKER_01] - 150:41 Kenapa dia tutup [SPEAKER_01] - 150:42 Gak kedengaran suaramu sodaraku [SPEAKER_01] - 150:50 Halo [SPEAKER_01] - 150:53 Kamu kemana [SPEAKER_01] - 150:55 Kenapa keluar dari aplikasi titok [SPEAKER_01] - 150:57 Oh buka ayat [SPEAKER_00] - 150:59 Buka ayat [SPEAKER_00] - 151:03 Matius 12 kak [SPEAKER_01] - 151:07 makanya ditulis dulu tadinya matius 12 ya ayat yang ya ini ngelek ngelek ngelek Oh ya ayat berapa [SPEAKER_00] - 151:19 saudara tuh disitu yang prikop judul-judulnya Yesus hamba Tuhan eh Yesus maka kuhamba oke [SPEAKER_01] - 151:30 matius 12 ayah [SPEAKER_01] - 151:36 Ya, ayat 15 sampai 21 ya. [SPEAKER_01] - 151:40 Tetapi Yesua mengetahui maksud mereka, lalu menyingkir dari sana. [SPEAKER_01] - 151:46 Banyak orang mengikuti Yesua dan ia menyembuhkan mereka semua. [SPEAKER_01] - 151:51 Ia dengan keras melarang mereka memberitahukan siapa dia. [SPEAKER_01] - 151:55 Supaya genaplah firman yang disampaikan oleh Nabi Yesaya... [SPEAKER_01] - 151:59 ayat 24 [SPEAKER_01] - 152:27 Hanya kepada Yesyualah bangsa-bangsa berharap. [SPEAKER_01] - 152:30 Karena apa? [SPEAKER_01] - 152:32 Dia adalah Tuhan yang datang dalam rupa seorang hamba. [SPEAKER_01] - 152:35 Jadi untuk mengenapi nubatan itu. [SPEAKER_00] - 152:41 Mbak Mekana itu kok. [SPEAKER_00] - 152:42 Itunya Yesus hamba Tuhan sih. [SPEAKER_01] - 152:46 Iya. [SPEAKER_01] - 152:47 Karena kan Bapak Yahweh kan sudah menubatkan. [SPEAKER_01] - 152:50 Dia akan datang dalam rupa seorang hamba. [SPEAKER_00] - 152:52 Kenapa gak gini Mbak Mekana? [SPEAKER_00] - 152:54 Aku adalah Tuhan atau Yesus sendiri Tuhan. [SPEAKER_00] - 152:57 Kan bisa kan gitu. [SPEAKER_00] - 152:58 Kok itu irinya gitu sih? [SPEAKER_01] - 153:01 Karena, ya, di sini aja kan. [SPEAKER_00] - 153:08 Ya, jadi kan yang lalu-lalu kan saya udah pernah debat. [SPEAKER_00] - 153:12 Karena saya bukan tertarik ya. [SPEAKER_00] - 153:15 Karena saya sering belajar sejarah. [SPEAKER_00] - 153:17 Karena Islam sama dikatakan non-Muslim itu banyak kedekatan. [SPEAKER_00] - 153:22 Di saya Abraham, eh di saya Ibrahim, di Mbak Mikana Abraham. [SPEAKER_00] - 153:26 So, kan saya pelajari di Mbak Mikael, di saya Mikael. [SPEAKER_00] - 153:32 Di Mbak Salomon, di saya [SPEAKER_00] - 153:35 Sulaiman [SPEAKER_00] - 153:37 Makanya kan begitu [SPEAKER_00] - 153:39 Mungkin begitu erat kali kedekatan [SPEAKER_00] - 153:41 Muslim dengan [SPEAKER_00] - 153:42 Fakta sejarah [SPEAKER_01] - 153:46 Tapi mohon maaf saudaraku ya [SPEAKER_01] - 153:49 Ini kan Alkitab ini [SPEAKER_01] - 153:50 Kitab suci tertua di dunia ini [SPEAKER_01] - 153:52 Dan yang menulis tentang Abraham, Salomo, Daud, Jakaria, Yahya, Musa, itu semua sudah tertulis di sini. [SPEAKER_01] - 154:03 Dan semua nabi-nabi itu kan menyembah Yahweh. [SPEAKER_01] - 154:08 Yahweh itulah yang datang ke dunia dalam rupa hamba yang namanya Yeshua. [SPEAKER_01] - 154:14 Nah kalau kalian mengket-ketkan itu urusan kalian, tetapi yang jelas semua Nabi-Nabi yang kamu sebutkan tadi menyembah Yahweh. [SPEAKER_01] - 154:22 Dan Yahweh itulah Yeshuah Hamasyah itu sendiri. [SPEAKER_01] - 154:25 Jadi mereka tidak pernah menyembah Allah. [SPEAKER_01] - 154:28 Nah kalau kalian ngaku-ngaku, ngakulin-klaim itu urusan kalian. [SPEAKER_01] - 154:31 Tapi yang jelas Nabi Musa, Yesaya, Yeremia, Jakaria, Abraham mereka menyembah Yahweh dan Yahweh itulah Yeshuah Hamasyah itu sendiri. [SPEAKER_01] - 154:43 Karena Bapak Yahweh itulah yang datang ke dunia [SPEAKER_01] - 154:46 Dalam rupa seorang hamba yang namanya Yesua [SPEAKER_01] - 154:48 Makanya disebut disini hamba Tuhan [SPEAKER_00] - 154:51 Iya gini maksudnya [SPEAKER_00] - 154:52 Saya disini kan bukan [SPEAKER_00] - 154:55 Cari menang-menangan [SPEAKER_00] - 154:56 Saya mencari kebenaran apa salahnya [SPEAKER_00] - 154:59 Saya belajar agama [SPEAKER_00] - 155:01 Di Injil [SPEAKER_00] - 155:03 Bukan Kristen ya saya bilangnya saya Injil ya [SPEAKER_00] - 155:05 Karena kitab saya punya Al-Quran [SPEAKER_00] - 155:07 Tuh kedekatan itu kan semakin mencari [SPEAKER_00] - 155:08 Kebenaran maksud saya gitu [SPEAKER_00] - 155:11 Karena begitu erat [SPEAKER_00] - 155:12 Begitu dekat lah mungkin jaraknya juga kayaknya begitu dekat. [SPEAKER_00] - 155:16 Injil dan Al-Quran. [SPEAKER_01] - 155:16 Ya makanya kamu baca kitab suci dari Israel ini bang? [SPEAKER_01] - 155:21 Kamu baca? [SPEAKER_01] - 155:22 Dari kejadian sampai wahyu. [SPEAKER_01] - 155:25 Oh Allah katanya. [SPEAKER_00] - 155:27 Kitab Israel maksudnya Injil. [SPEAKER_01] - 155:31 Para nasyul itu kan menulis kitab Injil dari Israel. [SPEAKER_00] - 155:34 Iya. [SPEAKER_00] - 155:36 Saya ya maksudnya baru... [SPEAKER_00] - 155:39 Hai gimana ya ya juga sama Kak Alquran saya baca tapi kan saya buat refrensi saya gitu loh tapi [SPEAKER_01] - 155:45 kok kenapa begitu dekatnya dengan enggak ada dekat kalian yang mau mendekat-dekatkan diri [SPEAKER_01] - 155:49 tapi kalian bilang dekat tapi kalian nggak mau baca gitu loh baca-baca baca makanya kalau kamu [SPEAKER_01] - 155:58 baca makanya kamu akan menemukan perbedaan yang salah signifikan antara Alkitab dan Alquran [SPEAKER_00] - 156:03 Ya makanya saya tanya itu kenapa di Matius 12, kenapa Yesus itu ditulisnya hamba Tuhan. [SPEAKER_00] - 156:13 Itu yang nulisnya. [SPEAKER_01] - 156:14 Karena dia segalanya. Dia hamba Tuhan, dia juga nabi, dia juga rasul. [SPEAKER_01] - 156:19 Tetapi jangan lupa, dia juga adalah Tuhan itu sendiri. [SPEAKER_01] - 156:22 Karena sebutan dan gelar Yesus hamosi itu banyak. [SPEAKER_01] - 156:25 Di dalam perjanjian lama dia disebut siapa? [SPEAKER_01] - 156:28 Sang pencipta. [SPEAKER_01] - 156:30 Dia adalah... [SPEAKER_01] - 156:31 Bapak Yahweh itu sendiri [SPEAKER_01] - 156:33 Dialah Hakim Adil [SPEAKER_01] - 156:36 Dialah yang menuntun bangsa Israel [SPEAKER_01] - 156:37 Keluar dari Tanah Mesir menuju Tanah Kanaan [SPEAKER_01] - 156:40 Dialah yang memberikan hukum Torah kepada Nabi Musa [SPEAKER_01] - 156:44 Tetapi Bapak Yahweh Sang Pencipta itu sendirilah yang datang ke dunia [SPEAKER_01] - 156:48 Dalam rupa seorang hamba yang namanya Yeshua [SPEAKER_01] - 156:51 Makanya dia disebut putra [SPEAKER_01] - 156:53 Disebut anak [SPEAKER_01] - 156:54 Disebut hamba [SPEAKER_01] - 156:55 Disebut anak manusia [SPEAKER_01] - 156:57 Tetapi jangan lupa dia adalah hamba [SPEAKER_01] - 156:58 Dialah Bapak Yahweh itu sendiri [SPEAKER_01] - 157:02 Makanya para nabi itu, para rasul itu menyembah Yahweh. [SPEAKER_01] - 157:06 Yahweh itulah Yeshua. [SPEAKER_01] - 157:07 Makanya Yeshua berfirman di Matius 23-34. [SPEAKER_01] - 157:12 Aku mengutus nabi-nabiku, para ahli kitab dan orang-orang bijasanah. [SPEAKER_01] - 157:17 Karena apa? Dia adalah Bapak Yahweh itu. [SPEAKER_01] - 157:20 Sampai cipta itu sendiri. [SPEAKER_01] - 157:22 Tapi ketika dia datang ke dunia disebut hamba. [SPEAKER_01] - 157:25 Ya karena sudah diluatkan. [SPEAKER_00] - 157:28 Tadi itu saya sudah... [SPEAKER_01] - 157:30 Tapi itu sementara waktu saja ya, dia hamba ya, selama ada di dunia saja. [SPEAKER_01] - 157:35 Selama ada di dunia, ketika dia datang, berkenosis. [SPEAKER_01] - 157:39 Makanya, kalau kita baca di kitab Ibrani, dalam waktu yang singkat, dia bahkan lebih rendah daripada malaikat. [SPEAKER_01] - 157:45 Dalam waktu yang singkat ya. [SPEAKER_01] - 157:47 Karena apa? Dia datang merendahkan dirinya, dia adalah cahaya terang tak terhampiri. [SPEAKER_01] - 157:50 Dia mau merendahkan dirinya, mengambil rupa seorang hamba dan menjelisah sama dengan kita, untuk menyelamatkan kita dari segi syalib. [SPEAKER_01] - 157:55 Karena apa? Begitu besar cinta kasihnya bagi umat manusia. [SPEAKER_01] - 157:59 Kalau bukan karena cinta, nggak mungkin dia datang dari surga untuk menyelamatkan kita. [SPEAKER_01] - 158:03 Tetapi semua karena cinta. [SPEAKER_01] - 158:05 Wow, haleluya. [SPEAKER_01] - 158:08 Makanya kamu tidak akan pernah menemukan cinta yang sangat besar selain dalam Yeshuwa ha-Mosiah. [SPEAKER_00] - 158:15 Iya, saya gimana kita mau bisa menemukan satu tujuan. [SPEAKER_00] - 158:20 Orang-orang iman kita juga beda Mbak Mikana. [SPEAKER_00] - 158:23 Begitu juga dengan Mbak Mikana. [SPEAKER_00] - 158:25 Kalau saya jelasin Mbak Mikana juga. [SPEAKER_00] - 158:27 Nah disini kan saya balik nanya. [SPEAKER_00] - 158:29 Bukan mencari menang-menangan tapi saya mencari kebenaran. [SPEAKER_00] - 158:32 Maksudnya itu saya disini nanya karena saya kan gak tahu. [SPEAKER_00] - 158:36 Kenapa disitu Yesus disebutnya hamba Tuhan Mbak Mikana. [SPEAKER_00] - 158:40 Kenapa itu? [SPEAKER_01] - 158:41 Walah bang, kan sudah dijelaskan, dia mengaku, dia disebut, tapi gini, ini kan disini untuk menggelapi, dia justru karena mengaku Tuhan maka disalib. [SPEAKER_01] - 158:57 Kalau ini kan itu kan untuk menggenapi nubuatan. [SPEAKER_01] - 159:00 Bahwa dia akan, karena Bapak itu sudah menyatakan hambaku yang telah kupilih supaya kamu tahu dan percaya aku tetap dia. [SPEAKER_01] - 159:08 Yaitu di Yesayem 43.10. [SPEAKER_01] - 159:10 Jadi disini dia mengutip ini firman Tuhan yang dikutip di perjanjian lama. [SPEAKER_01] - 159:16 Firman Tuhan yang dikutip di perjanjian lama. [SPEAKER_01] - 159:19 Tapi Yesuh hamasnya dia mengaku Tuhan. [SPEAKER_01] - 159:22 Dia mengaku adalah Elohim sendiri [SPEAKER_01] - 159:25 Dia satu dengan Bapak [SPEAKER_01] - 159:27 Dia seorang pemberhidup kekal [SPEAKER_01] - 159:28 Makanya dia disalib sama orang falisi [SPEAKER_01] - 159:30 Tapi kalau mengaku secara spesifik [SPEAKER_01] - 159:32 Akulah hamba, akulah nabi [SPEAKER_01] - 159:34 Tidak ada [SPEAKER_01] - 159:36 Tetapi nubuatan di perjanjian lama itu digenapi [SPEAKER_01] - 159:39 Dia datang dalam rupa seorang hamba [SPEAKER_01] - 159:41 Tetapi ketika dia datang dalam rupa seorang hamba [SPEAKER_01] - 159:43 Tidak pernah dia mengaku ini [SPEAKER_01] - 159:44 Akulah hamba, akulah nabi [SPEAKER_01] - 159:46 Tidak pernah [SPEAKER_01] - 159:48 Justru karena dia mengaku Tuhan [SPEAKER_01] - 159:50 Dia mengaku Elohim itu sendiri, maka dia disalib [SPEAKER_01] - 159:53 Jadi ini adalah dikutip dari perjanjian lama [SPEAKER_01] - 159:55 Makanya tadi, supaya genaplah firman yang disampaikan oleh Nabi Yesaya [SPEAKER_01] - 160:00 Makanya dikutip dari kitab Tanak [SPEAKER_01] - 160:03 Gitu loh [SPEAKER_01] - 160:04 Ya, oke terima kasih saudaraku [SPEAKER_01] - 160:06 Anona isu hamasya memperkatimu [SPEAKER_01] - 160:21 Ya saudaraku istirahat dulu lah kita ya [SPEAKER_01] - 160:23 Terima kasih teman-teman semuanya [SPEAKER_01] - 160:25 Terima kasih yang sudah menyaksikan live ini [SPEAKER_01] - 160:27 Kak saya mau tanya besok aja dulu lah saya mau istirahat lagi ya [SPEAKER_01] - 160:31 besok saya akan live lagi [SPEAKER_01] - 160:33 terima kasih teman-teman semuanya [SPEAKER_01] - 160:36 terima kasih yang sudah tetap layak [SPEAKER_01] - 160:37 terima kasih yang sudah support [SPEAKER_01] - 160:39 terima kasih [SPEAKER_01] - 160:43 para moderator yang di youtube dan di tiktok [SPEAKER_01] - 160:45 oke mari kita bersatu dalam doa [SPEAKER_01] - 160:48 Terima kasih Bapak yang kami sembari dalam nama Yeshu Hamasyah. [SPEAKER_01] - 160:51 Terima kasih buat kesempatan yang indah ini Tuhan, firman-Mu diberitakan. [SPEAKER_01] - 160:55 Dan saya percaya firman-Mu tidak pernah kembali sia-sia. [SPEAKER_01] - 160:58 Kiranya Engkau lah Tuhan yang menolong mereka yang mendengarkan Bapak. [SPEAKER_01] - 161:01 Kiranya firman-Mu ini menjadi remah dalam kehidupan mereka Tuhan di dalam memuji memuliakan nama-Mu. [SPEAKER_01] - 161:05 Ya Bapak, kiranya Engkau juga Tuhan yang memberkati semua moderator, baik yang di Youtube maupun di TikTok ya Bapak. [SPEAKER_01] - 161:12 Terima kasih. [SPEAKER_01] - 161:35 Terjadi pencurahan roh kudus di dalam bangsa kami sehingga roh sehingga bangsa kami penuh dengan kemuliaanmu dan banyak jiwa-jiwa bertawa datang kepadamu dan kami percaya Indonesia penuh dengan kemuliaanmu dan juga Tuhan walaupun kami hidup dalam perbedaan tapi kami percaya kami bisa hidup saling bergandengan tangan dan berdampingan Bapak karena engkau mengajari kami dengan cinta kasihmu. [SPEAKER_01] - 162:00 Ya Bapak. [SPEAKER_01] - 162:02 Terima kasih. [SPEAKER_01] - 162:20 Melindungi kota kami dimana kami tinggal ya Bapak [SPEAKER_01] - 162:23 Bapak berkati juga Bunda Sari Husein [SPEAKER_01] - 162:25 Tuhan berkati [SPEAKER_01] - 162:27 Kesehatannya Bapak [SPEAKER_01] - 162:28 Berkati Tuhan suaminya dan anaknya Tuhan [SPEAKER_01] - 162:31 Dan juga Tuhan [SPEAKER_01] - 162:32 Supaya bisa Tuhan [SPEAKER_01] - 162:34 Apa yang dirindukan daripadamu Tuhan [SPEAKER_01] - 162:38 Engkau mengabulkannya ya Bapak [SPEAKER_01] - 162:40 Ya Bapak semua juga Tuhan yang telah menerima [SPEAKER_01] - 162:42 Engkau sebagai Tuhan dan selamatnya [SPEAKER_01] - 162:44 Kiranya Engkau yang meneguhkan iman mereka [SPEAKER_01] - 162:46 Bapak agar mereka tetap setia di dalam [SPEAKER_01] - 162:49 Memuji memuliakan namamu [SPEAKER_01] - 162:51 Bapak kami yang ada di surga, dikuduskanlah namamu, datanglah kerajaanmu, jadilah kehendakmu di bumi seperti dalam surga. [SPEAKER_01] - 162:59 Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya, dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami. [SPEAKER_01] - 163:07 Dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari yang jahat, [SPEAKER_01] - 163:12 karena engkau yang punya kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. [SPEAKER_01] - 163:16 Bapak, saya berdoa bagi mereka Tuhan yang typing negatif, [SPEAKER_01] - 163:18 hanya engkau yang memberkati dan juga Tuhan mengampuni mereka, [SPEAKER_01] - 163:22 sebab Tuhan engkau sanggup mengubah kutuk menjadi berkat. [SPEAKER_01] - 163:26 Mereka juga yang typing positif Tuhan, berkati mereka Bapak, [SPEAKER_01] - 163:29 dan teguhkan iman mereka agar mereka selalu memperkatakan yang baik di hadapanmu. [SPEAKER_01] - 163:33 Terima kasih Bapak di dalam nama Yeshu Hamasyah, Tuhan di atas segala Tuhan, Raja di atas segala Raja, dan salam selamat kami yang mulia, kami berdoa dan mengucap syukur, haleluya, amin. [SPEAKER_01] - 163:46 Terima kasih, ya, apa, Ridwan Oli, aman, anonai Yeshu Hamasyah memberkati masyarakat. [SPEAKER_01] - 163:54 Ya besok aja 0.00 ya [SPEAKER_01] - 163:56 Jangan lupa follow hostnya [SPEAKER_01] - 163:57 Supaya ketika saya live ada notifikasi masuk [SPEAKER_01] - 164:00 Dan ketika saya live saudara bisa mengajukan [SPEAKER_01] - 164:02 Permintaan untuk naik di room ini ya [SPEAKER_01] - 164:05 Arjuna [SPEAKER_01] - 164:06 Semangat ya mas Arjuna [SPEAKER_01] - 164:08 Wow haleluya mas Arjuna kemarin baru dibaptis saudaraku ya [SPEAKER_01] - 164:11 Dan kiranya kamu tetap setia [SPEAKER_01] - 164:12 Kepada Yeshu Hamasyah saudaraku [SPEAKER_01] - 164:14 Dan saudaraku yang ingin bertanya [SPEAKER_01] - 164:16 Lebih lanjut atau [SPEAKER_01] - 164:20 Apa [SPEAKER_01] - 164:21 Yang ingin menerima Tuhan Yesus Hamasyah bisa DM saya ya. [SPEAKER_01] - 164:26 Mana tau ada yang ingin ikut Tuhan Yesus Hamasyah bisa DM saya ya. [SPEAKER_01] - 164:31 Untuk konseling lebih lanjut ya. [SPEAKER_01] - 164:34 karena kalian harus dilayani [SPEAKER_01] - 164:36 nah semua teman-teman yang di youtube [SPEAKER_01] - 164:38 terima kasih Impaldu [SPEAKER_01] - 164:40 terima kasih Willy Heng [SPEAKER_01] - 164:41 terima kasih Bunda Sarya Husein [SPEAKER_01] - 164:43 terima kasih Kak Gris Mulia [SPEAKER_01] - 164:46 terima kasih SLT [SPEAKER_01] - 164:47 terima kasih William Hendra [SPEAKER_01] - 164:49 Leonardo [SPEAKER_01] - 164:50 Rinos Ngonggul [SPEAKER_01] - 164:55 Satrio [SPEAKER_01] - 165:03 dan semua teman-teman yang di youtube ya [SPEAKER_01] - 165:04 terima kasih Hendra, terima kasih Rif [SPEAKER_01] - 165:07 terima kasih teman-teman semuanya [SPEAKER_01] - 165:09 semangat selalu [SPEAKER_01] - 165:11 Adonai syuhamasyah, Elohim yang perkasa, Bapak yang kekal Raja Damai memberkati kita.